
Ketika hendak Zaky melangkahkan kakinya dua pria berbaju hitam datang menghadang langkah kakinya menghampiri mereka yang sejak dari tadi terpantau jauh oleh kedua berbaju hitam tersebut
"harap kalian tidak ribut di area rumah sakit atau kalau tidak kami pihak security tidak segan-segan untuk mengusir kalian dari sini secara paksa" ucap kedua security berbadan besar serta wajah sangarnya
"Maaf, kami tidak sadar kalau ini rumah sakit" ucap Sherly
Zaky hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya menyaksikan kelakuan istri majikannya yang kadang membuatnya darah tinggi meledak
"Dia penyebab Hura hara yang terjadi ini" tunjuk Zaky
"Grrrrrr! Heh asisten kaku jangan asal menyalahkan deh! kamu jangan merasa diri benar! kamu sendiri memancing keributan" ucap Sherly
"Sudah, kalian ini sulit di beritahu! tolong jangan ribut di area rumah sakit ini!"bentak salah satu security
"Baik, Pak. Kami tidak akan mengulanginya" ucap Zaky
...***...
Kondisi pasien pun akhirnya di tangani oleh dokter yang ahli dalam bidang tersebut
"kondisi pasien kritis, siapkan ventilator" ucap dr frengky
"baik, dok" ucap suster wati
"ini, dok" ucap suster wati sambil memberikan alat ventilator
"pakaikan ke pasien dan beritahukan kepada pihak keluarga mengenai kondisi pasien yang sedang kritis" ucap Dr. Frengky
"baik dok. Saya akan mengabari keadaan pasien" ucap suster Wati
...****...
__ADS_1
"Dengan keluarga Arjuna Kusuma?" tanya suster Wati
"saya perwakilannya, suster"ucap Zaky
"Baik, saya akan menjelaskan bahwa pasien dalam keadaan tidak baik-baik saja" ucap ucap suster Wati
"Maksud dokter mengatakan itu apa?" tanya Zaky
"pasien mengalami benturan di kepala yang sangat hebat sehingga terjadi pendarahan di otak kecil bagain belakang, maka dari itu pasien di nyatakan kritis dan perlu tindakan untuk operasi" ucap dokter Frengky yang menjelaskan panjang lebar mengenai kondisi pasien
"Tolong lakukan yang terbaik, dok!" ucap Zaky
"Baik, kami akan berusaha semaksimal mungkin maka dari itu kami butuh pihak keluarga untuk menandatangani surat persetujuan untuk melakukan tindakan operasi" ucap dokter Frengky
"Biar sekarang saya tanda tangani surat persetujuannya, dok" pinta Zaky
"ini, sihlahkan anda tanda tangani sebelah sini" tunjuk suster Wati menyodorkan sebuah surat dengan materai
"Tuan muda, harus kuat! saya akan hubungi Tuan besar" ucap Zaky
Ponsel hitam berukuran besar itu di keluarkan dari balik saku celana jeans lalu pria itu mulai mengetik sebuah pesan singkat
^^^pesan teks^^^
^^^Tuan besar, tolong baca pesan ini karena ini menyangkut Tuan muda yang sedang kritis di rumah sakit cempaka indah. Maafkan saya tidak bisa menjaga Tuan muda dengan baik"^^^
^^^***zaky^^^
...Pesan teks terkirim***...
Tak lama kemudian pesan pun mulai di baca oleh Kakek Gilbert
__ADS_1
π±kring!
π"Zaky, Kenapa Johan sampai bisa kritis! kamu nggak becus menjaga cucu saya!" geram kakek Gilbert
π"maafkan saya, Tuan besar karena sudah lalai untuk menjaga Tuan muda" ucap Zaky
π"kronologisnya seperti apa?" tanya Kakek Gilbert
π"Tuan muda memaksa saya untuk membuka pintu mobil setelah saya larang Tuan muda untuk menolong nona Sherly dari truk pengangkut sampah" ucap Zaky
π"kenapa kamu tidak sigap untuk menolong cucu saya! kamu harusnya tidak membiarkan dia untuk menolong wanita pembawa sial itu! dia sudah berkali-kali menyakiti hati dan perasaan cucu saya dan sudah menghancurkan sebagian dari usahaku" geram Kakek Gilbert
π"Tuan besar tenang saja, Saya akan pastikan Tuan muda Johan untuk menjauh dari non Sherly karena rencana untuk mengambil emas logam mulia itu sudah berhasil di lakukan" ucap Zaky
π"bagus! setidaknya ini akan menjadikan alasan kuat untuk mengeluarkan dia dari salah satu perusahaan saya" ucap Kakek Gilbert
π"Iah, Tuan besar" ucap Zaky
π"lebih baik sekarang kamu fokus saja untuk membantu Johan di sana dan jangan sampai memberi kesempatan untuk Sherly bisa dekat dengan Johan sebagai Juna" ucap kakek Gilbert
π"siap, Tuan besar" ucap Zaky
π"Satu lagi kamu pantau terus keadaan Johan di sana dan laporkan perkembangan terbaru mengenai kondisinya karena saya harus menyelesaikan pekerjaan yang mendesak di Jerman!" ucap Kakek Gilbert
π"Siap, Tuan besar" ucap zaky
Tut
****
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...