
Apa yang di rencanakan manusia sering kali bisa gagal karena semua di tentukan oleh yang Mahakuasa
Hari ini seharusnya menjadi acara yang sakral yang sangat di nantikan oleh kedua belah pihak, namun acara harus di batalkan karena Pria Amnesia sudah membuka kedua matanya
"Mba, ini baju pengantinnya"ucap sang desainer dengan melirik gaun berwarna putih dengan renda merah muda yang melingkar
"Baiklah, Saya ganti dulu" ucap Sherly yang sekilas menatap sang desainer
Ketika ingin mengantikan baju dengan gaun pengantin'nya tiba-tiba saja getaran di ponselnya berbunyi
drrrrt...drrrrt!!!!
"Sherly, kamu harus tahu bahwa Juna sudah sadar dan Savira itu adik angkatnya" ucap Bayu Baskoro
"Apa?! adik angkat?! aku pikir dia adik kandungnya" ucap Sherly
"Papi, sepertinya juga nggak bisa datang ke acara pernikahan kamu dengan Erlan karena ada urusan mendesak mengenai perusahaan" ucap Bayu Baskoro
"Iya, nggak apa-apa. Sherly mengerti kondisi perusahaan papi sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja"ucap Sherly
"Terima kasih, Nak! kamu sudah mengerti keadaan papi saat ini" ucap Bayu Baskoro
"Tidak perlu berterima kasih, Pi karena pernikahannya akan aku batalkan untuk sementara waktu" ucap sherly
"kenapa?" tanya Bayu Baskoro
"Karena Juna sudah siuman dan aku akan segera ke Yogjakarta kembali untuk menemani dia" ucap sherly
"Kamu sudah gila?! membatalkan pernikahan kamu demi mantan supir kamu?!" tanya Bayu Baskoro
__ADS_1
"Aku nggak gila! hanya saja aku merasa sangat bersalah pada Juna" ucap Sherly
"Rasa bersalah yang kamu rasakan itu jangan sampai menghambat kebahagiaanmu" ucap Bayu Baskoro
"Ini keputusan aku. Aku nggak mungkin bahagia jika orang yang telah menolong aku akan tahu bahwa dia akan lumpuh secara permanen" ucap Sherly
"Apa?! lumpuh?! kamu tahu dari mana masalah ini?" tanya Bayu Baskoro
"Aku tahu langsung dari dokter yang menangani Juna selama ini" ucap Sherly
"Baiklah, Papi akan dukung keputusan kamu kalau begitu" ucap Bayu Baskoro
"Makasih, Pi" ucap Sherly
Tut..
*******
Siloam Hospital
"Za-zaky" panggil Juna dengan nada terbata-bata karena masih memakai selang ventilator
"Akhirnya, Tuan muda sudah siuman" ucap Zaky
Tak lama kemudian Zaky memanggil dokter
"Ini sebuah keajaiban pasien bisa sadar" ucap sang dokter membuka selang ventilator
Setelah selesai dokter memeriksa.....
__ADS_1
"Ini tanggal berapa?" tanya Juna
"Hari ini tanggal 8 January, memang kenapa dengan tanggal hari ini, Tuan muda" tanya Zaky
"Hari ini pernikahan Sherly dengan Erlan" ucap Juna
"Tuan muda masih ingat??" tanya Zaky
"Saya sudah lama mengingat semua mengenai jati diri saya yang sebenarnya" ucap Juna
"Jadi Tuan muda selama ini hanya berpura-pura Amnesia?" tanya Zaky
"Saya nggak berpura-pura amnesia! memang saya tidak mau ada yang mengetahui kalau saya sudah mengingat masa lalu saya" ucap Juna
"Apa Tuan muda hendak ke pernikahan Nona Sherly?" tanya Zaky
"Tidak, biarkan saja dia bahagia bersama pria yang dia cintai. Sekarang bantu saya untuk pindah dari rumah sakir ini" ucap Juna sambil menggerakkan kakinya namun yang terjadi dia meringkih kesakitan
"Akh!!" pekik Juna
"Kenapa Tuan muda?" tanya Zaky
"Kaki saya kenapa tidak bisa di gerakan?" tanya Juna
"Saya akan memanggil dokter kembali" ucap Zaky
bersambung.....
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/Subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...