Pria Amnesia

Pria Amnesia
68. Misi Kakek Gilbert Hutomo


__ADS_3

"bi, kemana Juna?" tanya Sherly


"nggak tahu, non. dari kemarin saya tidak melihat dia" ucap bi ningsih


"kok bisa, Juna menghilang tanpa berpamitan lagi" ucap Sherly


"saya kurang tahu, non Sherly. Memang ada keperluan apa? non Sherly mencari Juna?" tanya bi ningsih


"perut saya sakit, saya ingin cek ke rumah sakit di daerah sini" ucap Sherly


"kok bisa non Sherly sakit perut, apa mau bibi buatkan teh hangat?" tanya bi Ningsih


"boleh, bi. Tolong buatkan ya karena dari tadi saya harus bolak-balik ke dalam kamar mandi untuk buang air besar" ucap Sherly


"mungkin non Sherly jajan sembarangan di luar sana" ucap bi Ningsih


"bisa saja sih, bi karena perut saya ini tidak kuat pedas sedangkan makanan khas Bali ini semua pedas dan lezat" ucap Sherly


*****


Acara sakral pernikahan harusnya menjadi ritual penting bagi kedua mempelai, namun kenyataanya acara pernikahan hanya menjadi ritual semata untuk menutupi apa hang ada di belakangnya, Pernikahan secara tertutup di lakukan di sebuah hotel yang di hadiri hanya para saksi bayaran pihak pria. Pernikahan pun berlangsung dengan para tamu yang seadanya


"aku tahu ini pernikahan yang sangat buruk untuk kita berdua karena kita seperti menikah secara sembunyi-sembunyi, tapi percayalah aku akan selalu membahagiakanmu" ucap erlan


"nggak apa-apa, sayang. Aku senang kita bisa menikah sekarang di Bali dan sekarang kamu sudah sah menjadi suami aku" ucap Savira

__ADS_1


"kembali kasih, my wife" ucap erlan


*


*


*


Manusia itu selalu ada dua sisi yaitu ada sisi hitam dan ada sisi putih yang harus di terapkan dalam hidup adalah sisi putih di mana sisi putih itu tidak pernah memudar menjadi sisi hitam, namun kenyataanya sisi hitam selalu menang di bandingkan sisi dari kebaikan


πŸ“±kring!!


πŸ“ž"pasti kamu ingin memberitahu kalau kamu gagal lagi kan tugas mengerjai Sherly" ucap Filma


πŸ“ž"saya berhasil, nyonya! untuk membuat non Sherly sakit perut" ucap bi Ningsih


πŸ“ž"terima kasih, nyonya!" ucap bi Ningsih


Tut


******


πŸ“±kring!!!


πŸ“ž"lapor Tuan besar. ini mengenai non Sherly yang sudah berhasil untuk mendapatkan emas logam mulia di Bali" ucap Herlan

__ADS_1


πŸ“ž"apa?! kok bisa Sherly mendapatkan emas logam mulia itu! setau saya emas itu sangat langka, bagaimana dia mendapatkanny?" tanya kakek Gilbert


πŸ“ž"di sebuah pamaeran Emas Logam mulia itu pak Aldo yang sebenarnya mendapat lelang tersebut" ucap Herlan


πŸ“ž"lalu kenapa sampai jadi Sherly yang mendapatkan! kamu tahu sendiri saya akan menggunakan alasan ini untuk menurunkan jabatan dia" ucap kakek Gilbert


πŸ“ž"ini semua karena Erlando, Tuan besar. Beliau berhasil membeli emas logam mulia itu dari tangan Pak Aldo sehingga memberikan emas logam mulia tersebut kepada non Sherly" ucap Herlan


πŸ“ž"kamu gunakan cara lain untuk mendapatkan emas logam mulia itu dari tangan Sherly" ucap kakek Gilbert


πŸ“ž"maksudnya saya harus mengambil emas logam mulia itu secara diam-diam?" tanya Herlan


"Iah, kamu ambil itu supaya rencana saya mengenai jabatan itu bisa saya pindah tangan kepada Johan, cucu saya!" ucap kakek Gilbert


πŸ“ž"Baik, Tuan besar sesuai perintah saya akan lakukan" ucap Herlan


πŸ“ž"misi ini jangan sampai gagal, rebut kembali emas logam mulia itu dengan cara apa pun! kamu mengerti!" ucap kakek Gilbert


πŸ“ž"siap, Tuan besar" ucap herlan


Tut..


bersambung ...


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...

__ADS_1


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2