
malam ini, lia sedang duduk di tengah tempat tidur nya, dengan memegangi dan memainkan ponsel nya, waktu sudah menunjukkan pukul 20:30, sebenar nya biasa nya ia selalu berkumpul dengan keluarga nya terlebih dahulu sebelum beristirahat, namun entah lah, malam ini, adalah malam yang cukup sunyi bagi nya, semuanya memutus kan untuk kembali ke kamar nya masing masing, dan jangan lupakan mereka yang masih bersikap dingin dengan nya, entah lah, dia juga bingung, namun ia tidak sampai berpikiran negatif, mungkin semuanya lelah dengan aktivitas masing masing
"hai lia?" sapa vano di dalam ruang chat
"oh, hai, kamu vano kan?"
"kok kamu tau kalo ini aku sich?"
"tau lah, orang bio nya juga nama kamu"
"eh iya aku lupa, iya yah, malam ini, sesuai dengan apa yang aku katakan tadi siang, boleh nggk, kalo aku curhat sama kamu?"
"boleh, curhat apa?"
"tapi,, kok aku ragu yach? 😊"
"ya itu si' terserah kamu, tapi kalo kamu mau, aku nggk bakalan kasih tau siapa pun kok"
"akh, ywdh, aku mau dech, cerita sama kamu, aku percaya sama kamu"
"iya"
"ada seseorang, yang ku suka"
"begitu kah, jadi temen dadakan aku ini udah jatuh cinta?"
"yaach, begitu lah, tapi,,,"
"tapi kenapa?"
"aku dekat dengan nya, tapi,,, kita sangat jauh, bahkan untuk saling memiliki pun seperti nya akan sulit"
"kenapa begitu?"
"entah lah, aku merasa begitu aja"
"apa dia satu sekolah sama kita, siapa, apa aku mengenal nya?"
"ehm, aku nggk bisa cerita kalo soal itu, maaf"
"nggk ppa, tapi,,, kalo kamu suka, ya kejar dong, jangan nyerah dulu"
"hmm,,, begitu kah? 🥺, jadi terharu nich, baca nya"
"perjuangin dia yang pantas kamu perjuangin, maaf, mungkin aku sedikit berlebihan, tapi, setidak nya perjuangan kamu harus terlihat jelas di mata nya"
"emm,,, begitu kah, kalo gitu, kamu,,, mau aku perjuangin? 😘"
"enggak,,, mksd aku,,, kenapa aku, ya orang yang kamu suka laah"
"kamu orang nya li, aku suka sama kamu"
"akh, haha, lucu juga bercanda nya"
"tapi aku serius lia, aku nggk bercanda, aku memang suka sama kamu, tapi aku nggk pernah tau perasaan kamu ke aku gimana"
"kamu mau nggk, jadi crush aku?"
"emm, gimana yach, kamu beneran?"
"iya, buat apa aku boong?"
"emm,,, kamu boleh kok"
"boleh apa? 🙃🙃"
__ADS_1
"boleh jadiin aku jadi crush kamu"
"serius? 🥺"
"iyaa, itu juga kalo kamu mau"
"mau kok, makasih my first love 😘😘"
"ihh, apaan sich, biasa aja kali"
"hmm, aku seneng tau nggk, sampai jungkir balik di kasur wkwk"
"emm,, bisa aja"
"mau aku liatin nggk, kita vc sekarang yach, kamu angkat"
"nggk dech"
"kenapa?"
"nggk ppa"
"ywdh, besok mau sekolah nggk, biar aku yang jemput 😘😘?"
"astaghfirullah vano, emot nya jan berlebihan gituu"
"hhe, iya iya maaf, soal nya kelewat seneng 😘 eh, kalo itu kepencet 😁😁"
"bener?"
"iya, besok sekolah nggk?"
"sekolah, tapi nggk perlu kamu jemput, soal nya aku di anterin"
"boleh insya Allah, tapi mau apa?"
"pen terbang sama kamu"
"ada ada aja, mana bisa terbang"
"bisa kok, bukti nya sekarang hati aku lagi terbang cuma baca pesan dari kamu doang wkwk"
"ih, nggk akh, aku nggk mau ketemu sama kamu"
"hlo, kenapa?"
"malu"
"idih, kenapa harus malu sich, kan udah crush"
"nggk ppa, malu aja kalo ketemu"
"akh, ywdh dech, aku nggk paksa kok, tapi,,,"
"tapi apa?"
"semoga semesta selalu mempertemukan kita yach?"
"dih, puitis banget"
"ih, biarin dung, orang sama crush sendiri kok"
"iya in aja dech"
"ywdh, udah malem, kamu tidur, jan gadang, nggk baik hlo"
__ADS_1
"iya"
setelah keluar dari ruang chat nya dengan vano, kini ponsel nya pun kembali berdering, ia pun melihat nya, dan terlihat lah ada beberapa pesan yang di kirim dari radit
"assalamualaikum ditta?"
"waalaikum salam warahmatullah"
"lagi apa, aku ganggu nggk?"
"lagi duduk aja kha, nggk ganggu kok"
"syukur lah jika aku tidak mengganggu mu"
"iya, ada apa kha?"
"udah makan belum?"
"Alhamdulillah udah kha, kenapa?"
"syukur lah jika sudah, nggk ppa, aku cuman khawatir aja sama kamu, takut nya kejadian tadi siang terulang lagi"
"nggk kok kha, aku udah makan sekarang"
"iya,,, akh iya, besok kamu sekolah nggk?"
"sekolah, kenapa?"
"nggk ppa, duduk nya samping aku dulu aja yach, soal nya aku takut rani bilang apa apa sama kamu?"
"kha radit lupa yach, kita kan udah nggk satu kelas, tapi, aku bisa jaga diri kok, rani nggk bakalan bilang apa apa lagi sama aku, percaya dech"
"akh, iya aku lupa, maaf?"
"nggk ppa kha"
"besok bisa ketemu aku nggk?"
"buat apa?"
"ehm,,, ada hal penting yang harus aku tanya kan sama kamu?"
"di mana?"
"di atas gedung sekolah (rooftoof)"
"emm,,, insya Allah yach kha"
"iya, biar nanti besok aku yang jemput kamu di kelas"
"boleh"
"ywdh, udah dulu yach, udah larut juga, kamu segera lah tidur"
"iya kha"
"assalamualaikum?"
"waalaikum salam warahmatullah"
setelah keluar dari ruang chat nya dengan radit, ia pun lebih memilih untuk tidur segera, sebenar nya hati nya sangat merasa heran, pasal nya group chat nya bersama dengan teman teman di sekolah nya tidak ada kabar, hanya chat terakhir, itu pun beberapa hari lalu, tidak ingin berpikiran negatif, dia pun memutus kan untuk benar benar tertidur
**Alhamdulillah, bisa update lagi semua, maaf kalo makin ke sini alur nya makin nggk jelas yach, makasih yang udah setia di novel ini, do'a kan segera terbit di bulan yang akan datang, salam hangat dari author
Senin, 27 Juni 2022**
__ADS_1