
"Bi Ningsih, tolong siapkan Bumbu ini untuk saya masak" ucap Sherly
"biar saya saja non yang memasaknya" ucap bi Ningsih
"saya tadi kan sudah bilang kalau saya yang akan masak! kamu hanya siapkan bahan-bahannya ke dalam mangkok" ucap Sherly
"baik, non" ucap bi ningsih
"galak benar sih majikan saya! awas yah nanti saya balas!" gumam bi Ningsih dalam hatinya
π±kring!!
π"bi Ningsih, bagaimana kalajengking itu apa bisa memusnahkan si Sherly?" tanya Filma
π"gagal, nyonya! non Sherly sekarang sudah di rumah dan sibuk memasak" ucap bi Ningsih..
π"kamu tau kan tugas yang tempo hari saya berikan, jika gagal kalajengking yang kita rencanakan pakai saja plan B" ucap Filma
π"siap, nyonya. saya akan pastikan kali ini tidak akan gagal" ucap bi Ningsih
π"bagus! kalau kamu berhasil saya akan berikan cuan yang banyak lagi untuk kamu" ucap Filma
π"makasih, nyonya! kali ini pasti akan berhasil" ucap bi ningsih
Tut
*****
(hanya ilustrasi)
"akhirnya, beres juga! sekarang tinggal aku bawa ke erlan memakai rantang" ucap sherly
"non Sherly, biar saya bantu" ucap bi Ningsih
"oh, oke, bi Ningsih tolong masukan ini ke dalam rantang makanan. Saya akan makan siang bersama erlan" ucap Sherly
Bi Ningsih pun bergegas memasukan dua porsi makanan yang telah di siapkan oleh majikannya, namun dia tak hanya sekedar memasukan tetapi menaburi makanan itu dengan sebuah bubuk pencuci perut
"biar tau rasa kamu, non Sherly!` aku sudah mencampurkan semua makanan ini dengan obat pencakar supaya kalian merasakan sakit perut dan bolak-balik ke dalam kamar mandi"gumam bi Ningsih
"Bi Ningsih" seru Sherly
"Iyah, non" ucap bi Ningsih
"sudah selesai belum?" tanya Sherly
"sedikit lagi, non" teriak bi Ningsih
"tolong masukin ke dalam mobil saya saja, Bi. saya mau mandi dulu" teriak Sherly dari dalam kamar mandi
"siap, non" ucap bi Ningsih
__ADS_1
*
*
*
*
aroma masakan tercium hingga menusuk di hidung seorang pria yang tengah sibuk membuka berkas yang hendak di periksa dan sedang asyik video call bersama kekasih lamanya
"Bu Sherly" panggil seseorang ketika hendak masuk ke ruangan erlan
"siapa?!" tanya Sherly
"ini aku bianka, masa lupa?!" tanya bianka
"hmm, sorry saya lupa" ucap Sherly
"kita ngobrol sebentar di ruangan aku" ucap bianka menarik lengan sherly
*****
"hmmmmm, harum sekali aroma masakan ini. akh!!! ini makanan Favorite saya, tapi mana mungkin Sherly ke sini tanpa memberi tahu dulu" gumam erlan
π±kring!!!!
π"sayang, kamu lagi apa?" tanya savira
π"aku lagi mengecek laporan keuangan bulan ini" ucap erlan
π"kamu ke kantor aku ajah dulu nanti kita makan siang bersama di sini" ucap erlan
π"oke, sayang. See you!" ucap savira
****
"haduh, masa lupa sama saya? saya yang dulu di club malam bersama Johan" ucap bianka
"oh, ya! saya ingat sekarang" ucap Sherly
"bagaimana sekarang kamu dan Johan?" tanya bianka
"Johan sudah nggak ada di dunia ini" ucap Sherly
"kok bisa??" tanya bianka
"jet pribadi yang di tumpangi Johan meledak dan jenazah Johan sudah di kuburkan"ucap Sherly
"saya turut berdukacita ya" ucap bianka
"makasih, kamu sendiri sekarang gimana kabarnya? tanya Sherly
"seperti yang kamu lihat aku sekarang sudah tidak bekerja di club malam, aku sekarang sudah bekerja di kantor ini" ucap bianka
__ADS_1
"baguslah, sekarang kamu bekerja di tempat yang benar" ucap Sherly
"kamu sendiri ada urusan apa ke sini?" tanya bianka
"mau menjenguk pacar aku" ucap Sherly
"siapa?" tanya bianka
"Erlando" ucap sherly
"oh, kamu sudah move on dari Johan" ucap bianka
"dari dulu juga aku tidak pernah mencintainya! hanya sekedar belajar mencintainya" ucap Sherly
"oh, baiklah! kalau begitu kabari saya saja jika ingin mengobrol lebih lanjut karena saya harus mengurus pekerjaan" ucap bianka
"siap, kalau begitu saya pamit ke ruang Erland dulu" pamit Sherly
*******
Tak lama gadis cantik itu tiba di kantor sang kekasih dengan langkah gontai menuju ruang big bos. Dengan mengendap-endap sang gadis menutup kedua mata seorang pria
"tebak, ini siapa?" tanya Savira
"pasti pacar aku yang super kece" ucap erlan
"ih, kamu kok bisa tau kalau ini aku" ucap Savira
"dari wangi parfum kamu kan aku bisa mengenalnya" ucap erlan
"kamu selalu tau wangi parfum aku, coba sini aku peluk kamu! aku juga ingin menghafal aroma tubuh pacar aku" ucap Savira
"tumben kamu mau peluk! sini aku peluk"ucap erlan
Tak lama setelah Savira masuk ke ruang Erland, Sherly pun mendengar bisingan suara wanita dan pria yang sedang bercengkrama dengan mesra dan tanpa basa-basi Sherly pun membuka daun pintu
ceklek!
"erland?!" seru sherly sambil melemparkan rantang makanan ke arah dua sejoli yang tampak bermesraan
"wangi makanan ini seperti spaghetti bolognese" ucap erlan
"apa yang kamu lakukan dengan wanita itu?" tanya Sherly
"kamu siapa?" tanya Savira
"aku kekasihnya!" ucap Sherly
"apa?!" kaget Savira
"iah, aku ini kekasihnya?! memangnya kamu siapa?! sampai memeluk dia di ruang kantor ini?!" tanya Sherly
bersambung...
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...