
masih dalam waktu, tempat dan keadaan yang sama
"akh, gitu yach, aku kira sudah ada persiapan dari jauh hari, eh tapi kalo gitu, kamu juga pasti ikut kecapean dong ta, apalagi denger acara nya semendadak itu?" ujar radit
kini lia pun tengah tersenyum mendengar perkataan radit sang kkk kelas yang dia pikir itu adalah perhatian, dia merasa sedikit senang, namun dia juga segera menepis pikiran senang itu, karna ia tau, mitha lebih mencintai radit, namun dia hanya mengagumi nya saja
"ehm, kalo boleh jujur sich kha, aku juga sedikit cape, sama kabar ini, terlebih aku yang harus kesana kemari untuk mengurus nya juga, tapi aku juga senang, karna setidak nya, kha kesya telah menemukan sosok yang bisa membimbing nya" jawab nya
"kalo kamu gimana?" tanya radit bergurau
"gimana apanya mksd kha radit?" tanya nya yang masih belum faham, arah pembicaraan radit
"kamu gimana, udah nemu yang cocok belum, buat temenin hidup kamu, seperti apa yang kamu bilang sama kha kesya?" ucap radit memperjelas
"akh, aku kira apa kha, yaa, aku gimana yach, aku sich pen nya kejar karir dulu, belum mau lanjutin hubungan kha, aku nya pen lanjutin pendidikan dulu, masih banyak juga keinginan yang ingin ku capai, sebelum akhirnya aku benar benar menjadi milik seseorang" jawab nya
mendengar jawaban seperti itu dari ditta, kini radit pun merasa semakin mengagumi ditta-nya itu, hal itu pun bisa terlihat saat seperti ini, dia tengah tersenyum di sebrang panggilan, namun seketika, raut wajah nya biasa kembali menginat sesuatu
"kalo rangga gimana?" tanya radit ragu ragu
"akh rangga, aku nggk tau kha, sepertinya aku juga mulai merasa sedikit nyaman sama dia, namun aku juga tidak mau larut dalam kesenangan yang pada akhirnya akan membuatku berzina juga" jawab nya yang membuat radit semakin kagum pada sosok ditta ini
"ditta, saat kelas delapan nanti, kamu di kelas mana?" tanya radit yang memang sudah mengetahui dan hanya ingin memastikan saja
"aku di kelas 8d kha, sama tya rani dan salsa juga, kita masih utuh, kalo kha radit gimana?" tanya yang
"huuh, aku di kelas 8h ta, sama mitha, sebenar nya aku nggk mau jauh jauh dari kamu, soal nya kan takut nya susah cerita sama ketemu juga, mana kemaren juga udah pilih eskul masing masing lagi, makin sibuk juga, kemungkinan nggk ada waktu buat ketemu sama cerita sama kamu ta" ujar radit dengan kecewa nya
__ADS_1
"udah khaa, kha radit tenang aja yach, udah jalan nya harus kek gini kok, kha radit juga bisa kan, cerita sama mitha?" tutur nya lembut
"nggk ta, aku nggk mungkin mau cerita sama mitha, aku baru kenal sama dia, aku mau nya sama kamu, gimana dong?" tanya radit
"emm yaa, terserah kha radit aja, kalo itu yang kha radit mau, aku juga nggk bakalan paksain kha radit kok" jawab nya
"iya ditta, meski kita bakalan beda kelas, tapi jika suatu saat nanti aku pen cerita sama kamu boleh yach ta?" tanya radit dengan kecewa nya tak bisa di tutupi lagi
"kenapa kha radit sepertinya tidak mau pisah kelas sama aku, padahalkan yang sahabat masa kecil nya kha radit rani, bukan aku, tapi kok, ini beda yach?" tanya nya mulai heran
"ditta, dengerin aku baik baik, aku sama rani, nggk ada hubungan apa apa, aku sama dia hanya teman masa kecil, bukan sahabat, kamu tau, kamu adalah sahabat pertama aku, aku nggk pernah punya sahabat yang satu angkatan sama aku, jadi aku sama dia nggk ada apa apa, faham?" jawab radit menahan sedikit amarah nya
mendengar penuturan radit, kini lia pun menyeringai, dan tersenyum smirk di balik niqab nya, mungkin ia tengah memikirkan sesuatu sambil terkekeh, namun tidak di ketahui oleh radit sendiri, dan mulai bertanya kembali pada radit
"hhhh, kenapa kha radit kek nggk mau gitu aku bahas soal rani, kek nya juga rani suka tuh, sama kha radit?" tanya nya yang beralih menggoda radit
"hhi, kha radit lucu dech, tapi kalo misalkan rani beneran suka sama kha radit mau yach, aku deketin kalian?" ejek nya lagi
"ditta, aku bilang sudah cukup, ini nggk lucu karna ini bukan lelucon yang bisa buat orang lain tersenyum, aku nggk suka yach, kamu terus bicarakan soal ini" ucap radit yang memang menyadarkan lia jika dia sudah membuat radit benar benar jengkel
"hhh, gimana rasanya kha?" ucap nya mulai nada dingin dan cuek nya
"gimana rasanya apa mksd kamu?" tanya radit yang juga sedikit cuek, tapi juga penasaran apa mksd dari pertanyaan lia
"mksd ku gimana rasanya, saat kita di paksa untuk melakukan hal, yang bahkan sama sekali tidak kita harap kan?" tanya nya lanjut, masih dengan nada dingin nya
mendengar pertanyaan lia, radit pun mulai mengerti arah pembicaraan lia, hingga kini ia pun mulai tersadar, ke mana tujuan pembicaraan lia ini, ia pun mulai merasa bersalah kembali
__ADS_1
"maaf ditta, aku benar benar tidak sengaja waktu itu, jujur, aku hanya ingin membuat mu tertawa saat setelah aku melihat kamu seperti seseorang yang tengah menghadapi masalah, aku kira itu akan membuatmu tertawa, namun tidak" jawab radit panjang lebar
"mudah kha, kalo pen buat aku tertawa" jawab nya yang juga mulai dengan nada serius nya
"apa?" tanya radit juga serius
"jika kha radit ingin selalu melihat ku tertawa, itu mudah, kha radit cukup menjadi kha radit yang aku kenal, dengan selalu menjadi diri sendiri, jangan pernah menyerah, itu yang pertama, yang kedua, jika kha radit ingin membuatku tertawa, aku ini orang nya sederhana, aku bisa tertawa hanya karna hal kecil" jawab nya
"contoh nya ditta?" tanya radit yang semakin penasaran
"contoh nya hal yang biasa saja, aku selalu tertawa, saat mendengar kata yang mengandung unsur humoris" jawab nya lagi
"akh, baiklah, suatu hari aku akan mencobanya" jawab radit
"kha, sudah malam, aku tutup telpon nya yach, assalamualaikum?" ucap nya pada akhir nya
"iya ditta, selamat malam, mimpi indah, waalaikum salam warahmatullah" jawab radit dengan tersenyum di sebrang telpon
setelah sambungan telpon terputus, kini lia pun akhir nya benar benar mengistirahatkan tubuh nya yang memang sedikit lelah, sama hal nya dengan radit, ia juga mulai memejamkan kedua mata nya, dan menuju alam mimpi nya
**bersambung,,,
alhamdulillah semua, author nya bisa SU lagi, jan lupa untuk selalu tinggalkan jejak nya yach semua, makasih juga selalu setia sama karya author yang terkadang sedikit kurang jelas ini
sedikit pengumuman, author hanya mau memberi tahu, jika author tidak bisa SU di siang hari, maka malam author usaha kan, jika tidak malam, mungkin pagi, siang author nggk bisa, itu juga jika jadwal author nggk terlalu padat yach semua, karna author masih dalam masa liburan tahun baru, jadi author sempatkan, author nggk tau, jika nanti udah melakukan aktivitas lagi, karna jujur, author nya masih menempuh hidup di dunia pendidikan, jika author nya sudah masuk lagi, nanti author kasih tau lagi
ok, sampai jumpa di episode selanjutnya readhers semua, salam hangat dari author
__ADS_1
senin, 3 januari 2022**