
Mungkin akhir napas ini, Aku tahu rasanya tak mampu untuk bisa berpijak seorang diri. Aku selalu merasa bertemu lagi oleh rasa sakit itu lagi karena tak seharusnya aku ingat tentang masa indah bersama kita berdua menatap langit dengan pancaran bintang di angkasa, Saat semua kenangan harusnya aku tak ingat sama sekali
Menjadi Pria amnesia akan lebih indah di banding Pria lumpuh yang tak bisa melakukan semua aktivitas sebagai manusia normal terlebih lagi merasa pilu sepanjang hari karena di tinggal gadis yang paling di cintai
Sepanjang hidup tak pernah terlintas mencintai gadis yang selalu tak menanggap dirinya ada bahkan di saat menjadi pria amnesia pun di benak gadis yang di cintainya hanyalah laki-laki yang menjadi adik tirinya
Perasaan itu bergeming lirih, Dadanya terasa sesak mengingat kembali dua tahun silam yang ia rasakan di tuduh yang bukan kesalahan yang di lakukan untuk menghamili seorang gadis tanpa kata maaf yang terucap di dalamnya dan sampai detik ini rasanya perasaan itu sama sakitnya mengingat dirinya yang menjadi supir pribadinya dan melihat gadis yang di cintainya bersama dengan adik tirinya
Tidak bisa lagi di ungkapkan betapa perih hatinya mengingat semua kejadian yang harusnya terlupakan
"Aku harusnya menjadi pria amnesia bukan menjadi pria lumpuh seperti ini" cecar Johan menatap langit malam yang begitu menyiksa dirinya
"Sudah malam ngapain di luar sana?" tanya tereshia
"Aku sedang galau" ucap Johan
__ADS_1
"untuk apa galau memikirkan wanita itu, dia saja tak pernah memperdulikan kamu kan? selama ini dia itu sudah selingkuh dengan adik tiri kamu" ucap Tereshia
"Tahu dari mana kamu mengenai masalah aku?" tanya Johan
"Tahu dari siapa lagi kalau tidak dari mulut papi aku" ucap Tereshia
"Hmm, Pasti ini ulah Kakek yang menceritakan kisah cinta aku" ucap Johan
"Sudahlah, nggak penting. Sekarang mending kamu tidur! di luar udaranya tidak baik untuk orang sakit seperti kamu," ucap Tereshia mulai mendorong kursi roda sang suami untuk kembali ke dalam kamar dan tidur secara terpisah.
Flashback on
"Pak Surya, terima kasih banyak atas semua bantuan yang saya bisa terima hari ini" ucap Kakek Gilbert
"Sama-sama, Saya melakukan ini untuk putri saya juga"ucap Surya Wiratama
__ADS_1
"Maksud, Pak Surya apa? dengan bilang begitu?" tanya Kakek Gilbert
"Saya ingin cucu kamu menikah dengan putri saya. Hati saya merasa teriris mendengar cerita Cinta Johan yang tak di anggap" ucap Surya Wiratama
"Tapi Johan masih memiliki istri, Apa tidak akan menjadi masalah untuk kedepannya?" tanya Kakek Gilbert
"Tentu saja tidak, kamu bisa mengurus proses perceraiannya dan kita langsungkan pernikahannya di sini" ucap Surya Wiratama
"Apa putri kamu tidak keberatan jika di nikahi secara dadakan seperti ini?" tanya Kakek Gilbert
"Tentu saja dia akan selalu menuruti keinginan saya karena jujur saja saya tidak setuju dengan kekasih hatinya yang urakan dan tidak mempunyai latar belakang yang jelas seperti Nak Johan" ucap Surya Wiratama
Flashback off
bersambung...
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/Subscribe...