Rahasia Dua Hati

Rahasia Dua Hati
amanah pertama dari sang kkk


__ADS_3

pagi hari ini, lia sangat bersemangat, entah lah, author juga nggk tau itu karna apa, itu bia di lihat dari aktivitas pagi nya di dalam kamar, dia terlihat bangun lebih awal dari biasa nya pagi hari ini, dia terbangun pukul 03:00, dia mengambil air wudhu, kemudian, dia melakukan shalat di sepertiga malam nya


dia terlihat sangat fokus dalam shalat yang ia kerjakan, hingga kini ia berdo'a, memohon ampunan dan petunjuk, dari sang maha kuasa


dia mulai mengangkat kedua tangan nya, hingga akhirnya,,,


'*ya allah,,, ya tuhan ku,,, hamba kembali berserah, dan mengadu pada-MU, untuk kesekian kalinya, hamba datang, dan meminta pada-MU,,,'


'ya allah,,, yang maha pemurah, ampunilah dosa dosa hamba, mma, ayah, dan orang terdekat hamba yang hamba sayangi, terimalah amal ibadah kami,,, ya allah, lindungilah hamba serta mereka yang hamba sayangi ya allah, jauhkan lah kami, dari segala macam mara bahaya'


'ya allah,,, limpahkan rezeki mu kepada hamba serta orang orang yang hamba sayangi, jadi kanlah kami semua orang yang sukses dunia dan akhirat'


'ya allah, jika memang apa yang semua orang katakan kepada hamba memang benar, jika rangga adalah sosok yang terbaik bagi hamba, maka insya allah, hamba akan mengenal nya lebih dekat ya allah, tapi jika seandainya hamba dengan dia sudah dekat, maka lindungi lah hamba dari dosa yang besar ya allah, di usia hamba saat ini, hamba ingin dekat dengan-MU ya allah, tanpa hamba berbuat dosa apapun, lindungi hamba dari perbuatan keji yang bisa menimbulkan dosa bagi hamba ya allah, hamba memohon petunjuk-MU ya allah, tunjukkan lah jaran yang lurus bagi hamba-'


'rabbanaa aatinaa fiddunya hasanah, wafil akhirati hasanah, waqina azdaa bannar, amin amin ya allah ya rabbal alamin*'


setelah selesai ber do'a, ia pun mengusapkan kedua telapak tangan nya, pada wajah nya


setelah itu, ia pun segera membereskan alat shalat nya dan langsung menuju kamar mandi dan bersiap siap untuk berangkat sekolah


cukup lama ia di dalam kamar, untuk bersiap siap berangkat sekolah, hingga akhir nya, ia pun turun dan menyapa ayah dan mma yang sudah hadir di meja makan


"pagi yah, maa?" sapanya pada kedua orang tuanya itu


"hmmm, pagi sayang, gimana tidur kamu, nyenyak?" tanya sang ibu tengah mengoleskan selai di permukaan roti


"alhamdulillah ma, tidur lia nyenyak semalem, mma sama ayah gimana, nyenyak juga kan?" tanya nya seraya ikut mengambil roti tawar untuk sarapan nya pagi ini


"iya nak, mma ayah juga nyenyak semalem" jawab sang mma sambil menyajikan roti di hadapan ayah, saat sudah siap


"sayang, ujian kenaikan kelas kamu selesai, kapan pengumuman nya, ayah ingin tau?" tanya sang ayah seraya memakan roti di hadapan nya


"entah lah yah, lia juga belum tau pasti, tapi kenapa yah, ayah mau tau apa dari raport lia?" tanya nya bingung


"ayah mau tau aja hasil ujian kamu gimana, pasti anak ayah ini dapat peringkat" tutur sang ayah tersenyum

__ADS_1


"ayah bisa aja, tapi aku takut yah, kalo hasil nya di bawah rata rata gimana?" tanya nya


"nggk mungkin sayang, ayah yakin, putri kesayangan ayah ini sangat cerdas, kamu bisa membuat keluarga mu bangga pada mu" ucap sang ayah menyemangati


"aamiin, makasih yah, semoga aja aku bisa buat ayah dan mma bangga yach?" ucap nya tengah memakan roti isi selai nya


"iya sayang, oh iya li, ini, ayah udah buatin kamu sandwich, kamu bawa ke sekolah yach, buat makan siang kamu di sana, jangan lupa berbagi sama ketiga teman kamu" ucap sang ayah menyerahkan kotak makan kesukaan lia


"waah, makasih yach yah, lia seneng banget hari ini, iya, lia akan berbagi dengan teman lia" ucap nya menerima tempat makan dari ayah nya itu


"sayang, hari ini, kha adil yang antar kamu ke sekolah yach, ayah mau buru buru berangkat ke kantor, ada meeting dadakan, kkk kamu juga sebenar nya sama ayah mau ke luar kota siang ini, tapi kkk kamu ngeyel, pen anterin kamu sekolah dulu, katanya, mau ada yang di omongin" jelas sang ayah


lia yang mendengar penjelasan sang ayah pun kini terlihat sedikit syok, pasalnya lia tidak pernah jauh dengan keluarga nya, apalagi ayah dan kkk kesayagan nya


"ayah sama kha adil mau ke luar kota, berapa lama, apa itu urusan pekerjaan?" tanya nya bertubi tubi


"hmmmm iya sayang, ayah belum tau pasti sich, berapa lama di sana, entah lah, ayah juga harus urusin kerjaan ayah di sana, katanya juga, kkk kamu ada urusan juga di sana, jadi bisa barengan sama ayah" ujar sang ayah


"iya dech yah, tapi ayah juga jan lupa kabarin aku yach, kalo udah sampai tujuan?" tanya lia sedikit khawatir


"nanti kalo ayah berangkat, ayah hati hati yach, di jalan, ayah juga harus tau, aku akan kesepian tanpa ayah di samping ku" ucap nya memelan terkesan bergumam, namun masih di dengar, oleh sang ayah


"hmmmm anak ayah kok sedih sich ayah mau ke luar kota, tapi kamu tenang aja, ayah akan usahain buat cepet cepet selesaikan pekerjaan ayah di sana, hingga ayah bisa kembali lagi dan selalu ada di samping kamu" tutur nya menghampiri lia seraya memeluk erat, tubuh mungil anak nya itu


"iya yah, aku akan selalu menunggu kedatangan ayah di rumah ini" jawab nya membalas pelukan sang ayah


"deek, ayo, mobil nya sudah siap, kamu pamit sama mma sama ayah yach, kkk tunggu di luar?" tutur sang kkk melerai pelukan antara anak dan ayah itu


"baiklah kha, yah, ma, lia pamit sekolah dulu yach, hari ini, lia ada piket kelas, jadi harus agak pagi dari anggota kelas yang lain?" ucap nya menyalami tangan kedua orang tuanya bergantian


"iya sayang, kamu hati hati di jalan yach, semangat sekolah nya, jangan pikirkan hal yang membuatmu merasa khawatir, ayah akan baik baik saja" ucap sang ayah mencium kening sang anak


"iya yah, ma, lia pamit, assalamualaikum?" ucap nya seraya berjalan keluar rumah, dan mulai memasuki mobil sang kkk


di dalam mobil

__ADS_1


"deek, apa kkk boleh bertanya sesuatu sama kamu?" tanya sang kkk sebelum akhir nya menjalankan mobil nya


"iya kha, tanya aja, kkk mau tanya apa?" tutur nya menoleh pada sang kkk


"deek, kalo boleh tau, semalam, ilham bicara apa sama kamu?" tanya nya penasaran


"kkk lihat aku sama ilham semalam?" tanya nya sedikit syok


"iya, kkk lihat kamu duduk di ayunan depan rumah sama ilham, sepertinya, malam itu menjadi malam yang serius bagi kamu" ucap sang kkk


"nggk ada yang serius kok kha, apa kkk tau?" tanya nya balik


"jelas tau lah, orang dia tanyain kamu sama kkk waktu kkk di dapur ambil air minum" ucap sang kkk


"ooh, gitu, nggk ada yang serius kok kha, kkk tenang aja, nggk ada masalah kok" ucap nya menenangkan sang kkk "kata ayah, kkk sama ayah mau keluar kota yach kha?" tanya nya


"iya sayang, kenapa?" jawab nya dengan menoleh menatap sang adik di samping nya


"nggk ppa, aku hanya khawatir aja sama kkk juga sama ayah, terlebih aku belum terbiasa pisah sama kkk apalagi ayah, itu terlalu sulit bagiku" ucap nya


"nggk ppa li, kkk sama ayah itu sama sama laki laki, insya allah, kita bisa jaga diri kita baik baik kok, kamu juga jaga diri di sini yach, kkk percayakan kha zahra sama kamu, kamu harus temani kha zahra, buatin susu untuk ibu hamil juga, dia akan sedikit manja, karna hormon kehamilan nya, kkk harap, kamu bisa dampingin dia yach?" ucap sang kkk mempercayai sang adik


"iya kha, insya allah, lia akan berusaha buat jagain kha zahra,kha zahra kan kkk lia juga" jawab nya


"iya, kkk percayakan semua itu sama kamu yach li?" sambung sang kkk


"iya kha, aku akan menjaga amanah pertama kkk padaku, aku akan membuat kha zahra senang, aku akan berusaha buat meluangkan waktu ku untuk bersama dengan kha zahra" ucap nya


"makasih sayang" ucap sang kkk pada akhir nya


**tbc,,,


alhamdulillah, bisa SU lagi semua, maaf, kalo ceritanya nggk jelas, tinggalkan jejak kalian yach guys, author usahain biar SU nya cepet lagi


sampai jumpa di chapter selanjut nya all

__ADS_1


rabu, 13 oktober 2021**


__ADS_2