
flashback on
"bi, tolong kamu rapihkan kembali baju yang hendak saya ingin pakai" ucap Sherly
"kenapa tidak jadi memakainya, non? Saya kan sudah menyiapkan ini semua demi, non Sherly" ucap bi Ningsih
"ya, saya tahu. Bibi sudah menyiapkan baju dan keperluan makan saya, namun setelah saya pikirkan kembali saya ingin membeli semua kebutuhan saya di Bali ini" ucap sherly
"Baiklah, non" ucap bi ningsih
"sial! sial! sial!!!! saya gagal lagi dengan tugas yang di berikan oleh Nyonya Filma! pasti nyonya akan sangat marah pada saya" gumam bi Ningsih dalam batinnya
flashback off
*
*
*
Beberapa jam kemudian, perban yang melingkar di kedua bola mata pria yang bertubuh lemah itu akhirnya di izinkan dokter untuk di lepaskan, tapi berbeda dengan perasaanya yang sulit terlepas dari sebuah rasa yang menyakitkan
"saya harus sadar diri, kalau saya nggak pernah akan bisa menjadi sama seperti erlan, saya lebih baik selamanya amnesia di banding saya harus mengingat kembali kejadian terdahulu yang mungkin saja lebih menyakitkan di bandingkan yang harus saya rasakan saat ini bahwa istri saya sendiri telah bersanding dengan adik tiri saya"gumam juna
"suster, tolong bantu membuka perban mata pasien" ucap dokter Adrian
"baik, dok" ucap suster Wati
__ADS_1
"hmmmm, sepertinya aku pernah melihat pasien ini, tapi kapan ya? kok saya lupa" gumam suster wati
****
π±kring!!
"sayang, kamu sudah sampai mana?" tanya erlan
π"aku sudah sampai Bali, sayang!" ucap Savira
π"Bagaimana kalau kita janjian di sebuah bar 68 yang sedang hits di Bali ini?" tanya erlan
π"boleh, sayang. aku tunggu kamu di bar " ucap savira
Tut.
***
"hmm, kenapa tubuh gw, jadi panas gini? apa gw sakit demam?"batin Savira mengatakan bahwa dia ingin sekali melepaskan semua baju yang melilitnya
rupanya dari kejauhan seorang pria muda telah siap menerkam karena ternyata pria tersebut menaruh bubuk obat dalam minuman sang wanita cantik yang sedari tadi dia mengincarnya
"hmmm, akhirnya gw siap menerkam cewek cantik yang sedang duduk sendirian itu" gumam sang pria itu dalam hatinya
Di saat wanita cantik itu kehilangan kesadarannya yang semakin lama semakin memudar. Tiba-tiba saja seorang pria kini telah memapah dirinya untuk membawanya ke sebuah hotel. Setelah mereka sampai di hotel sang pria pun hendak meninggalkan sang wanita, namun tangannya mencekal oleh sang wanita untuk tidak pergi kemana pun dan akhirnya tanpa basa basi sang pria melepaskan setelan jas kemeja putih dan mulai mencumbu sang wanita yang sedang merasa dalam kondisi hawa panas
sepasang sejoli itu mulai tak berbusana tanpa sehelai benang pun mereka tanpa malu telah merasakan kenikmatan d luar pernikahan
__ADS_1
*******
flashback on
ketika sang pria muda itu mendekat gadis yang sudah kehilangan kesadarannya, Tiba-tiba saja dari kejauhan ada seorang pria tampan mencegah niat busuk sang pria muda tersebut
"Jangan berani kamu menyentuh wanita ini!" seru erlan
Bugh!
pukulan erlan mendarat tepat di wajah sang pria muda yang sedang berusaha memapah kekasih hatinya.
"memang kamu itu siapanya gadis ini?" tanya sang pria itu sambil merintih karena menahan rasa sakit di area wajahnya
"saya tunangannya!" ucap erlan
"maaf, kak. Saya tidak tahu kalau gadis cantik ini sudah ada yang memiliki" ucap pria tersebut
"sana pergi! biar saya yang mengurus tunangan saya" bentak erlan
flashback off
bersambung.....
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite lu...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1