Rahasia Dua Hati

Rahasia Dua Hati
mengenal lia


__ADS_3

masih dengan waktu, tempat dan keadaa yang sama, kini lia pun semakin mundur, kala melihat verry semakin mendekati nya


saat satu langkah lagi verry tepat di hadapan lia tanpa jarak, kini tiba tiba,,,


"kalian berdua sedang apa?" tanya zahra yang tiba tiba datang dengan rasa penasaran nya


mendengar hal itu pun, kini verry pun mulai tersadar dan kembali duduk di kursi semula


"akh, nggk ada apa apa kok kha, barusan, verry hanya mau pinjam ponselnya lia saja, tapi nggk di kasih juga" jawab verry tenang


"benar seperti itu li?"


"emm iya kha, lagian kha verry nya aja yang usil"


"bukan gitu mksd kkk li, kkk hanya ingin meminjam ponsel mu saja, lagian, apa sich yang ada di dalamnya, bikin kkk penasaran aja?"


"lia bilang bukan apa apa ya bukan apa apa kha, kenapa sich?


"kkk kan penasaran"


udah ih kalian itu yach, sekali nya ketemu nggk akur gini, ry, kamu ngalah dong, sama adik kamu"


"wlee"


"dan lia, apa yang ada di ponsel kamu itu, kenapa kkk kamu bisa sepenasaran itu sama isi dari ponsel kamu?"


"emm, nggk ada kha, hanya kabar dari teman saja"


"akh gitu, tapi kenapa kamu nggk mau kasih tau aja sama verry?"


nggk lah kha, kha zahra ini gimana si' aku nggk mau kalo kha verry lakuin apa apa"


"jawaban mu sangatlah tidak masuk akal lia"

__ADS_1


tiba tiba kesya datang dengan penampilan santai nya, dan duduk di samping zahra


"ini ada apa sich, kok ribut ribut?" tanya nya dengan wajah penasaran nya sambil menoleh sang adik, pemeran utama keributan kecil ini


"ini nich, katanya verry mau meminjam ponsel lia, tapi lia nya nggk mau kasih pinjam" yang di tatap sang adik, namun yang menjelaskan kejadian nya sang kkk ipar


"apa itu benar li, kenapa gitu?" tanya nya lagi dengan meminta lia yang menjelaskan semuanya


"huuh, kha verry sangat amat penasaran dengan apa yang ada di dalam ponsel lia ini, tapi lia nggk mau memperlihatkannya pada kha verry" ucap sang adik dengan hela'an nafas panjang nya


"memang apa isinya, kenapa kamu kek sembunyiin gitu, ada apa, jangan jangan kamu pacaran yach di belakang kita semua?" tuduh nya dengan asal bicara


"ish, kkk jan ngasal bicara dech, mana ada aku pacaran di belakang kalian, jangan kan pacaran, tatap lawan jenis aja aku nggk mau" jawab sang adik dengan ketus


"hlo, kok nggk mau?" tanya nya lagi


"duuh, kkk ini gimana sich, ya aku nggk mau lah, lakuin hal yang menimbulkan perbuatan dosa bagi ku, gitu aja nggk tau" jawab sang adik dengan cuek nya


"bukan apa apa, hanya kabar dari teman sekolah, kenapa juga kkk ikut merasa penasaran dengan apa yang ada di dalam ponsel lia ini sich?" ucap sang adik sinis


"ya jelas kkk akan ikut penasaran lah dek, orang kamu yang di tanya nya aja keliatan banget kek gugup, gitu aja nggk tau, bahkan nggk sadar" jawab nya tak kalah sinis


"huuh, serah kkk aja dech, yang penting kkk bahagia, bay" ucap lia pada akhirnya dan pergi meninggalkan ke empat orang itu di ruang makan


"li, kamu mau ke mana?" tanya zahra yang melihat kepergian sang adik iparnya


"mau ke luar dulu kha, cuman bentar kok nanti aku ke sini lagi, insya Allah, assalamualaikum?" ucap nya dengan perubahan sikap nya pada zahra


melihat perubahan pada diri lia, kini verry dan rendra pun merasa sedikit tidak percaya, atau bisa di bilang, heran dan mulai bertanya pada tunangan nya itu


"ehm, sya, apa aku boleh bertanya sesuatu?" tanya nya dengan lembut


"boleh, perihal apa?" jawab kesya yang juga merasa penasaran dengan apa yang kan verry tanyakan pada nya

__ADS_1


"perihal lia" jawab nya seadanya, membuat kesya mengangguk mengerti


"katakan lah, ada apa dengan dia?" tanya kesya dengan sedikit kemalasan, saat tau, tunangan nya itu menanyakan adik nya


"kenapa, sikap nya pada kha zahra jauh berbeda dengan sikap nya pada mu, mksd ku, jika sama kamu dia selalu bersikap biasa saja, bahkan tersenyum pun seperti nya enggan, namun pada kha zahra sangat lembut, terkesan hangat dan sopan, sikap nya berubah 180° padamu dan kha zahra?" tanya nya panjang lebar


"huuh, sudah ku duga kamu pasti akan menanyakan hal ini" jawab kesya dengan hela'an nafas nya


"ry, lia itu, anak nya memang seperti itu, kamu pasti akan berfikir yang kkk kandung nya lia itu kesya, dan kkk hanya kkk ipar nya, namun kalian yang belum tau pasti suasana keluarga kami pasti merasa aneh, pasalnya lia ini lebih akrab dengan kkk ipar nya di banding kkk kandung nya sendiri kan?" tanya zahra panjang lebar


"hem, yang di katakan kha zahra benar, tapi kenapa?" jawab nya yang masih merasa penasaran


"itu adalah hal biasa di keluarga kita, karna kesya yang selalu usil dengan lia, membuatnya selalu membantah dan menjawab apapun perkataan nya, karna memang kesya selalu membuatnya jengkel" ... "namun berbeda dengan kkk, setiap dia ada masalah, atau keluhan, dia selalu saja bercerita pada kkk, dan kkk, juga merespon baik dengan apa yang selalu lia katakan, semua nasihat kkk dan kha adil, yaitu suami kkk sendiri, selalu di dengar nya" ucap zahra menjelaskan


"tapi,,," kali ini kesya yang berbicara, membuat ketiga nya memandangi nya


"mmmm, sikap aku mungkin bisa selalu usik atau bahkan buat lia jengkel, tapi dengan cara itu lah aku menyayangi adik ku, bahkan mungkin sebalik nya" ucap kesya


"mksd kamu?" tanya nya lagi masih belum mengerti, kemana arah pembicaraan kesya


"mksd nya, kesya selalu usik ketenangan lia itu, ada alasan nya, seperti,,, ingin selalu melihat lia tertawa, mungkin, meski pun pada dasar nya lia cukup dingin di mata kalian, tapi kalo sama kesya, dia selalu manja', bukan apa, tapi itu hanya membuat keduanya semakin dekat, dan lia, mungkin dia ingin di perhatikan" jawab zahra


"akh, begitu yach, aku kira, pernah ada kendala yang dihadapi oleh lia dan kesya yang membut keduanya harus menjaga jarak, seperti bermusuhan" ucap nya


"bukan, itu hanya masalah biasa, kamu tenang aja, aku nggk mungkin memusuhi adik ku sendiri" jawab kesya


**bersambung,,,


Alhamdulillah semua author nya bisa SU lagi, terus nantikan kelanjutan ceritanya yach semua, sampai jumpa di episode selanjut nya, jan lupa tinggalkan jejak


salam hangat dari author


Kamis, 20 Januari 2022**

__ADS_1


__ADS_2