Pria Amnesia

Pria Amnesia
97. Bayu Baskoro Menjenguk Juna


__ADS_3

Pria paruh baya itu berjalan dengan langkah gontai menuju arah ruang kamar inap pasien yang baru saja di pindahkan, Dengan melintasi kolidor rumah sakit yang penuh dengan para pasien yang berdesakan datang pria paruh baya itu mulai berada di daun pintu yang besar untuk di buka


Ruang VVIP


"Hmm, Ja-jadi ini yang bernama Juna?! mantan supir anak'ku?! ganteng juga! hmmm... kok bisa firasat saya bilang bahwa dia ini bukan sekedar hanya supir biasa bagi Sherly. Apa dia itu pria yang special untuk Sherly?" gumam Bayu Baskoro dalam hati'nya


"Anda siapa?" tanya Savira


"Saya Bayu Baskoro, Ayah dari Sherly" ucap Bayu Baskoro memperkenalkan diri sambil menjabat tangan


"Saya Savira, Adik angkat Kak Arjuna" ucap Savira


"Oh, Saya pikir kamu pacar'nya"ucap Bayu Baskoro


"Bukan, Pak. Hmmmmm... Apa tujuan Bapak ke sini?"Sinis Savira


"Saya ingin berterima kasih pada pasien ini karena telah menolong putri saya dalam kecelakaan bianglala" ucap Bayu Baskoro


"Jadi gara-gara anak Bapak! kakak saya sampai seperti ini!" geram Savira


"Maaf, Saya juga nggak tahu akan jadi seperti ini" ucap Bayu Baskoro


"Bapak tahu, Kakak saya jadi menderita seperti ini. Dia juga kemungkinan akan mengalami kelumpuhan" ucap savira


"Kalau begitu izinkan Sherly untuk bertanggung jawab atas semua peristiwa yang tidak berkenan seperti ini" ucap Bayu Baskoro


"Dengan cara apa? anak Bapak bisa mempertanggung jawabkan semua ini?" tanya Savira


"Dengan menjadikan anak saya suster sebagai rasa penyesalan'nya" ucap Bayu Baskoro

__ADS_1


"Itu saja tidak cukup untuk mengganti kaki kakak saya" ucap Savira


"Saya tahu, tapi hanya ini bentuk penyesalan kami" ucap Bayu Baskoro


******


Ruang kamar 201


"Hmmmm, kenapa gw jadi gelisah begini sih! mikirin cewek yang sedang menjenguk Juna kemarin itu! Siapa dia! Apa hubungan Juna dengan wanita Itu? gw harus bertanya langsung pada'nya saat dia sudah siuman" gumam Sherly


Perasaan Aneh mulai bergejolak dalam dada wanita cantik yang mulai terpikat oleh pesona ketampanan Juna, dia mulai lupa bahwa dirinya sebentar lagi akan menikah dengan sang tunangan


*


*


*


*


"Bagaimana keadaan pasien?" tanya Sherly


"Masih belum ada kemajuan yang signifikan" ucap dokter


"Apa ada kemungkinan pasien bisa sembuh" ucap Sherly


"kemungkinan pasien akan mengalami kelumpuhan permanen" ucap sang dokter


"Apa?!" kaget Sherly

__ADS_1


"Ia, anda banyak berdoa saja untuk kekasih anda ini" ucap Dokter


"Saya bukan kekasih'nya" ucap Sherly


"Oh, maaf. Saya kira anda adalah Kekasih'nya. kalau begitu anda hanya kerabat'nya saja ya?" tanya dokter


"Saya hanya mantan majikan'nya saja, dok" ucap Sherly


"Oh, Saya pikir anda ini Sherly karena pasien ini selalu saja menyebut nama Sherly


Perkataan dokter tersebut membuat merah merona pipi sang wanita cantik ini


"Saya memang Sherly, dok" ucap Sherly


"Itu artinya pasien ini mungkin saja sangat mencintai anda sehingga dia selalu menyebut nama anda dalam ketidaksadaran'nya" ucap dokter


"Mana mungkin, dok. Juna ini sudah punya kekasih karena wanita itu juga pernah mengunjungi di sini" ucap Sherly


"Oh, itu hanya adik perempuan'nya bukan kekasih pasien" ucap dokter


Deg!


"Jadi wanita itu hanya adik Juna bukan pacar?" tanya Sherly


"Iya, Namanya Savira Kusuma. Mereka berdua bersaudara" ucap Dokter


bersambung...


Jangan Lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/Subscribe

__ADS_1


Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua


__ADS_2