
"Hati ini bergemuruh melihat wanita yang cantik di sebelahku terluka karena saya tidak bisa menolongnya" rintih Juna sambil memegang tangan sherly lalu terlelap dalam dunia mimpi
"Kau kembali lagi, anakku" seru Bernaldi
"Papi" ucap Juna
"lebih baik kamu menyerah dengan perasaan kamu padanya karena orang yang kamu cintai itu nggak pernah mencintai kamu bahkan tidak menganggap kamu ada" ucap Bernaldi
"Tolong selamatkan dia dan tukar saja nyawanya dengan saya" ucap Juna
"Anak ku yang malang kau begitu bodoh karena Cinta. Cinta yang kamu rasakan itu merugikan kamu karena cinta itu hanya akan membuat kamu merana oleh kesengsaraan cinta" ucap Bernaldi
"Saya nggak peduli! Saya mau rugi! Saya mau sengsara dan merana karena sebuh cinta, tapi Saya mohon bantu Sherly untuk tetap bisa bernafas dan bahagia di dunia sana" pinta Juna
"Saya bukan Tuhan, Johan! Saya ini papi kamu yang ingin mengingatkan kamu untuk berhenti mencintai wanita yang tak pernah mencintai kamu" bentak Bernaldi
"Ta-tapi waktu itu papi bisa mengembalikan rohku ke dalam ragaku"ucap Juna
"Itu adalah kehendak yang Mahakuasa, Nak! papi hanya bisa menyampaikan suratan takdir yang harus kamu hadapi kedepannya" ucap Beraldi
"Apa suratan takdir itu tidak bisa di ubah?" tanya Juna
"Bisa saja, asal seizin yang Mahakuasa" ucap Beraldi
"Sebaiknya kamu kembali lagi, Nak! belum saatnya kamu pergi terlalu lama dari raga kamu" ucap Berlandi
__ADS_1
"Biarlah saya di sini dulu sebentar" ucap Juna
"kenapa?" tanya Beraldi
"karena saya lelah di alam sana" ucap Juna
"lelah mencintai seseorang dan memilih untuk kembali menjadi Pria Amnesia?" tanya Beraldi
"Apa bisa memori saya terhapus kembali? setelah saya ingat semua memori menyakitkan saya dengan Sherly" ucap Juna
"Memori yang kamu simpan dalam hati mengenai kenangan yang menyakitkan bersama wanita yang kamu cintai tidak akan pernah terhapus meskipun kamu saat ini akan menjadi Pria Amnesia kembali" ucap Bernaldi
******
Korban jatuh dari ketinggian 30 meter, hingga saat ini pewarta berita mulai datang serta mobil ambulance sudah tersedia akibat warga yang langsung memanggil dengan sigap
Tibalah mereka di rumah sakit dengan setengah sadar wanita cantik itu melirik ke arah brankar melihat kondisi Juna yang sangat parah di bagian kepala dan kaki akibat melindungi tubuh wanita yang di cintai berpelukan dengan posisi Juna yang di bawah sedangkan posisi wanita di atas untuk sekedar melindungi nyawa wanita yang sangat amat di cintainya, dia rela mati menggantikan nyawa wanita yang tak pernah mencintainya
"Juna, kenapa kamu sangat mirip dengan Johan yang selalu mengorbankan dirinya hanya untuk aku" lirih sherly yang kembali pingsan
*********
Pihak Rumah sakit pun menghubungi pihak keluarga untuk memberitahukan keadaan masing-masing pasien
__ADS_1
Kring!!!!
"Halo dengan keluarga Arjuna Kusuma" ucap Resepsionis
"Saya dengan orang tuanya. Ada yang bisa saya bantu?" tanya brata
"Saya ingin memberitahukan bahwa pasien mengalami kritis akibat musibah yang terjadi" ucap
"musibah apa?"tanya Brata
"musibah mengenai jatuhnya bianglala."ucap
"Hah? kenapa bisa terjadi seperti itu? sekarang bagaimana kondisi anak saya?" tanya Brata
"Kondisi anak Bapak sedang kritis. Mohon secepatnya Bapak bisa ke sini" ucap Resepsionis
"Baiklah, Saya akan ke sana, lokasinya di mana?" tanya Brata
"Siloam hospital, Yogjakarta. Pak" ucap Resepsionis
"Apa?! Lokasinya jauh sekali. Saya tidak bisa ke sana sekarang karena tuntutan pekerjaan, tapi anak saya yang bungsu akan mewakili ke sana jadi tolong lakukan penanganan yang terbaik untuk anak saya" ucap Brata
"Baik, Pak tidak apa- apa kami akan tunggu pihak keluarga pasien untuk menandatangani surat operasi. Terima kasih" ucap Resepsionis
bersambung....
__ADS_1
...Jangan Lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...