Pria Amnesia

Pria Amnesia
29. Rapat dadakan


__ADS_3

Tidak ada hari tanpa bekerja, itulah yang seorang wanita berparas cantik rasakan, kelelahan sudah menjadi hal biasa namun yang biasa adalah kekasih yang dia tunggu tidak memberikan sebuah kabar


"sudah dua hari erlan tidak mengabari aku, kenapa jadi dia yang marah padaku" ucap sherly


Tok


Tok


Tok


"permisi, Bu, saya ingin mengabari bahwa pak Rudi akan melakukan meeting dadakan untuk membahas proyek manikin" ucap Riska


"yasudah, atur saja! saya akan ke ruang meeting" ucap sherly


****


Ruang meeting


"selamat pagi, Bu Sherly" ucap Rudi


"selamat pagi juga, pak Rudi" ucap Sherly


"maaf saya mengadakan rapat dadakan ini karena ada hal yang ingin saya bahas" ucap Rudi


"apa ini mengenai model desain maneken yang baru?" tanya sherly


"betul sekali Bu sherly, saya ingin menunjukan model desain terbaru maneken seorang pria" ucap Rudi


"baik, coba saya lihat di layar monitor saja desainnya" ucap Sherly


*


*


*


*


πŸ“±kring!!

__ADS_1


πŸ“ž"apa benar ini dengan Maya Angelina" ucap HRD


πŸ“ž"benar, ada yang bisa saya bantu?" tanya maya


πŸ“ž"selamat, anda lolos seleksi tahap pertama. selanjutnya anda akan interview dengan manager kami bernama pak Brata, mohon ketersediaannya untuk hadir interview" ucap HRD


πŸ“ž"Baik, pak. Saya bersedia hadir" ucap Maya


πŸ“ž"kami tunggu kehadirannya di PT. Pabianka Group pada jam 10.00 pagi besok. Terima kasih" ucap HRD


*


*


*


*


seorang wanita cantik bergegas meninggalkan ruang kantor dengan langkah gontai menyelusuri ruangan demi ruangan para pekerja untuk pergi menuju basemant


"non, hari ini tumben sekali pulang cepat" ucap Juna


"baik, non" ucap Juna


*******



(hanya ilustrasi)


"aku harus beli bahan-bahan makanan kesukaan erlan, dia pasti sangat suka aku masak sendiri spaghetti bolognese" gumam Sherly


"non, mau masak apa?" tanya Juna


"saya akan masak spaghetti bolognese" ucap Sherly


"kok repot sekali harus masak, non Sherly kan tinggal pesan jadi" ucap Juna


"erlan lebih suka saya masak spaghetti bolognese dengan tangan saya sendiri" ucap Sherly

__ADS_1


"oh ini untuk den erlan, saya pikir ini buat non Sherly" ucap Juna


"saya nggak suka sama spaghetti bolognese" ucap Sherly


"memang non Sherly sukanya makan apa?" tanya Juna


"saya lebih suka dengan pizza Hut" ucap Sherly


"wah, selera non Sherly tinggi ya" ucap Juna


"tentu selera aku soal pria juga tinggi" ucap Sherly


"saya boleh tanya sesuatu nggak, non?" tanya Juna


"tanya mengenai apa?" tanya Sherly


"mengenai suami non Sherly" ucap Juna


"maksud kamu si Johan" ucap Sherly


"Iah, non. apa benar Johan sudah di nyatakan meninggal dunia?" ucap Juna


"sudah"ucap sherly


"apa non Sherly sudah melihat langsung jenazah den Johan?" tanya Juna


"belum sih,.tapi pihak rumah sakit menyatakan bahwa jenazah itu adalah Johan" ucap Sherly


"kalau misalkan den Johan masih hidup, apa non sherly akan kembali memilih den Johan?" tanya Juna


"tidak! aku tidak mencintai Johan dari dulu sampai sekarang, kalau pun dia kembali aku akan memintanya untuk bercerai dengan Johan dan bersatu dengan erlan" ucap Sherly


Jlep!!!


perkataan Sherly menusuk relung hati sang supir yang tak di duga adalah dirinya sendiri


bersambung......


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...

__ADS_1


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2