Pria Amnesia

Pria Amnesia
76. Sesama Menyimpan Rahasia


__ADS_3

Waktu berlalu begitu cepat tanpa terasa seorang wanita dengan langkah gontai memasuki ruang inap sang kakak yang sedari tadi menunggunya


flashback on


"Akhirnya kamu datang juga, Vira!" ucap Juna


"Sebenarnya apa yang terjadi, kak?" tanya Savira


"Hmmm, sebenarnya kakak sudah tahu keluarga kakak di Indonesia ini" ucap Juna


"Siapa, kak?" tanya Vira


"Kakek Gilbert Hutomo adalah satu-satunya keluarga kakak serta Sherly adalah istri saya" ucap Juna


"Jadi nama kakak yang sebenarnya itu siapa?" tanya Savira


"Kakak bernama Johan Gabriel Hutomo, tapi Kakak ingin kamu merahasiakan ini semua dan tetap memanggil kakak dengan sebutan Arjuna Kusuma. Apa kamu bersedia melakukan ini semua?" tanya Juna


"Tentu kak, aku bersedia" ucap Savira


"lalu di mana Erlan? kenapa kamu di tinggalkan di bandara?" tanya Juna

__ADS_1


"Erlan pasti menemui wanita pelakor itu" ucap Savira


"Maafkan kakak sudah merahasiakannya dari kamu mengenai masalah erlan Apa kamu sudah mengetahui wanita yang di maksud kamu dengan sebutan pelakor itu adalah istri kakak" ucap Juna


"Apa?!" kaget Savira


"Jadi wanita pelakor itu bernama Sherly! aku nggak tahu namanya hanya saja pernah bertatap muka dengannya saat aku sedang di ruangan kantor Erlan" ucap Savira


"Kamu lupakan saja Erlan, Vira! sama seperti aku yang lupa segalanya mengenai Sherly" ucap Juna


"Kakak mengatakan ini karena memang kakak sedang amnesia! coba kalau kakak sudah ingat mana mungkin kakak bicara seperti itu! lagi pula aku dan erlan sudah menikah di Bali!" ucap Savira


"Apa?! kamu menikah dengan Erlan tanpa persetujuan kakak dan papa" ucap Juna


"Terpaksa bagaimana?" tanya Juna


"Hmmm, Apa aku harus menceritakan ini semua ke kak Juna mengenai aku mabuk dan di beri obat perangsang oleh orang lain" gumam Savira dalam hatinya


"Savira! kenapa nggak di jawab! kamu harus cerita ke kakak dengan jujur" ucap Juna


"Begini, Kak sebenarnya aku di beri minuman obat perangsang dalam minuman alkohol yang aku minum, Saat aku hendak menjumpai Erlan di bar, tapi untungnya ada Erlan yang menolong aku dari pria yang hendak berbuat jahat padaku, namun esok harinya aku dan Erlan sudah satu tempat tidur dan aku tidak mengingat apa pun"ucap Savira

__ADS_1


"Apa kamu tidak mencurigai Erlan! dalang dari semua ini?" tanya Juna


"Nggak mungkin, kak! Erlan berbuat seperti ini. Aku mengenal dia sudah cukup lama" ucap Savira


"Terserah deh, kamu selalu saja membelanya!" geram juna


"Aku tidak membelanya, kak" ucap savira


"Akh, sudahlah sekarang aku mau berbicara dengan Zaky. Kamu panggilkan dia saja dan satu lagi lebih baik kamu rahasiakan mengenai masalah kakak ini kepada papa" ucap Juna


"Kakak juga harus menyimpan rahasia pernikahan aku dan erlan kepada siapa pun termasuk papa, Janji kelingking?!" ucap Savira sambil memberikan jari kelingking manisnya


"Janji" ucap Juna menyodorkan jari kelingking manisnya


"Hmmmm, dari dekat seperti ini wajah kak Juna sangat berbeda sekali. Dia sangat tampan bahkan ketika dia sedang marah pun wajahnya sangat memukau. Apa ini efek dari operasi? benar-benar sangat menakjubkan" Batin Savira


Flashback off


bersambung....


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...

__ADS_1


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2