Pria Amnesia

Pria Amnesia
54. Sherly berhasil menghubungi Juna


__ADS_3

πŸ“±kring!!


πŸ“ž"akhirnya, di angkat juga telepon dari aku! sekarang kamu di mana?" tanya Sherly


πŸ“ž"maaf, non Sherly saya ada urusan keluarga mendadak jadi saya lupa untuk mengabari, non Sherly"ucap Juna


πŸ“ž"lain kali kamu bisa hubungi saya, saya ingin beri tahu kalau selama sepekan saya berada di Bali untuk perjalanan bisnis dan juga acara pertunangan saya dengan erlan, saya harap kamu datang bersama bi Ningsih untuk membantu keperluan saya di sini. Tiket pesawat kalian sudah saya pesankan" ucap Sherly


Tut..


Tak ingin mendengar hal menyakitkan dari sang majikan, akhirnya ponsel sang supir sudah terputus begitu saja, Dengan hati yang dongkol dan perasaan kecewanya sang supir tidak menjawab bahkan menutup sebelah pihak atas pertanyaan yang di lontarkan oleh sang majikan


"akh! GK sopan di matikan secara sepihak" ucap Sherly


"jangan marah-marah ajah nanti cepat tua, kamu kenapa sih begitu banget harusnya kamu itu senang kita sudah sampai di Bali" ucap erlan


"ini si Juna menyebalkan! aku menyuruh dia dan bi Ningsih untuk menyusul ke sini dengan penerbangan selanjutnya tapi sebelum aku bicara lagi malah di matiin secara sepihak" ucap Sherly


"sabar sayang! mungkin supir kamu memang lagi ada kepentingan lain" ucap erlan

__ADS_1


"AKu butuh mereka berdua untuk bantu persiapan kita di sini" ucap sherly


"tidak usah! kita bisa cari pengganti mereka di sini. Kamu tidak memusingkan hal sepele seperti ini" ucap erlan


"aku nggak mau yang lain, aku terbiasa dengan mereka berdua" ucap Sherly


"kamu ini aneh, kan masih banyak pegawai yang lain, nggak perlu yang terbiasa juga" Ucap erlan


"aku hanya ingin mereka! bukan yang lain" ucap sherly


"duh segitunya kamu itu! apa sudah sangat nyaman sama mereka sampai kamu nggak mau ganti yang lain"ucap erlan


"aku kan orangnya setia sama pembantu pun aku setia" ucap Sherly


"aduh, nggak usah di acak-acak juga rambut aku!" gerutu Sherly


"memang kenapa ? nggak boleh gitu aku mengusili pacar sendiri?" tanya erlan


"ya boleh-boleh saja sih, aku juga senang bisa kamu jailin sama pacar aku yang super ganteng ini" ucap sherly

__ADS_1


"sekarang sudah mengakui rupanya bahwa pacar kamu ini ganteng banget" ucap Erlan


"iya-iya pacar aku ini memang ganteng banget nggak ada tandingannya dan nggak ada duanya" ucap Sherly


"aduh, kamu bicara apa sih! pintar banget sekarang merayu aku, di ajarin siapa sih?" goda erlan


"kamu ih, rajanya gombal" ucap Sherly


"tapi senang kan? aku rayu dari pada aku rayu wanita lain" ucap erlan


"senang kalau hanya aku saja yang di rayu seperti itu, bukan wanita lain dan jangan pernah berani-beraninya kamu selingkuh dari aku! karena aku pernah trauma di duakan oleh sahabat sendiri" ucap Sherly


"Jangan samakan aku dengan mantan pacar kamu!! karena aku bukan seperti mantan kamu yang menduakan kamu sampai membuat kamu trauma. Kamu harus percaya sepenuh hati sama aku" kilah erlan


"tentu, aku percaya sama kamu karena aku sangat mencintai kamu! hanya kamu yang selalu ada selama ini mengisi kekosongan di hati ini" ucap sherly


"makasih sayang, kamu sudah percaya sepenuh hati untuk aku" ucap erlan


bersambung.....

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...


...terima kasih sudah mampir di karya ini semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2