
*hmmmm, kamu ini selalu pintar yah untuk menjawab" ucap Sherly
"Iah dong pacar siapa dulu sih" rayu erlan
"pacar aku dong" ucap Sherly dengan nada manjanya
"Sherly, kita duduk di sama yuk" ajak erlan
"hayu ajah sih" ucap Sherly
"kamu mau pesan makanan apa?" tanya Erland
"samain ajah sama yang kamu pesan" ucap Sherly
"oke, honey!" ucap erlan
"hmmmm, aku mau tanya sesuatu sama kamu, boleh?" tanya Sherly
"boleh dong, sayang apa sih yang nggak buat pacar tercinta" goda erlan
"hmm, apa benar kamu juga salah satu bagian dari Hutomo group?" tanya Sherly
"hah?! kok kamu bisa bertanya seperti itu?seolah kamu tahu kalau aku bagian dari keluarga mereka" ucap erlan
"katakan saja yang jujur pada aku. Apa benar kamu juga adik tiri dari Johan? suami aku yang telah meninggal?" tanya Sherly
"hmmm, baiklah aku akan jujur bahwa aku juga adalah bagian dari keluarga Hutomo karena aku anak dari Filma Angreini Hutomo dan kamu juga benar bahwa aku itu adalah adik tiri Johan Gabriel Hutomo" ucap erlan
__ADS_1
"kenapa kamu tidak pernah menceritakan semua ini pada aku?" tanya Sherly
"aku takut kamu pergi meninggalkan aku begitu kamu tahu bahwa aku juga bagian dari keluarga Hutomo" ucap erlan
"aku nggak sepicik yang kamu pikir, Erlan!" bentak Sherly
"maaf, aku terlalu picik memikirkan diri aku yang takut kehilangan kamu" ucap Erlan
"kamu nggak pernah kehilangan aku karena
aku sangat mencintai kamu apa adanya" ucap Sherly
"makasih, sayang kamu telah menerima aku apa adanya" ucap erlan
"sama-sama, sayang!"ucap Sherly
sejenak hening tercipta..
"hmmmmm" ucap Sherly
"aku tahu kamu pasti akan meninggalkan aku dan memilih bersama kembali suami kamu itu kan?" tanya erlan
"tidak! aku tetap kepada keputusan aku untuk memilih kamu dalam hidup aku, meskipun Johan masih hidup aku akan berpisah dan memilih kamu. Apa kamu bersedia menunggu jika suatu hari memang Johan akan kembali?" tanya Sherly
"tentu! sayang aku akan selalu menunggu kamu, tapi aku mau tanya hal penting sama kamu, apa boleh?" tanya erlan
"tentu kamu mau bertanya apa pada aku?" tanya sherly
__ADS_1
"apa kamu pernah berhubungan intim dengan suami kamu itu?" tanya erlan
"meskipun status aku menikah dengan Johan tapi sekali pun kami tidak pernah melakukan hubungan suami-isteri karena saat itu aku terpaksa menikah dengan Johan bukan karena cinta melainkan hutang Budi pada kakek Gilbert" ucap Sherly
"syukurlah, kamu masih gadis meskipun kamu berstatus menikah. Kalau begitu ikut aku sekarang ke ruangan yang aku sudah siapkan, tapi kamu tutup mata lagi ya!" ucap erlan
"Iah tapi kamu mau ajak aku kemana?" tanya Sherly
"sudah ikuti saja aku" ucap erlan menarik lengan sherly dengan menutup mata
penutup mata hitam itu di lepaskan ke seberang arah sehingga sang wanita cantik itu membulatkan matanya melihat hal indah yang tak pernah dia rasakan sebelumnya
"erlan,! apa ini?!" kaget sherly
"will you marry me, Sherly?! ucap erlan sambil berlutut kepada sang kekasih lalu mengeluarkan yang sedari tadi ia sembunyikan yaitu kotak cincin
"yes, I will marry you!" ucap Sherly menerima lamaran erlan
Jawaban yang di lontarkan oleh wanita berparas cantik membuat seorang pria berparas buruk rupa itu tercengang tak percaya bahwa dirinya harus melihat hal yang membuat hatinya kembali sakit namun tak bisa mengingat siapa wanita itu di masa lalunya
"kenapa hati saya begitu sakit melihat majikan saya di lamar oleh erlan! apa karena saya tidak tega pada Savira yang akan sakit hati menerima kenyataan ini bahwa erlan telah membohongi dirinya selama ini! I should I do!! saya benar-benar di lema dengan semua ini! dasar erlan bajingan! saya nggak akan tinggal diam melihat dua wanita yang saya sayangi itu terluka oleh pria bajingan seperti kamu!!!"umpat Juna di balik ambang pintu
bersambung......
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...