Pria Amnesia

Pria Amnesia
53. Sherly mencari keberadaan Juna


__ADS_3

"dari tadi anda sudah menghabiskan dua gelas minuman kapi tapi sampai sekarang anda belum juga mau memberitahu sebenarnya apa anda inginkan?" tanya Juna


"sabar, pak! menunggu kedatangan seorang gubernur itu perlu extra minum" ledek Reno


"cepat bilang sekarang! atau saya tinggalkan" ancam Juna


"baiklah, saya ingin menunjukan hasil tes DNA antara kamu dan juga kakek Gilbert" ucap Reno


"anda sudah gila! kapan saya setuju melakukan itu! tiba-tiba saja sekarang sudah ada hasil! tentu ini hanya rekayasa anda saja" ucap Juna


"Johan, lu harus sadar buka mata lu! lu itu Johan Gabriel Hutomo cucu tunggal kakek Gilbert yang hilang belasan tahun lalu! dan lu itu adalah pewarisan tunggal dari Hutomo group! lu harus kembali ke kerajaan lu sebelum sekarang adik tiri lu yang bernama Erlando Hutomo menguasai istri dan perusahaan lu" ucap Reno


"kamu ini terlalu drama! mana ada saya keturunan konglomerat!" geram Juna


"coba sekarang lu buka surat ini, perhatikan baik-baik! sama mata lu! bahwa lu itu adalah keturunan keluarga Hutomo" ucap Reno untuk terus meyakinkan si buruk rupa


Dengan rasa yang malas, akhirnya Juna pun membuka surat berwarna putih


jreng!!


"hmmmm, sekarang lu percaya kan setelah membaca itu!" ucap Reno


"Ja-jadi gw itu Johan, cucu kandung kakek Gilbert sekaligus istri majikan gw bernama Sherly?" tanya Juna


"True! sekarang kita ke mansion kakek Gilbert untuk membahas ini semua, beliau ingin sekali bertemu dengan cucu kandung yang dia sangka itu meninggal dunia" ucap Reno

__ADS_1


"sebenarnya apa yang terjadi sih, sampai sekarang saya nggak ngerti" ucap Juna


*


*


*


πŸ“±kring!!!!


πŸ“ž"Tuan besar, maaf saya ingin menginformasikan bahwa saya belum bisa menemukan bukti mengenai keberadaan Tuan muda Johan" ucap Zaky


πŸ“ž"kamu tidak perlu bersusah payah melakukan semua ini karena Johan sudah di temukan" ucap Juna


πŸ“ž"oke, saya tunggu kamu" ucap kakek Gilbert


Tut...


*


*


*


akhirnya, penerbang pun di lakukan juga tanpa bantuan seorang supir

__ADS_1


"huh, kemana sih tuh supir!! lagi di perlukan malah menghilang begitu saja! saya jadi harus pakai taksi online seperti ini" gerutu Juna


"kamu jangan mengeluh begitu dong sayang! mungkin saja Supir kamu lagi berhalangan datang karena ada hal yang mendesak dengan keluarganya, jadi belum sempat mengabari kamu" ucap erlan


"akh, sudahlah memang supir itu bikin aku kesel terus tapi aku bersyukur banget punya calon tunangan seperti kamu yang selalu bersedia menemani aku" ucap Sherly


"sayang, gimana kalau pertunangan kita di adakan di Bali juga setelah kamu beres mengenai urusan kantor kamu itu" ucap erlan


"ih, calon tunangan aku malah bahas tunangan di saat aku sedang pusing mencari Juna, apa dia kabur karena sikap aku yang suka marah padanya?" gumam Sherly dalam hatinya yang sedang bimbang


"hmmmmm, tapi pasti biaya pesta pertunangan di sana cukup menguras isi dompet kamu" ucap Sherly


"no problem, honey! kamu jangan pikirin soal biayanya biar aku yang tanggung semua lagian aku tahu kamu lagi ada masalah keuangan di kantor kamu itu" ucap erlan


"tahu dari mana kamu mengenai masalah kantor aku?' tanya Sherly


"aku punya telepati hati sama kamu" rayu erlan


"akh! kamu ini bisa saja merayu aku" ucap Sherly


bersambung ..


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...


...terima kasih sudah mampir di karya ini semoga bisa menghibur kaliqn...

__ADS_1


__ADS_2