Pria Amnesia

Pria Amnesia
21. Sherly kerampokan


__ADS_3


(hanya ilustrasi)


Kembali pada rutinitas seorang wanita berparas cantik yang menjabat sebagai Chief Executive Officer dengan ruang kerja yang bernuansa merah muda


Tok


Tok


Tok


ceklek!!!


"bu, saya ingin memberitahu bahwa akan ada investor baru kita yang akan mengadakan meeting di cafe bucin jam 13.00, apa ibu bersedia hadir?" tanya Riska


"baik, saya bersedia hadir. Tolong sampaikan" ucap Sherly


"baik, bu. Saya permisi" ucap Riska sang sekertaris


******



cafe bucin (hanya ilustrasi)


"selamat pagi, Bu sherly perkenalkan saya Bisma yang akan memberikan investasi down payment  berupa emas logam mulia 100 gram dahulu sisanya nanti saya transfer kan melalui rekening perusahaan ibu Sherly, bagaimana?"tanya Bisma


"oke, deal" ucap Sherly sambil menjabat tangan investor yang menandakan persetujuan di kedua belah pihak


"oh, ya Bu Sherly saya hanya mengingatkan bahwa emas mulia itu sangat langka dan berharga bagi perusahaan kami, kami Harap emas itu di simpan terlebih dahulu sampai dana kami utuh"

__ADS_1


"baik" ucap sherly


*******


"Risma, saya akan ke toko emas, kamu urus klien lain yang akan investasi" ucap Sherly


"apa nggak lebih baik saya saja, Bu yang ke toko emas untuk memeriksa apakah itu benar emas mulia logam original?" tanya Riska


"tidak usah, biar saya saja karena saya juga ada kepetingan lain di toko emas itu" tolak Sherly


"oke, Bu. hati-hati di jalan" ucap Risma


"makasih, Risma" ucap sherly


***


Toko Mas Sanjaya Abadi


"saya ingin kamu memeriksa emas logam ini" ucap Sherly


"baik, di tunggu sebentar" ucap sang kasir yang memalingkan wajahnya untuk mengambil alat pendeteksi


Tiba-tiba saja seorang pemuda dengan masker dan topi hitamnya merampas emas logam mulia saat Sherly hendak menyerahkan emas logam mulia tersebut kepada penjaga toko untuk di hitung


"woi, maling!" teriak Sherly


Sherly pun dengan segera mengejar sang perampok dengan hati yang penuh dengan gejolak kemarahan


"pak, ini bagaimana tanggung jawab kalian sebagai keamanan di sini sama sekali tidak ketat!!" geram Sherly


*******

__ADS_1


"mohon maaf, Bu Sherly atas keteledoran pegawai kami ini. Kami akan laporkan kasus ini kepada pihak berwajib, jadi Bu Sherly mohon ketersediaannya menunggu " ucap sang manager


"baiklah, saya tunggu kabar dari kalian!!" geram Sherly


"hmmmm, bagaimana ini pasti investor akan sangat marah kepada saya karena saya tidak bisa menjaga emas logam mulia itu dengan baik


"non Sherly, ada apa berteriak seperti itu?" tanya Juna


"kamu dari mana saja!" betak Sherly


"aku dari warung, non untuk membeli minuman ini" ucap Juna yang menenteng sebotol air mineral


"harusnya kamu stand by di depan, tadi aku kemalingan" ucap Sherly


"kok bisa sih, non. bukankah di dalam toko emas ini ada security" ucap juna


"nggak tau, saya juga strs sama masalah ini. ini semua karena kamu nggak stand by di depan! coba kalau kamu ada di depan setidaknya kamu bisa membantu saya" ucap Sherly


"apa non sudah cek rekaman cctv di toko emas ini??" tanya Juna


"oh, ya. kamu benar juga. Tumben sekali kamu pinter" ucap Sherly


"saya memang pinter, non. hanya non Sherly saja yang tidak menyadari akan hal itu" ucap Juna


"akh, kepedean sekali kamu ini. Baru saja di puji sedikit sudah melayang hidung kamu" ledek Sherly


bersambung.....


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...

__ADS_1


__ADS_2