
Bagaikan bangkai tikus yang tak bisa d cari seisi rumah, namun baunya tetap akan tercium dan menyebar dalam satu atap rumah
Begitu pun suatu kebenaran yang selalu di tutupi, meski selama ini tak bisa di temukan namun memang akan selalu lama terungkap
"Oh, wanita itu kan pernah mengaku kalau dirinya adalah kekasih Erlan! jadi dia bernama Sherly! Astaga dia i- itu berarti.......istri kak Juna!" ucap Savira membungkam kedua tangannya serasa tak percaya bahwa Sherly yang sama dengan yang di ceritakan Arjuna
*****
Di sebuah ruangan yang mewah, Seorang pria ber tubuh kekar sedang sibuk mengurus beberapa dokumen penting untuk proyek pembangunan terkini'nya bersama Tuan besar serta para investor baru yang siap untuk menjalin kerja sama
"Kenapa hati saya tidak bisa tenang begini, apa yang sebenarnya terjadi pada Tuan muda" gumam Zaky dalam hatinya
"Zaky, kamu bisa pergi sekarang ke Indonesia
biar selebihnya saya yang handle" ucap Kakek Gilbert
"Baik, Tuan besar" ucap Zaky
"Entah kenapa hati saya merasa tidak enak lebih baik kamu awasi dan jaga cucu saya dengan baik karena Herlan sudah selesai dengan tugas yang di berikan saya di Indonesia" ucap Kakek Gilbert
"Firasat Tuan besar sama seperti saya! Saya pun merasa kalau Tuan muda dalam keadaan yang tidak baik" ucap Zaky
"Cepat kamu pergi sekarang dan laporkan apa pun yang terjadi pada cucu saya! kamu mengerti" ucap Kakek Gilbert
"Baik, Tuan besar. Saya akan lakukan sesuai perintah" ucap zaky
*****
PT.Prabinka Persada.Tbk
"Pak, Brata ini kopi hitamnya" ucap Yuda
"Eh, makasih Yuda! kamu tahu ajah saya lagi butuh energi extra hot," ucap Brata sambil menyeruput kopi hitam'nya
__ADS_1
"Memang'nya, Bapak sedang galau kenapa?" tanya Yuda
"Anak saya kecelakaan"ucap Brata
"Anak yang mana, Pak?" tanya Yuda
"Anak angkat saya" ucap Brata
"Coba saya mau liat foto'nya dong biar berasa kenalan" ucap Yuda
"Boleh, sebentar saya ambil ponsel saya dulu" ucap Brata yang mengambil ponsel'nya di saku celana hitam'nya
"Hmmm, oke" ucap Yuda
"Ini foto anak angkat saya yang saya sudah anggap seperti anak kandung saya bahkan saya beri nama juga sama" tunjuk Brata
"I- ini kan! Johan!!" ucap Yuda
"Hmmmm, i-iya dia itu teman saya" ucap Yuda
"kamu terkenal juga ya! bisa mengenal anak saya. Apa kamu tahu mengenai keluarga asli'nya?" tanya Brata
"Kenal, dia itu Johan Gabriel Hutomo yaitu pewaris tunggal Hutomo Group" ucap Yuda
"Apa?! Hutomo Group" kaget Brata
"Betul, Hutomo Group yang terkenal dengan bisnis property dan sebagainya" ucap Yuda
"Kakek Gilbert itu kan sangat terkenal dengan kedermawanan'nya kepada anak yatim piatu. Saya pun sangat mengagumi beliau" ucap Brata
"Iah, Bapak tau anak angkat Bapak itu sekarang berada di rumah sakit mana?" tanya Yuda
"Ada di Siloam Hospital, Yogjakarta" ucap Brata
__ADS_1
"Hah?! jauh bener!" kaget Yuda
"Jauh kan! makanya saya nggak bisa ke sana karena tuntutan pekerjaan tapi saya suka menyruh anak saya untuk mewakili saya di sana" ucap Brata
"Siapa namanya, Pak?" tanya Yuda
"Savira Kusuma" ucap Brata
"Oh, seperti'nya nama itu nggak asing "ucap Yuda
"Kamu mengenal'nya?"tanya Brata
"Tidak, Pak! hanya saja ada hal yang saya ingin sampaikan kepada Bapak mengenai Jati diri saya" ucap Yuda
"Maksud kamu jati diri kamu siapa memang'nya?" tanya Brata
"Saya adalah putra dari pemilik perusahaan ini" ucap Yuda sambil membuang kumis palsu tipis-tipis'nya
"Berarti kamu Reno?" tanya Brata
"Ya, saya Reno" ucap Yuda
"Kamu sudah besar sekarang, nak! dan saya sampai tidak mengenali kamu karena kamu selalu menggenakan topi hitam dan kumis yang menghalangi pemandangan saya" ucap Brata
"memangnya Bapak mengenali saya?" tanya Yuda
"Iya, Saya sangat kenal kamu semasa remaja" ucap Brata
Bersambung.......
...Jangan lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1