Pria Amnesia

Pria Amnesia
28. Bakery Mariana


__ADS_3

suasana menjadi mencekam tak terkendali, rintikan air hujan mengalir deras di luar jendela cafe bucin, seorang wanita cantik sedang bersitegang dengan seorang kakek tua yang memakai tongkat serta kaca mata tebal


Cafe Bucin



(hanya ilustrasi)


"kek, Sherly janji akan menyelesaikan masalah ini" ucap Sherly


"baiklah, kakek kasih kamu satu kali kesempatan untuk kamu perbaiki kinerja kerja kamu" ucap kakek gilbert


"terima kasih, kek" ucap Sherly


"Sherly, kakek mau tanya sesuatu" ucap kakek Gilbert


"tanya apa, kek?" tanya Sherly


"saya ingin tahu bagaimana hubungan kamu dengan erlan?" tanya kakek Gilbert


"hubungan aku dan erlan baik-baik saja, kek" kilah Sherly


"apa kamu tahu erlan itu siapa?" tanya kakek Gilbert


"Sherly nggak tau, kek" kilah Sherly


"erlan itu adik tiri Johan" ucap kakek Gilbert

__ADS_1


"oh, memang kenapa kalau erlan adik tiri dari Johan, kek? apa kakek keberatan aku berhubungan dengan erlan?" tanya Sherly


"kakek juga baru mengetahui ini dari Filma" ucap kakek Gilbert


"Filma itu siapa, kek?" tanya Sherly


"Filma itu istri kedua dari anak saya" ucap kakek Gilbert


"oh, begitu" ucap sherly


"kamu harus tau Sherly, jika seandainya Johan masih hidup dia akan merasa sangat kecewa istrinya telah menjalin asmara dengan adik tirinya, apa kamu tidak berpikir sampai sejauh itu?" tanya kakek Gilbert


"maaf, kek. Johan kan sudah tidak ada di dunia ini jadi apa salahnya aku menjalin asmara dengan adik tirinya?!" ucap Sherly


"yasudah, kakek hanya ingin memberitahukan kepada kamu kalau di lubuk hati kakek, kakek tidak percaya bahwa Johan semudah itu pergi dari dunia inu karena Zaky saja masih bisa selamat dari maut itu" ucap kakek gilbert


"apa?! Zaky! asisten Johan masih hidup? kakek tahu dari mana?" tanya sherly


"Hmm, Sherly yakin kalau Johan itu sudah tidak ada karena jenazahnya sudah di makamkan" ucap Sherly


"keyakinan kamu mungkin berbeda dengan kata hati kakek" ucap kakek gilbert


"Sherly tetap yakin kalau Johan memang sudah tidak ada" ucap Sherly


"kamu pasti menyesal bicara seperti itu. kalau sampai Johan masih hidup, siapa yang kamu akan pilih?


"maaf, kek dari dulu aku tidak pernah merasakan cinta yang seperti yang aku rasakan pada erlan" ucap Sherly

__ADS_1


"baiklah, jika memang itu pilihan hatimu. Kakek tidak bisa memaksakan perasaanmu, jika memang Johan masih hidup kamu bisa bercerai resmi" ucap kakek Gilbert


"terima kasih, kakek sudah tidak memaksa Sherly lagi" ucap Sherly


*******


Di sisi lain, seorang wanita paruh baya sedang panik memikirkan sang anak yang ingin bekerja di tempat lain


Bakery Mariana



(hanya ilustrasi)


"Maya, kamu sudah melamar pekerjaan di mana saja? tanya mariana


"sudah di mana-mana" jawab Maya


"kamu sudah melamar di tempat kerja Sherly?" tanya mariana


"nggak akh, ma! Maya ingin di tempat lain saja" ucap Maya


"padahal jika kamu melamar di tempat kerja Sherly pasti akan di terima karena kamu kan sahabat dia" ucap mariana


"nggak akh, Maya mau mandiri" ucap maya


bersambung..,

__ADS_1


...jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...


...terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2