Rahasia Dua Hati

Rahasia Dua Hati
kesedihan lia


__ADS_3

masih dengan waktu, tempat, dan keadaan yang sama,,,


"eh, bentar yach, kkk tinggal dulu, sepertinya, mma sama ayah panggil kkk tuh, kkk ke sana dulu, kalian di sini aja yach" ucap sang kkk sebelum akhirnya pergi ke arah mma dan ayah yang menyuruh nya untuk mendekat


"iya kha, kita di sini kok, nggk ppa" jawab salsa sambil tersenyum simpul ke arah kesya


"eh li, bentar yach, aku kebelet, mau cari toilet dulu?" ucap salsa dengan menoleh ke arah lia di samping nya


",,,"


"li, kamu kenapa?" tanya salsa saat menyadari tidak ada tanggapan dari lia


kini salsa pun beralih menoleh dan mulai menatap lia di hadapan nya, kala menyadari sang sahabat terlihat termenung, lebih tepat nya lagi,,,


melamun


"li, lia, kamu kenapa, apa kamu sakit?" tanya salsa dengan menepuk pelan sahabat nya itu


dengan seketika, lia pun tersadar dari lamunan nya


"akh, i-iya sa, ada apa?" tutur nya dengan memandangi kembali sahabat yang hadir di hadapan nya


"kamu tuh, yang kenapa, dari tadi bengoong mulu, kek orang lagi ada masalah aja, ada masalah apa sich, coba cerita sama aku, siapa tau kan, aku bisa bantu?" tanya salsa panjang lebar


"hha, nggk ada kok, aku ngk lagi hadapin masalah, aku bakalan cerita sama kamu kalo aku lagi hadapin masalah, tapi sekarang, alhamdulillah, aku sedang merasa senang, mungkin aku merasa kecapean aja" ujar nya menenangkan sahabat nya


"akh iya, tadi kamu bicara apa, maaf, aku ngk denger?" tanya nya lagi berusaha mengalihkan pembicaraan nya

__ADS_1


"akh ywdh kalo gitu, ini, aku ke toilet bentar yach, cari dulu, siapa tau ada, aku kebelet banget soal nya?" ujar salsa sebelum akhirnya memilih untuk berdiri dan berlari


"iya, aku tunggu di sini yach, jan lama lama" ujar nya memandangi kepergian salsa dari hadapan nya


ia pun kembali termenung dengan kepala yang di tekuk, dan kaki yang di silangkan di tempat nya duduk


'kenapa, apa nenek ngk tau, soal ini, nek, lia ingin bertemu dengan nenek, nenek kapan ke sini lagi kumpul sama lia lagi kek dulu, lia kangen sama nenek, apa nnk punya cucu baru di sana, hingga buat nnk ngk pernah ada niatan untuk temuin lia di sini, lia kangen nnk, namun kenapa sekali nnk ke sini selalu saja sebentar, lia ingin segera bertemu dengan nnk, banyak hal yang ingin lia cerita kan pada nnk' batin lia di dalam larut nya lamunan nya


puk


tanpa di sadari, tepukan seseorang menyadar kan lia dari lamunan nya,


"nnk" sontak teriak lia saat sudah tersadar dari lamunan nya


"kamu kenapa li, kok kek nya, kamu sedich gitu, ada apa?" tanya rangga yang memang sengaja menghampiri lia dan duduk di samping nya


"maaf nggk" ucap nya


"kamu kenapa li, sepertinya, kamu sangat merasa sedich, ada apa?" tanya rangga mengulangi


"nggk ppa, memang nya, ada apa dengan ku, aku baik baik saja kok ngga" jawab nya masih mengelak


"kamu nggk usah mengelak lagi li, nggk akan mempan juga kalo sama aku, jujur sama aku, kamu kenapa, aku yakin, ada hal yang kamu sembunyiin dari kita semua kan?" tanya rangga di samping kiri lia


"akh,,, kamu ini,,, kamu bicara apasich ngga, aku ngk ngerti, dan,,, aku nggk ppa kok, aku baik baik aja" jawab lia dengan memandangi wajah rangga seketika agar rangga percaya


namun rangga tetap lah rangga, yang memang sudah mengenal lia lebih dekat dari orang lain, atau bahkan, orang sekitar nya

__ADS_1


"hmm ngk li, ini bukan lia yang aku kenal, lia yang aku kenal nggk seperti lia yang ada di hadapan ku sekarang, hatinya sangat lembut, dia tidak pernah memandangi hal, yang tidak selantas nya ia pandang, aku tau, kamu memandangi ku sejenak karna ingin meyakinkan ku kan, kamu tidak akan bisa membohongi ku lia, aku tau kok, kalo kamu sedang bersedich, jujur sama aku li, ada apa, kenapa kamu termenung di sini sendiri, padahal yang lain nya sedang bergurau ria di sana" ujar rangga dengan meyakin kan lia


"aku,,, aku hanya kecapean aja ngga, yach,,, hanya kecapean" jawab lia dengan mengalihkan pandangan nya ke samping kanan


"ngk ngk ngk ngk, wajah yang aku lihat ini, adalah wajah kesedihan, bukan kelelahan, jadi jujur sama aku, kamu kenapa, jika kamu sedang memghadapi masalah, bagi masalah mu dengan ku, setidak nya itu tidak akan membuat mu merasa terbebani, jangan biarkan ini terjadi pada diri kamu li" ujar rangga lembut dengan menghadap ke arah lia


'apa sebaiknya aku jujur terlebih dahulu pada nya yach?' batin nya


"kamu jujur aja sama aku nggk ppa, aku yakin, itu akan membuat mu merasa tenang, meski hanya sedikit, namun setidak nya, kamu membagi kesedihan mu dengan ku, apa kamu percaya pada ku li?" tutur rangga


"ehm, baiklah, aku akan jujur padamu ngga" jawab nya pada akhir nya


"iya, itu akan lebih baik untuk mu, dan aku akan menjadi pendengar yang baik untuk mu" jawab rangga dengan tersenyum


"aku,,, aku mempunyai nenek, beliau tinggal di bandung, dulu saat aku merasa bosan di rumah, aku selalu menemani nnk ku dan pergi ke bandung" tutur nya mulai menceritakan


"tapi sepertinya, aku belum pernah bertemu dengan nenek mu li, apa beliau sehat di sana?" tanya rangga mulai penasaran


"yach, nenek ku belum pernah ke sini lagi, bahkan bisa di katakan jarang ke sini, semenjak nenek ku mengantar kan aku pulang waktu itu, namun itu juga sangat lama, 3 tahun yach lalu, saat aku akan mengikuti acara kelulusan ku di sekolah dasar, entah lah, aku juga tidak tau gimana kabar beliau, aku merasa sangat ingin bertemu saat ini, di hari yang mungkin membahagia kan untuk ku dan keluarga ku ini, aku sedich, karna nnk ku tidak bisa hadir di sisi ku, apa nnk ku benar benar tidak ingin mengucap kan selamat atas kemenangan ku saat ini ngga?" tutur nya panjang lebar, dengan mata yang berkaca kaca


"aku harap kamu sabar yach li, aku tau kesedihan yang sedang ada di hati mu sekarang, namun kamu harus kuat demi mereka yang sangat bangga terhadap mu, lihat lah mereka, mereka sangat bangga mempunyai sosok insan seperti mu" tutur rangga menyemangati


"iya ngga, makasih" jawab nya dengan anggukan kepala nya, menerima baik saran dari rangga


**bersambung,,,


alhamdulillah semua, author bisa SU lagi, do'a in yach, semoga author nya bisa SU normal lagi, maaf, sekarang author nya jarang SU banget, di karnakan ada kesibukan lain di dunia nyata, nanti author kabari lagi jika semuanya sudah berjalan normal, terus semangati author buat tetap luangin waktu lagi untuk bisa SU semuanya, komen juga yach, agar semangat author nya bertambah, sampai jumpa di chap selanjutnya semuanya, salam hangat dari author

__ADS_1


rabu, 18 desember 2021**


__ADS_2