Princess In Another World : New Story

Princess In Another World : New Story
57


__ADS_3

Singkatnya.


Cerita ini dimulai dari salah satu anak perempuan yang penasaran dengan apa yang selalu dilakukan oleh ayahnya yang baru pertama kali ia temui itu.


Sang ayah bercerita kalau ini kedua kalinya dia datang kedunia ini, dan saat anak perempuan itu bertanya kapan ayahnya pertama kali datang kedunia ini, ayahnya menjawab… 1000 tahun lalu, sebagai seorang penyelamat dunia dari kehancuran.


“Tunggu, sang penyelamat dunia dari kehancuran?”


“Iona, apa kau tau kisah tentang seorang prajurit yang mengalahkan mahluk legendaris yang bisa mengluluhlantahkan dunia.”


“Ahhh, buku tentang itu. Aku sudah pernah membacanya karena direkomendasikan oleh pangeran Lucy, dia bilang kalau buku itu adalah buku yang menarik dan saat aku baca memang bukunya memang sangat menarik. Ceritanya juga sangat hebat, prajurit itu bisa mengalahkan monster yang mustahil bisa dikalahkan meskipun seluruh ras melawannya, itu sangat keren. Aku pikir sayangku ini tidak akan bisa menjadi seperti itu.”


“Itu adalah hal yang mustahil untukku, selain itu mahluk legendaris itu adalah mahluk yang pernah meluluhlantahkan banyak sekali daratan pada zaman dahulu. Orang biasa sepertiku tidak akan bisa mengalahkannya.”


“Hmmm, tapi kenapa cerita yang ada dibuku itu mirip dengan kisah yang ditulis dibuku ini?”


“Ahh, kau tidak tau, ya.”


“Eh? Apa?”


“Kebanyakan buku cerita yang ada diperpustakaan ini adalah kisah nyata dari masa lalu.”


“Eh?!! Benarkah!? Jadi cerita yang aku baca diperpustakaan ini semuanya adalah kisah nyata?”


“Aku tidak bilang semua, tapi kebanyakan. Hmmm, memangnya buku apa yang kau baca saat berada diperpustakaan ini?”


“Semua buku cerita, karena aku tak menyukai buku tentang hal yang sulit dipahami aku lebih suka membaca buku cerita.”


“Ya, aku sudah duga hal itu. Kau orang yang tak suka dengan hal yang merepotkan, sama sepertiku tapi kau sedikitberbeda. Jika dalam hal membaca kau lebih suka buku dongeng ataupun kisah daripada buku yang mengandung pengetahuan.”


“Habisnya buku seperti itu membosankan, kepalaku sakit jika harus mengingat hal yang membosankan seperti itu. Buku cerita lebih bagus karena aku merasa bisa merasakan apa yang sebenarnya terjadi pada karakter utama yang ada dicerita itu.”


“Begitu.”


“Dan itu, aku paling suka dengan buku cerita putri di dunia lain.”


“Putri di dunia lain, ya.” Dia juga menyukai buku yang sama denganku, atau mungkin aku yang menyukai buku yang sama dengannya.


“Entah kenapa aku merasa sangat terharu, ceritanya mirip denganku tapi akhirnya putri itu bisa hidup bahagia dengan orang yang dicintainya.”


“Huh? Tunggu, kenapa ceritanya berbeda? Apa kau membaca buku yang sama dengan yang aku baca?”


“Berbeda? Kau juga membacanya? Oh ya, tunggu sebentar, aku akan mengambilnya.” Iona pergi dan tak berselang lama ia kembali sembari membawa sebuah buku. “Ini buku yang aku baca.”


Buku yang ia bawa memang sama persis dengan apa yang aku baca, tapi kenapa ceritanya jauh berbeda. “Iona, apa kau yakin buku itu yang kau baca?”


“Iya, aku sangat yakin. Selain itu ceritanya juga sangat bagus, diawal tidak ada yang menarik, tapi dipertengahan lelaki yang dicintai oleh sang putri mati. Itu mirip dengan keadaanku dulu, tapi setelah itu kehidupan mereka bahagia. Aku sangat senang jika bisa membaca cerita dengan akhir yang bahagia seperti itu, itu membuatku juga ikut bahagia.”


“B-begitu.” ‘Cerita yang aku baca terhenti saat karakter utamanya mati, tapi yang dibaca oleh Iona berlanjut, apa yang sebenarnya terjadi?’ Aku kebingungan dengan apa yang terjadi, meskipun begitu jika buku itu adalah sebuah alat sihir aku akan memaluminya, meskipun begitu Lucy juga membaca hal yang sama seperti yang aku baca, itu membuatnya semakin aneh.


“Ari, ada apa? Kau terlihat kebingungan?”


“T-tidak ada apa-apa, aku hanya sedikit terkejut saja dengan buku ini. Aku tak menyangka isinya akan seperti ini.”


“Iya, aku juga terkejut. Tapi, gadis dan ayah yang diceritakan disini siapa? Tidak ada penjelasan tentang mereka berdua didalam buku ini.”


“Kemungkinan pahlawan dari 500 tahun lalu.” Aku sudah mendengar ceritanya, dan kemungkinan pahlawan yang mengalahkan mahluk legendaris itu adalah Hiroaki, ayah dari pahlawan Shiori dan juga Arima.


“Begitu. Jika kakek pahlawan bisa bertahan hidup selama 500 tahun, pasti ayah dari pahlawan bisa hidup lebih lama dari itu.”


“M-maaf menggangu waktu romantis kalian berdua, tapi… D-diluar ada masalah.”


“Huh?” Aku berdiri dan berjalan melihat ke luar jendela. “Kawasan lembah naga, ya.” Kemungkinan kami sudah sampai di kawasan dimana ras naga berada, banyak naga yang terbang kesana kemari. “Karena tempat ini sudah dilapisi oleh pelindung seharusnya tidak akan jadi masalah.”


“Ari, ini menakutkan.”


“I-itu benar wakil komandan, meskipun aku sudah melihat naga Dravin sebelumnya tapi jika melihat naga sebanyak ini aku juga akan ketakutan.”


“Itu, benar aku juga ketakutan. Aku sudah terbiasa dengan Dravin tapi jika naganya sebanyak ini, selain itu Dravin itu baik hati dan tidak suka menggigit. Oleh karena itu dia tidak menyeramkan.”


“Jika dia suka mengigit kau pasti akan ada diperutnya.”


“Ari, lakukan sesuatu.”


“Itu benar wakil komandan, lakukan sesuatu.”


“Yang lain kemana?”


“Mereka semua sedang tertidur pulas.”


“Haaaa, ini sebenarnya merepotkan. Tapi ini adalah permintaan dari istri cantik dan manisku, aku tidak bisa menolaknya.”


“T-terimakasih.”


“Kalau begitu, aku akan pergi dulu sebentar. Setelah itu aku akan kembali.”


“Ya, hati-hati dijalan.”

__ADS_1


Aku terjun ke bawah, langsung menuju ke lembah naga.


Aku sudah sampai dilembah naga, dan dilangit banyak sekali naga yang beterbangan. “Apa ada semacam festival atau semacamnya, disini.” Saat aku ingin berjalan. “Ahhhh!! M-mengagetkan saja.” 1 naga berdiri tepat didepanku. “Aku tak tau kau mengerti ucapanku atau tidak, tapi naga muda yang sedang terbang itu menakuti istri dan juga bawahanku.”


“Aah, maaf jika itu terjadi. Setiap tahun kami selalu melakukan hal ini.”


“Kau bisa bicara?” Aku terkejut naganya ternyata bisa bicara.


“Hahaha, maaf membuatmu terkejut. Tapi hal ini selalu kami lakukan setiap tahunnya, karena beberapa hari kedepan biasanya kastil para pahlawan akan terbang melewati tempat ini.”


“Kalian tau tentang istana langit?”


“Sedari awal salah satu pahlawan meminta kami untuk membantunya dalam membuat kastil terbang, bisa dibilang ini adalah upacara yang dilakukan untuk membalas budi atas apa yang para pahlawan lakukan dulu pada ras kami.”


“Begitu, ya.” Aku membacanya, para pahlawan yang menyelamatkan sebuah ras dari kehancuran akibat serangan raja iblis tapi tak pernah ada yang tau ras apa yang diselamatkan oleh para pahlawan, dan ternyata itu adalah ras terkuat didunia ini. Bahkan ras terkuat juga menghormati para pahlawan, aku sungguh mengaguminya.


“Oh ya, jika kau tidak keberatan kau bisa ajak istri dan bawahanmu itu kepenjamuan kami mala mini.”


“Eh? Apa boleh?”


“Ya, sangat jarang sekali ada manusia yang datang kemari, selain itu selain para pahlawan tidak ada yang berani datang kemari, jadi ini adalah kesempatan yang sangat langkah.”


“B-begitu, jika tidak merepotkan aku terima tawaranmu.”


Dan entah kenapa aku kembali lagi ke istana langit setelah pembicaraan itu selesai. “Ari, kenapa naga itu masih beterbangan?”


“Hmmm, aku mendengar penjelasan dari salah satu naga, kalau istana langit ini akan secara otomatis berhenti disini selama beberapa hari untuk memulihkan diri dan itu terjadi setiap tahunnya. Lalu, setelah pengisian tenaga sudah selesai istana langit baru akan bergerak lagi.”


“Ehhh, yang benar saja.”


“Ya, aku juga baru tau. Selain itu yang membantu pembuatan istana langit ini adalah para naga. Istana langit ini sudah berjalan selama 1 tahun penuh jadi aku rasa istirahat selama beberapa hari tidak buruk juga.”


“Begitu.”


“Oh ya, salah satu dari mereka juga mengajak kita untuk hadir dalam festival yang mereka adakan nanti malam. Apa kalian mau ikut?”


“F-festival bersama naga?!”


“Ari, kau serius bilang seperti itu?”


“Hmmm, naga itu bicara ramah denganku jadi aku pikir kita akan baik-baik saja. Selain itu, aku akan melindungi kalian jika sampai sesuatu terjadi.”


“Yooo, aku sudah kembali.”


“Kau sudah kembali? Padahal belum beberapa jam.”


“Malasmu saja bisa mendapatkan 2 kerajaan, apalagi kalo lagi niat.”


“Abaikan hal itu, kalo tidak salah hari ini istana langit ini berhenti bergerak, ya.”


“Eh, kau mengetahuinya?”


“Aku lupa memberitahumu. Setiap tahunnya istana langit ini berhenti dilembah naga untuk mengisi energi sihir yang digunakan selama 1 tahun perjalanan, paling lama istana ini akan mengisi mungkin sekitar 5 hari setelah itu baru istana langit ini bisa melanjutkan perjalanan selam 1 tahun full sebelum akhirnya berhenti ditempat ini lagi.”


“Jika kau tau hal itu kenapa tidak memberitahuku lebih awal!!”


“Ya, aku pikir ini bukan hal yang penting. Selain itu, sketsa kasar tentang rute perjalanan yang akan ditempuh oleh istana lagit ini, sebenarnya aku menyonteknya dari salah satu buku pentunjuk istana langit.”


“Dasar kau itu.”


“Nah, aku baca kalau setiap pemberhentian disetiap tahunnya ras naga akan mengadakan festival yang akan berlangsung selama 1 minggu. Ayo kita pergi. Oh ya, jangan lupa dengan baju kalian, pakai baju yang bagus.”


“Hmmm, mungkin aku harus mencuci baju ini juga untuk dipakai nanti malam.”


“Ari, kau serius ingin menggunakan baju itu? Itu baju biasa yang sering kau gunakan, dan lagi sepertinya selama ini kau hanya menggunakan baju itu saja.”


“Jangan sembarangan, aku juga berganti pakaian lo.”


“Ahhh, pembicaraan lelaki. Ria, ayo pergi mencari baju untuk digunakan nanti malam.”


“Kita akan pergi?”


“Iya, selain itu mereka berdua juga terlihat bersemangat.”


“Heee, kau hanya menggunakan baju penganti saja waktu itu. Selain itu kau selalu menggunakan baju yang sama.”


“Aku juga menggunakan seragam akademi.”


“Itu sudah lama, kau tidak bisa mengungkitnya lagi. Pokoknya cepat cari baju lain jangan pakai baju itu!!”


Malam harinya.


Ruang tamu.


“Kenapa kau masih menggunakan pakaian itu!!”


“Ini lebih nyaman untukku, jangan kau memaksaku!!”

__ADS_1


“Haaa, kalian berdua sudahlah jangan berteriak seperti itu.”


“Putri, kenapa kau membiarkan suami bodohmu ini menggunakan pakaian biasa seperti itu.”


“Kau bilang aku bodoh, kau yang bodoh. Dasar maniak.”


“Kalian berdua, bisa diam tidak!!” Untuk pertama kalinya aku melihat Iona marah.


“M-maaf.”


“Kalian berdua duduk dilantai dan dengarkan aku.” Kami menuruti apa yang diaktakan olehnya. “Jangan sampai membuat malu. Ari, jika kau merasa nyaman dengan pakaian itu aku tidak akan memaksamu, dan untuk pangeran Lucy.”


“Y-ya.”


“Ria, tolong jaga pangeran Lucy agar tidak melakukan kecerobohan.”


“B-baik.”


“Prfff…”


“Hey, kau tertawa. Putri, a-aku tidak akan melakukan hal itu, sebaliknya aku yakin Ari yang akan melakukan kecerobohan jika tidak diawasi.”


“Aku yang akan mengawasi suamiku sendiri, jadi tidak perlu khawatir.”


“Prfff…” (Lucy)


“Hey, jangan tertawa, ini salahmu juga.”


“Aku hanya membalasmu.”


“Sialan kau.”


“Baiklah, Ari ayo berangkat.”


“Haaa, iya.”


Di lembah naga.


Setelah berjalan cukup jauh aku melihat sesuatu yang aneh disini. “Manusia? Tidak, mereka naga.” Para naga yang ada disini berubah bentuk menjadi manusia tapi ekor dan tanduk mereka masih ada. Selain itu ada banyak sekali toko yang buka disini, ini mengingatkanku dengan festival yang selalu aku rayakan setiap tahunnya.


“Ahh, anak muda kau datang.”


“Kau? Ahhh, naga yang tadi.”


“Aku kira kau sudah lupa.”


“Ya, jika ada orang lain yang menyapaku sudah pasti naga yang aku temui tadi.”


“Ari, siapa dia?”


“Ahhh, Iona dia adalah naga yang aku bicarakan.”


“Hooo, jadi dia istrimu, ya. Kau wanita yang sangat beruntung.”


“T-terimakasih.”


“Oh ya, jika boleh tau kenapa semua naga merubah penampilan mereka?”


“Awalnya semuanya tidak seperti ini, tapi sejak datangnya para pahlawan kemari mereka menciptakan festival ini dimana kami harus merubah bentuk kedalam bentuk manusia untuk menikmati festival. Ya, awalnya kami tidak begitu terbiasa tapi lama-lama kami mulai menyukainya. Kalau tidak salah, para pahlawan itu menyebut festival ini sebagai festival musim panas.”


“Ahhh, pantas saja aku merasa tidak asing dengan suasananya.”


“Kami selalu merayakannya setiap tahun, tepat saat pelindung di kastil langit menghilang dan bentuknya terlihat dari bawah.”


“Hmmm, jadi selama pengisian energi sihir pelindung dan juga sihir untuk menyembunyikan istana langit lenyap, ya. Dan selain sihir untuk melayang semuanya akan dinonaktifkan, begitu ya.” Ya, jika dipikir itu tidak aneh jika semua naga yang terbang tadi tidak ada yang menabrak istana langit.


“Karena malam ini adalah malam festival, sebaiknya kalian menikmati malam ini dengan penuh kebahagiaan. Festival selalu menghadirkan senyuman dan juga kebahagiaan bagi orang yang mendatanginya, itulah yang pahlawan pernah katakan. Dan entah kenapa hal ini sudah menjadi tradisi kami selama 500 tahun terakhir.”


“Begitu.”


“Jika ada siapapun yang datang kemari tanpa ada niat yang buruk, kami akan menyambutnya dengan hangat itu adalah hal yang selalu dikatakan oleh para pahlawan sebelumnya. Aku jadi mengingat masalalu itu, sangat menyenangkan bisa berlatih dan juga bermain bersama dengan para pahlawan itu.”


“Ari, lihat ada ikan emas disini.” (Iona)


“Lucy, ayo kesana ada sesuatu yang menarik perhatianku disana.” (Ria)


“Kak, ayo pergi kesana kelihatannya ada makanan yang enak.” (Marie)


“Putri, aku akan pergi melihat-lihat sebentar.” (Naila) Mereka semua pergi dengan urusannya masing-masing.


“Hahaha, kelihatannya teman-temanmu sangat menikmati festival ini.”


“Karena masalah yang sering muncul, festival yang seharusnya diadakan dikerajaan kami selalu batal. Mungkin itu alasan mereka merasa sangat senang, lagipula mereka sudah mengalami banyak hal yang sulit jadi sesekali menikmati hal seperti ini tidak buruk juga.”


“Ari, ayo kesana.” Iona menarik tanganku.


“M-maaf, aku akan menemuimu nanti untuk berbicara lebih banyak.”

__ADS_1


“Ya. Anak muda yang bersemangat, ini malam dimana semua orang membentuk dan memperkat cinta mereka. Pahlawan, bukankah hal seperti ini yang ingin kau wujudkan.”


__ADS_2