
"non, Sherly kita mau kemana hari ini"? tanya juna
"kita ke pameran logam mulia" ucap sherly
"siap, non. tapi sepertinya kalau naik mobil akan terjebak macet" ucap juna
"gunakan motor saja. Saya. nggak mau terjebak macet dan mengambil resiko terlambat untuk sampai di acara tersebut karena ini menyangkut perusahaan" ucap Sherly
"baik, non. Saya akan menyewa sebuah motor dan memastikan rute perjalanan yang tepat untuk sampai sana dengan selamat juga" ucap Juna
"oke, makasih" ucap Sherly
****
Tak lama kemudian, kuda besi itu telah sampai pada jarak tempuh yang sangat cepat karena sang supir telah memilih rute yang tepat sampai tujuan pun dengan selamat dan tidak ada satu pun yang kekurangan
"non sherly, bangun!!" seru Juna sambil melepaskan tangan di perut yang melilit tubuhnya yaitu sang majikan yang sempat ketiduran di kuda besi itu, meskipun laju kendaraan tersebut sangat cepat
"memangnya kita di mana?" tanya Sherly yang menguapkan tangannya ke mulut mungilnya tanda dia baru saja terbangun dari lelapnya mimpi indahnya
"kita sudah sampai di pameran, non Sherly. Tadi non Sherly di perjalanan sempat terlelap. Apa no Sherly sanga lelah? sampai non Sherly tertidur?" tanya Juna
"apa?! kok bisa aku ketiduran di perjalanan? apa lagi aku bersandar dan berpegangan pada tubuh supir?!kalau erlan tahu pasti dia akan marah padaku" gumam Sherly dalam hatinya
*******
Grand opening pun di buka dengan pembukaan yang meriah, tapi tak semeriah hati seroang pria yang berparas buruk rupa
"saya benar-benar merasa akan tersingkirkan dari kehidupan Sherly. Saya harus bisa move on dan Savira harus mengetahui semua hal mengenai erlan termasuk pertunangan ini" gumam Juna dalam hatinya
*
__ADS_1
*
*
*
"Juna, tolong kamu lihat emas logam mulia ini secara kasak mata" tunjuk Sherly
"Iah, non. Saya akan menemukan dan membelinya di pameran lelang ini" ucap Juna
"jangan sampai kehabisan, Saya harus mendapatkannya karena ini satu-satunya cara agar saya tetap bisa bertahan sebagai CEO di Hutomo group" ucap sherly
"tenang saja, aku pastikan akan bisa mendapatkan emas logam mulia itu" ucap Juna
"kamu tahu kan emas logam mulia ini sangat langka dan hanya tersisa dua saja di sini" ucap Sherly
"Iah, saya mengerti apa yang di maksud dengan non Sherly! saya permisi" pamit Juna
******
"lelang ini di menangkan oleh Tuan Aldo Sanjaya. Selamat!" ucap pembawa acara sambil bertepuk tangan
prok!
prok!
prok!
"Juna"bentak Sherly
"IAH, non Sherly?" tanya juna
__ADS_1
"kamu ini bisa kerja, nggak! kenapa kamu kalah mengambil lelang emas logam mulia tersebut! kami tahu kan aku sangat membutuhkannya!" geram Sherly
"maaf, non Sherly! saya ini kan hanya supir jadi tidak mengerti mengenai sebuah lelang lagi pula uang kita tidak bisa memenuhi untuk membeli emas logam mulia itu!" ucap Juna
"sayang!! maaf aku datang terlambat" ucap erlan
"kamu kenapa sih lama banget datangnya! aku sudah menunggu kamu untuk membantu aku dalam lelang pameran ini, sekarang coba kamu lihat di sana sudah ada yang beli dengan harga tertinggi"ucap Sherly
"tenanglah sayang! kamu jangan marah-marah nanti cepat tua" ucap erlan
"bagaimana nggak marah kalau emas logam mulia itu sudah di dapat orang lain" ucap Sherly
"wait! itu kan Pak Aldo! rekan bisnis aku. Aku akan membujuk dia menyerahkan emas logam mulia itu kepada kamu" ucap erlan
"hah?! jadi kamu kenal dengan Tuan Aldo Sanjaya itu?!" ucap Sherly
"kenal sayang! dia partner bisnis aku" ucap erlan
"kalau begitu kamu coba bantu aku untuk membujuk pak Aldo menyerahkan emas logam mulia itu di tanganku" ucap Sherly
"oke, sayang tapi ini nggak gratis semua ada syaratnya" ucap erlan
*apa syaratnya?" tanya Sherly
"syaratnya setelah aku mendapatkan emas logam mulia itu kita secepatnya menikah denganku..." ucap erlan
bersambung......
...Jangan lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1