
Keusilan preman itu mampu menggerakkan laju kendaraan beroda empat yang terletak nan jauh dari area parkir lorong bawah tanah terhentak seketika
Brak!
"cepat keluar atau gw pecahkan jendela kaca ini!" seru salah satu preman
"oke, saya keluar!" seru Juna
"hati-hati, Juna!" ucap sherly
"Non Sherly, tolong kunci mobil ini ketika saya pergi dan jangan pernah keluar apa pun yang akan terjadi dengan saya!" ucap Juna
"Saya nggak akan janji, tapi sebisa mungkin kamu nggak boleh terluka" ucap Sherly
"lagi dan lagi dia, kenapa hati ini merasa bahagia, jika Sherly peduli padaku" gumam Juna
Ceklek!
Pintu terbuka, sorotan mata para preman bertemu dengan sang target yang sudah siap saling hantam
"sini maju kalian semua!" seru Juna
"berani sekali ya menantang kami, lu nggak tau ilmu bela diri kami sudah sabuk hitam" ucap salah satu preman
"siapa takut!" tantang Juna
"nyali lu besar ya! apa karena lu ingin melindungi wanita yang di dalam mobil itu?" tunjuk sang preman
"kalau ia! memang kenapa?" tanya Juna
__ADS_1
"apa dia kekasih lu?" tanya salah satu preman itu lagi
"bukan!" ucap Juna
"lalu untuk apa lu lindungi dia?" tanya preman itu
"saya melindungi majikan saya" ucap Juna
"oh, jadi lu itu cuman supir yang rela berkorban demi majikannya, dasar bodoh!!!" ucap prema itu
"sudah jangan banyak bicara! apa yang kalian inginkan dari kami tidak akan saya biarkan hilang" ucap Juna
"beri dia pelajaran" ucap preman itu
chiat!!
"Akh!" rintih Juna menahan rasa sakit di area matanya
"Cepat ambil rambutnya" bisik preman itu kepada temannya
"Oke"ucap sang teman preman
akhirnya para preman berhasil mendapatkan apa yang mereka cari dan mereka pun lari terbirit-birit dengan meninggalkan sang target yang terlentang bebas tak berdaya akibat ulah para preman
"Ya ampun, Juna" teriak Sherly sambil berlari ke arah sang supir
"non, s-saya ba-baik-baik saja ucap Juna
"Kamu nggak perlu banyak bicara dulu, biar saya panggilkan ambulance" ucap Sherly
__ADS_1
"Nggak perlu, non Sherly! saya sudah membaik" ucap Juna
"Nggak, kita tetap harus periksa ke dokter" ucap sherly
"Baiklah" ucap Juna
*********
Rumah sakit cempaka Indah
"Bagaimana keadaan supir saya, dok?" tanya Sherly
"Dia baik-baik saja, Bu. hanya mengalami memar di bagia luar" ucap dr Frengki
"Oh, syukurlah" ucap Sherly
"Saya akan memberikan resep untuk pasien, mohon ibu bersedia untuk membeli resep obat ini di luar rumah sakit karena stok di rumah sakit ini sangat terbatas" ucap dr frengki
"Baiklah, dok. Saya akan membeli obatnya di luar rumah sakit. Dok, saya mau bertanya mengenai cornea mata untuk dia. Apakah sudah ada?" tanya Sherly
"Hmmmm, Cornea mata yang cocok untuk pasien kebetulan stok di rumah sakit ini terbatas untuk pasien yang saya data harus menungggu giliran, kami sangat menyesal untuk memberitahukan ini bahwa masih belum bisa tersedia di rumah sakit ini, ibu bisa mencarinya di rumah sakit lain juga dan membawa hasil laboratorium" ucap dr frengki
"Baik, dok. Terima kasih" ucap Sherly
bersambung.........
...Jangan Lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebayak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1