
π±kring
π"nak, kamu sedang di mana ?" tanya Brata
π"Di kampus, Pa. Ada apa?" tanya Savira
π"Kakak kamu mengalami musibah, Tolong kamu sekarang ke Yogjakarta untuk mewakili papa di sana" ucap Brata
π"Aku ada tugas kampus, Pa" ucap Savira
π"kamu lebih mementingkan tugas di bandingkan sama kakak kamu sendiri?" tanya Brata
π"Dia kan hanya kakak angkat saja, Pa" ucap Savira
π"Papa sudah anggap dia seperti anak kandung papa sendiri" bentak Brata
π"kalau begitu kenapa tidak papa saja yang mewakili!" geram Savira
π"Kamu harus mengerti posisi papa hanya pekerja bukan pemilik perusahaan" ucap Brata
π"Kalau begitu papa keluar dari perusahaan dan dirikan perusahaan saja sendiri" ucap Savira
π"Jangan seenaknya kamu bicara seperti itu!, Sudah sana cepat wakilkan! Jangan banyak debat lagi" ucap Brata
π"Terpaksa deh, Gw harus ke sana" gumam Savira
************
π±kring!
π"Halo dengan keluarga Sherly Cornelius?" tanya resepsionis
π"Benar saya tunangannya" ucap erlan
π"Saya ingin memberitahukan bahwa pasien Sherly Cornelius sedang mengalami musibah" ucap Resepsionis
π"Apa?! musibah apa?" tanya erlan
__ADS_1
π"Musibah jatuhnya bianglala, Pak" ucap Resepsionis
π"Bagaimana kondisi pasien?" ucap erlan
π"Saat ini dalam penanganan dokter, Apa Bapak bersedia datang kemari untuk mewakili pasien karena nomer yang kami bisa hubungi hanya anda" ucap Resepsionis
π"Baiklah, nanti saya saja yang akan mewakili di rumah sakit mana?" tanya erlan
π"Siloam Hospital, Yogjakarta" ucap Resepsionis
π"Apa?! jauh sekali lokasinya" kaget Erlan
"Kenapa Sherly bisa sampai Yogjakarta tanpa sepengetahuan saya. Saya harus ke sana setelah menyelesaikan pekerjaan ini" gumam Erlan
********
Setibanya Savira di rumah sakit, Wanita cantik ini bergegas berlari menuju sebuah ruang dokter untuk membicarakan keadaan Kakak angkatnya yang tertimpa musibah
Tok
Tok
Tok
"Kondisi pasien sangat kritis dan butuh tanda tangan pihak keluarga untuk di lakukan operasi sekarang juga" ucap Dokter
"Apa separah itu dok sampai harus operasi" ucap Savira
"Bisa di bilang sangat parah di bagian kaki pasien kemungkinan akan lumpuh" ucap sang dokter
"apa?!" kaget Savira
"Selain kepala yang mengalami pendarahan terus menerus, kaki pasien pun mengalami hal sama ada tulang yang bergeser akibat benturan hebat" ucap sang dokter lagi
"Lakukan yang terbaik untuk kakak saya, dok"pinta Savira
"Sihlahkan anda tanda tangani surat perjanjian persetujuan di sebelah sini" tunjuk Dokter
__ADS_1
"Baik Dok" ucap Savira
*****
Setelah semua proses prosedur rumah sakit di lakukan telah selesai di laksanakan, Kini dokter pun mulai bertindak dengan menjahit kepala pasien terlebih dahulu hingga operasi kaki yang cukup lama di laksanakan
"Suster, tolong bawa pasien ke ruang pemulihan" ucap sang dokter
"Baik, dok"ucap san suster
*******
Di sisi lain, Pasien wanita kini tengah siuman dan membuka kelopak matanya dengan perlahan-lahan
"Ju-juna" seru Sherly
"Anda sudah siuman, Nona?" tanya suster Ghina
"Saya di mana?" tanya Sherly
"Anda sekarang berada di rumah sakit"ucap suster Ghina
"Juna, teman saya di mana ?" tanya Sherly
"Oh, Teman anda baru selesai Operasi" ucap suster Ghina
"Apa?! sampai separah itu hingga harus operasi segala?" tanya Sherly
"Kondisi pasien memang sangat parah sekali meskipun sudah operasi tetap pasien sulit untuk bernafas saat ini sehingga kami memasang alat bantu ventilator" ucap suster Ghina
"gw jadi merasa sangat bersalah harusnya saya nggak pernah memaksa untuk melakukan mengulang permainan bianglala terlebih lagi Juna melindungi saya dengan mendekap dengan arah terbalik otomatis dia pasti sangat terluka" gumam sherly dalam hatinya
bersambung....
...Jangan Lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/ Subscribe...
...Terima Kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1