
skip, dengan waktu, tempat dan keadaan yang berbeda
istirahat kedua ini, sesuai dengan penuturan awal nya pada bu indri, kini siang ini, lia, radit dan juga genta tengah duduk manis di ruang guru, dengan bu indri dan juga bu febri tentu nya
"lia, bagaimana, apakah keluarga mu mengijinkan mu mengikuti olimpiade sastra Indonesia nanti?" tanya bu indri yang memang tidak sabar dengan jawaban dari keluarga siswi nya ini
"Alhamdulillah bu, kedua orang tua saya mengijinkan dan mendukung saya dalam hal ini" jawab nya dengan menunduk malu
"syukur lah jika seperti itu li, ibu tunjuk kamu karna ibu yakin, kamu adalah anak yang berprestasi, kamu akan bisa menyelesaikan soal soal nya" ucap bu indri sambil memuji lia
"Aamiin Allah humma aamiinn, sebelum nya, terima kasih atas kepercayaan nya bu, insya Allah, lia akan terus berusaha, agar lia tidak mengecewakan semuanya" jawab nya rendah hati
"iya li, semoga saja yach, ibu yakin itu?" tutur bu indri terjeda sebentar "namun,,," ucapan bu indri kemudian menggantung
"kenapa bu, apa ada hal lain?" tanya nya yang merasa ada sedikit masalah
"begini lia, selain program olimpiade sastra Indonesia ini juga, sekolah kita juga akan mengikuti lomba pidato, dan juga BTQ tilawah Al-Qur'an bagi yang berkenan mengikuti, apa kamu berkenan mengikuti nya, ibu lihat, daya ingat kamu juga sangat tinggi, dan ibu juga yakin, suara mu sangat lembut kala melantunkan ayat Al Qur'an li, ibu dan pihak sekolah juga sangat berharap lebih agar kamu bisa ikut serta dalam lomba lomba ini?" tutur bu indri mulai menjelaskan,
mendengar penuturan sang guru, kini berhasil membuat nya mendongakkan kepala nya dengan perlahan, namun masih dengan tatapan yang mengarah pada lantai yang beralaskan keramik itu
"emm, maaf bu, jika saya boleh tau, kenapa ibu bisa menunjuk saya, bukan nya saya tidak ingin, namun ragu masih menyelimuti hati saya dengan ini, saya,,," tutur nya lembut "juga dengan suara saya, sangat tidak mengenakkan jika di dengar, saya tidak yakin untuk ikut kedua lomba ini" lanjut nya menunduk
__ADS_1
"ibu mengerti dengan apa yang kamu mksd li, mungkin untuk BTQ kamu masih ada waktu untuk berlatih, tapi, waktu kita tidak banyak, sekolah lain sudah siap menuju sekolah kita, karna memang olimpiade dan lomba ini akan di selenggarakan di sekolah kita ini, ini keputusan mendadak, jika kamu mau, ibu bisa kasih kamu lembaran teks yang akan kamu utarakan kelak, dan besok, kita mulai pelatihan dengan pak hamish yang mengajarkan kamu" ucap bu indri pada inti nya
"maaf bu, tapi saya,,, harus meminta ijin terlebih dahulu kepada keluarga saya dengan ini, namun jujur, saya masih ragu, apa saya bisa, tidak bisa di pungkiri lagi, ini adalah pengalaman pertama bagi saya bu, dan saya harus mempersiapkan diri saya matang matang" jawab nya kembali tertunduk
"baiklah, ibu tunggu jawaban kamu di LINE malam ini, akh iya, ibu hampir lupa, untuk laki laki, kalian ikut lomba adzan yach, kumandangkan adzan dengan baik, bukan begitu Bu febri?" tutur bu indri seraya menoleh meminta persetujuan dari bu febri
"hmm iya, kalian berdua harus ikut di sini, wajib, kalia bisa berlatih sendiri kalo adzan, tapi minta bimbingan pak Hamish juga bisa, mungkin besok, jika lia menyanggupi nya, besok belajar bersama lia juga" jawab bu febri "kalian mengerti?" lanjut bu febri
"mmm, maaf bu, seperti nya, saya juga harus meminta izin juga terlebih dahulu kepada keluarga saya di bandung, jika saya mendapatkan izin, insya Allah, saya akan datang besok" tutur radit dengan sopan
"akh baiklah, seperti nya kalian sangat penurut yach, kompak dech, gimana dengan kamu genta, apa kamu siap untuk besok?" tanya bu febri dengan melihat ke arah genta
"emm, saya,,, saya juga harus meminta izin terlebih dahulu terhadap nenek saya bu" jawab genta sambil menunduk santun
"baik bu" jawab ketiga nya bersamaan
skip, setelah semuanya bubar, kini radit pun memilih untuk mengajak lia dan,,, genta ke kantin karna melihat suasana hati lia seperti nya sedang tidak sebaik biasanya
ketiganya terlihat duduk di salah satu kelompok kursi di kantin
"ditta, tenang lah, kamu bisa pikirkan ini baik baik, aku tau, mungkin ini keputusan yang cukup berat untuk mu" ucap radit sambil tersenyum hangat meski tidak terlihat oleh lia sendiri
__ADS_1
"tapi kha radit, ini benar benar keputusan yang sangat berat untuk ku, jika boleh aku minta saran, bagaimana menurut kha radit perihal keputusan yang akan aku pilih, dan kamu juga genta?" tanya nya
"ehm, menurut ku, tidak masalah jika kamu akan mengikuti ini, namun tetap, keputusan, ada di tangan mu dan keluarga mu, tapi apapun keputusan mu, aku akan selalu mendukung mu" jawab radit dengan tatapan sendu nya
"lalu, bagaimana menurut mu genta?" tutur nya menoleh ke arah genta dengan tundukan
"menurut ku, seperti nya bagus juga jika kha lili ikut tilawah Al-Qur'an ini, karna jujur, mendengar penuturan kha lili yang lembut saja,,, itu sudah membuat ku cukup yakin, jika suara kha lili ini merdu dan lembut, apa yang di katakan bu indri, namun kha lili juga harus meminta pendapat dari keluarga kha lili jika memang kkk ingin mendengarkan saran dari ku" jawab genta dengan nada merayu namun sangat serius
mendengar penuturan sang adik kelas, membuat nya sangat terkejut dan tersipu "hmm, kamu bisa aja ta, biasa aja kali, nggk perlu kamu lebih lebih kan" tutur nya
berlawanan dengan lia, kini mendengar jawaban dari genta sangat membuat radit sedikit jengkel "kamu bicara apa genta, orang sedang serius juga kamu malah bercanda" ujar radit terdengar sedikit ketus
"aku juga serius kha radit, suara kha lili itu sangat lembut, aku berkata jujur kha" jawab genta dengan lembut dan tenang
"kalian benar, apapun keputusan ku, aku harus meminta izin dari keluarga ku, namun, kenapa rasa nya aku ragu untuk mengikuti ini" ucap nya tertunduk dalam
"sudah lah taa, tidak perlu kamu pikirkan itu, kamu hanya perlu waktu untuk berlatih, jika keluarga mu benar benar memberikan izin pada mu" ucap radit kembali menenangkan lia di hadapan nya
_**Ketika Gus Jatuh Cinta_
Alhamdulillah semua, author nya bisa update lagi, terus nantikan kelanjutan ceritanya yach semua, maaf jika author nya baru bisa update, selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan semua
__ADS_1
salam hangat dari author
Sabtu, 9 April 2022**