Rahasia Dua Hati

Rahasia Dua Hati
dia pemalu tan


__ADS_3

skip, dengan waktu, tempat dan keadaan yang berbeda


dengan waktu yang menunjukkan pukul 15:30 siang, kini lia, radit dan genta tengah duduk menunggu kedatangan sang ayah yang akan pulang dari kantor petang ini


"kamu sama siapa li?" tanya mma yang baru datang dari arah dapur dengan di ikuti oleh kesya di belakang nya


"akh, mma, kenalin ma, ini genta, orang yang pernah aku cerita in sama semuanya, ta, ini mma aku?" ucap nya memperkenal kan genta pada mma nya


"akh, gitu yach kha, assalamualaikum tante, aku genta, adik kelas nya kha lili?" sapa genta sambil berdiri dari duduk nya, meraih dan mencium punggung tangan mma dengan sopan


"waalaikum salam warahmatullah, akh, jadi ini yang namanya genta itu yach, tampan nyach" puji mma sambil tersenyum hangat


"akh, tante bisa aja, makasih tante, kha lili bilang, mma nya masak lebih hari ini, jadi beliau undang aku ke sini, makasih undangan nya tante?" ucap genta ramah


"akh, begitu kah, iya, tante memang sengaja undang kalian ke sini, sekalian syukuran pernikahan nya kha key besok, kamu juga datang yach?" ujar mma sambil terus tersenyum


"akh, insya Allah tan, tapi beneran nggk ppa kalo aku datang ke sini besok, nggk akan repotin gitu?" tanya genta tak enak hati


"ya nggk lah genta, orang tante sama om yang undang kok, jadi nggk ppa laah" jawab mma dengan lembut


"baiklah tante, insya Allah, besok aku datang" jawab genta seraya tersenyum tipis


"iya, ayo silahkan duduk?" ucap mma mulai duduk di sofa single di hadapan lia


"makasih tante?" ucap genta kemudian dan ikut mendudukkan diri nya di sofa samping radit


"assalamualaikum tante?" sapa radit sambil mencium punggung tangan mma dengan lembut


"waalaikum salam warahmatullah, adit, kamu juga di sini, tante kira kamu nggk datang, tapi syukur lah, tante senang kalo kamu bisa datang" jawab mma dengan senyuman khas nya

__ADS_1


"iya tante, tadi nya, adit ada sedikit urusan juga di pesantren, namun pada akhirnya, ibu ijinin juga, akh iya, tante apa kabar?" tanya radit ramah


"Alhamdulillah dit, seperti yang kamu lihat, tante baik, kami sendiri gimana?" jawab mma tak kalah ramah


"akh, syukur lah tante, Alhamdulillah, adit juga baik" jawab radit dengan senyuman tipis nya


"syukur lah jika seperti itu, tante senang mendengar nya" tutur mma


"iya tan, maaf tante, om aldi nya belum pulang yach?" tanya radit sambil melihat ke arah pintu utama


"heem, iya dit, tadi om aldi telpon, katanya hari ini pekerjaan sedikit menumpuk, jadi kemungkinan lembur" jawab mma


"akh, begitu kah, maaf tante, adit nggk tau?" tutur radit merasa bersalah


"nggk ppa naak, mungkin ba'da ashar nanti baru bisa pulang dit" jawab mma memberi tahu


"akh, gitu yach" jawab radit sambil menggaruk tengkuk nya yang tak gatal


beberapa menit sebelum nya, suasana hening seketika, hingga kini, lia pun angkat bicara berusaha mengusir keheningan yang melanda


"akh iya ta, kenalin, ini kha kesya, yang undang kamu sama yang lain juga" ucap nya memperkenal kan seseorang yang di rasa belum genta kenali


"akh, begitu kah khaa, assalamualaikum kha kesya, eh, tunggu kha, jadi, ini yang bakalan menikah, selamat yach kha, aku genta, adik kelas kesayangan nya kha lili" sapa genta berusaha akrab


"waalaikum salam genta, akh, jadi ini, adik kelas yang sempet kamu bicarakan itu sama kkk yach li, ganteng juga, pantas saja kamu ngotot sama kkk buat undang dia" ujar kesya bercanda


"akh, kkk apaan sich, bukan ta, bukan gitu, percaya lah, aku nggk ngotot buat undang kamu kok, aku nggk paksa keluarga aku buat gitu, kkk apaan sich, kok ngomong gitu" ujar nya mengalihkan pandangan ke arah kesya


"benar kha kesya?" tanya genta meminta kebenaran

__ADS_1


"hha, canda kok taa, biasa aja kali, eh dek, kamu mau ke mana?" tanya kesya saat melihat lia tengah melangkah ke arah dapur


"nggk penting aku mau ke mana" jawab nya jutek tanpa menoleh ke arah kesya yang bertanya


"huuh, dasar gampangan" ujar kesya


"kamu nggk boleh gitu akh, gitu gitu juga dia adik kamu, kamu juga sering usilin dia" ucap mma


"hhe, maaf ma, aku kan bentar lagi juga nggk tinggal di sini lagi, bakalan pindah, jadi biar aku puas puasin usilin dia dulu sebelum pisah" jawab kesya cengengesan


"akh iya, tante boleh tau nggk, lia, dia itu kalo di sekolah kek gimana sich, kok waktu itu kamu bisa bicara kalo lia itu beda saat di sekolah sama di rumah?" tanya mma sambil tersenyum hangat memandangi radit


"begini tante, ditta, di sekolah,,, menurut adit, dia terlihat ramah, lembut, sopan, itu terlihat dari pergerakan nya, dari mulai memelankan nada bicara nya dengan teman teman di sekolah nya, hingga menundukkan pandangan nya saat berpapasan langsung dengan laki laki, sekali pun itu adalah guru nya sendiri" tutur radit mulai menjelas kan sedikit nya tentang lia


"kalo menurut kamu gimana ta?" tanya mma sambil memandangi genta


"emmm, kalo aku sich kan nggk ada pendekatan dulu sama kha lili yach tan, aku ngerasa langsung akrab aja, tapi sejauh ini aku tau betul kha lili itu sebenar nya orang nya sangat pemalu dan pendiam tan" jawab genta


"assalamualaikum?" ucap seseorang yang tengah berdiri tegap di ambang pintu utama, membuat semuanya menoleh kan masing masing pandangan nya


"waalaikum salam warahmatullah, akh, ayah, baru pulang yah?" tanya mma seraya menghampiri dan menyambut hangat mencium tangan ayah yang baru pulang dari bekerja


"iya ma, maaf, tadi ada meeting, jadi ayah harus urus sedikit kelengkapan nya" jawab ayah setelah mencium kening mma


"nggk ppa ayah, tapi di dalam udah di tunggu sama teman nya lia yang ayah suruh lia ajak teman nya ke rumah" tutur mma sambil mengikuti langkah kaki ayah dengan mengambil alih tas kantor ayah


"akh, baiklah ma, tapi ayah kek nya mau bersih bersih dulu dech, soal nya udah lengket juga badan ayah, nggk ppa kan?" tanya ayah yang di respon anggukan oleh sang istri


_**Ketika Gus Jatuh Cinta_

__ADS_1


Alhamdulillah, saya bisa update lagi semua, makasih atas dukungan nya yach semua, akh iya, kira kira, pada setuju nggk nich, pengagum novel KGJC ini kalo kalian bisa langsung peluk novel ini di tangan kalian, alias kalo novel ini bisa segera terbit, hha, iya kalian benar, do'a kan kelancaran nya yach semua, saat ini sedang proses, semoga karya saya bisa di terima yach semua, gimana, kalian seneng nggk, author nya tanya hloo,, nggk mau jawab di kolom komentar,, setidak nya author butuh jawaban yach semua, dari persetujuan kalian, itu buat author seneng juga


Selasa, 7 Juni 2022**


__ADS_2