
Cafe Bucin
(hanya ilustrasi)
"Sayang, kamu kok dari tadi diam ajah di makan dong" ucap erlan
"Aku lagi ada masalah" ucap Sherly
"masalah apa?" tanya erlan
"ini mengenai emas logam mulia yang kembali di curi" ucap Sherly
"Apa?! di curi lagi?!" kaget erlan
"Iah, supir gadungan itu telah mencuri semua tas aku termasuk emas logam mulia yang langka untuk investor aku bernama Bisma" ucap Sherly
"Ya, ampun kamu ini selalu terkena celaka! tapi syukurlah kamu baik-baik saja" ucap erlan
"Aku terpaksa menyerahkan tas itu" ucap Sherly
"Sudahlah sayang kamu jangan pikirin lagi mengenai masalah ini yang terpenting kamu sekarang baik-baik saja. Maaf aku nggak menjaga kamu" ucap erlan
"nggak apa-apa, sayang. Aku bisa mengerti kalau kamu itu sedang sibuk dengan pekerjaan kamu"ucap Sherly
"Aku kerja keras demi kita" ucap erlan
"maksud kamu demi kita apa?" tanya Sherly
"Aku ingin secepatnya menikah dengan kamu secara mewah" ucap erlan
*******
"kamu lihat di Cermin itu mereka terlihat sangat bahagia. Apa kamu mau lihat gambaran di masa depan saat kamu tidak ada di antara mereka?" tanya Bernaldi
"boleh" ucap Juna
sekilas gambar di cermin berbalik dengan tahun yang berbeda 2025
__ADS_1
...***...
2025
Masa Depan
"sayang, aku punya kabar bahagia" seru Sherly berlari di kolidor sebuah bangunan kantor yang megah dan mewah
"ih, kamu kok lari-lari seperti anak kecil saja" ucap erlan
"kamu lihat USG ini" tunjuk Sherly
"ini apa??" tanya erlan
"ini adalah buah cinta kita berdua" ucap Sherly
"hah?! kamu hamil, sayang?!"kaget erlan
"Iah, aku dapat keajaiban aku bisa hamil padahal aku sendiri di vonis oleh dokter kalau aku tidak akan bisa memiliki keturunan karena aku memiliki kista" ucap Sherly
"hmmmmmm, ini adalah keajaiban yang tak pernah aku duga. Makasih Tuhan" ucap erlan sambil mencium perut yang masih rata
2022
Masa Kini
"kamu lihat mereka bersatu dan sangat bahagia meskipun banyak badai menerkam kisah mereka" ucap Bernaldi
"hatiku rasanya hancur melihat mereka, tapi aku bahagia melihat wanita yang sangat aku cintai bahagia meskipun bukan aku yang berada di sampingnya" ucap Juna
"kamu tahu mereka itu di takdirkan untuk bersama dan kamu tidak bisa menentang semua jalan takdir ini" ucap Bernaldi
"Baiklah, saya memang tidak bisa menentang takdir yang sudah di rencanakan oleh Mahakuasa, tapi selama saya masih bisa menjaga wanita yang saya sangat cinta itu lebih dari cukup" ucap Juna
"ketulusan hati kamu akan membawa kamu kembali, nak! selamat jalan" ucap Bernaldi memutar kembali cermin besar itu lalu menendang bayangannya masuk dalam Cermin
...*****...
Satu Minggu kemudian
__ADS_1
Cucuran derasnya keringat pun terurai di area pelipis kelopak mata seorang pria yang tengah berjuang untuk hidup seorang wanita yang sangat dia cintai. Perlahan Roh itu masuk kembali ke tubuhnya dari sebuah pantulan cermin besar di sisi sebuah nakas samping tempat tidur
"Dok, tangan pasien bergerak" ucap suster Wati
"ini keajaiban sekali, pasien ini sudah satu Minggu mengalami koma" ucap dokter Frengky
"benar, dok" ucap suster Wati
"ini di mana, dok?" tanya Juna
"Anda di rumah sakit cempaka indah" ucap dr Frengky
Tok
Tok
Tok
"Tuan muda! anda sudah sadar?!" kaget Zaky
"Zaky, kamu di sini?" tanya Juna
"Iah, Tuan muda setiap hari saya selalu setia menunggu Tuan muda untuk siuman" ucap Zaky
"Tuan muda?!" tanya Dr. Frengky
"Iah, Tuan muda Johan Gabriel Hutomo"ucap Zaky
"hmmm, Johan cucu pemilik rumah sakit ini bukankah sudah di nyatakan meninggal? dan di sini juga tertera nama pasien itu adalah Arjuna Kusuma " ucap Dr. Frengky
"ini rahasia Dr. Fengky. Kenyataanya Tuan muda sekarang ada di hadapan kita semua" ucap Zaky
"Baiklah saya dan juga suster Wati akan merahasiakan masalah ini" ucap Dr. Frengky
"Terima kasih atas kerja sama kalian" ucap zaky
bersambung.....
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...