Pria Amnesia

Pria Amnesia
57. Juna menyusul sherly


__ADS_3

"bi, Ningsih" seru Juna


"ada apa? kamu berteriak seperti itu?" tanya bi Ningsih


"kita di suruh non Sherly untuk menyusul ke Bali" ucap Juna


"hah?! apa saya tidak salah dengar? untuk apa kita menyusul? wong tiket saja tak punya"ucap bi Ningsih


"tenang saja! aku sudah di titipkan oleh kang gojek untuk tiket ke bali" ucap Juna


"wah?! asyik kita bisa jalan-jalan di sana. Saya belum pernah ke sana" ucap bi Ningsih


"di sana kita kerja bukan di ajak jalan-jalan" ucap Juna


"kerja apa?!" kaget bi Ningsih


"kita menyusul non Sherly untuk membantu persiapan pertunangannya bersama den erlan" ucap Juna


"astaga, akhirnya! non Sherly dapat pengganti yang jauh lebih baik dari suaminya yang dahulu" ucap bi Ningsih


"memangnya kamu mengenal suami, non Sherly? tanya Juna


"tidak kenal sih, tapi saya pernah lihat fotonya ada di kamar non Sherly saat saya sedang bersih-bersih" ucap bi Ningsih


"foto yang mana?" tanya Juna

__ADS_1


"foto album den Johan seorang diri saat beliau masih buruk rupa, wajah beliau sangat mengerikan. Saya sangat takut melihat foto lama yang dahulu sebelum beliau operasi dan menikah terpaksa dengan non Sherly"ucap bi Ningsih


"kok kamu bisa sampai tahu sih! permasalahan ini?!" ucap Juna


"tentu saja saya tahu, kan saya menguping pembicaraan tamu di sini" ucap bi Ningsih


"tidak baik menguping pembicaraan orang lain!" ucap Juna


"akh, Jangan sok memberi nasihat! kamu lihat diri kamu sendiri!" ucap bi Ningsih


"memang saya pernah menguping pembicaraan orang lain?" tanya Juna


"saya sering melihat kamu menguping pembicaraan non sherly dengan den erlan" ucap bi Ningsih


"ya ampun, bi Ningsih! itu kan saya hanya kebetulan saja melewati mereka ketika saya hendak mengambil makanan" ucap Juna


"yasudah gimana kamu saja, saya males berdebat! sekarang kita langsung saja packing dan segera ke bandara untuk menyusul non Sherly" ucap Jun


****


*erlan, kamu lama banget di toilet" gerutu Sherly


"maaf, sayang. Aku tadi ada panggilan alam dulu" ucap erlan


"apa?! maksud kamu dengan panggilan alam?" tanya Sherly

__ADS_1


"masa kamu pura-pura nggak ngerti sih"ucap erlan


"beneran aku nggak ngerti maksud kamu apa dengan panggilan alam?" tanya Sherly


"hmmm, itu maksud aku buang air besar, makanya aku lama" kilah erlan


"oh, dari tadi kek bilang gitu! jangan muter-muter" ucap Sherly


"kamu yang nggak paham maksud aku sih" ucap erlan


"maaf" ucap Sherly


"yasudah, sekarang kita lebih baik istirahat di kamar masing-masing ajah, kamu sudah booking kamar aku juga kan?" tanya erlan


"Iah, aku sudah booking untuk kamu, Ini kunci kamar kamu" ucap Sherly


"oke, see you! honey! nanti aku mampir ke kamar kamu " ucap erlan


"untuk apa?" tanya Sherly


"untuk ajak kamu makan siang atau makan malam, memangnya apa lagi? jangan-jangan pikiran kamu lagi negatif ya?" tanya erlan


"nggak ih, aku kan hanya tanya ajah" ucap Sherly


bersambung....

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2