
tahun tahun berlalu, kepergian seorang lia akhirnya menjadi berita yang sangat menyakitkan untuk semua orang, salsa, dia sangat terpuruk, dengan kepergian nya, dan jangan tanyakan rani dan tya, meskipun kedua nya terbilang adalah teman baru bagi nya, namun juga merasakan hal yang sama, seperti yang salsa rasakan, kesepian, kesunyian, dan kehilangan sosok penting dalam kehidupan masing masing yang pasti nya, terasa sangat menyakit kan,,
dan ken,,, akh, laki laki ini mungkin benar memang sama terpuruk nya, setiap hari dia sellau mengingat apapun, yang selalu di lakukan nya bersama nya, menikmati setiap detik kebersama'an nya bersama nya, bagi nya lia yang memang sangat berharga karna dia berbeda dari teman teman yang lain nya,,
tahun ini, kelas lia telah lulus, dengan hasil yang cukup maksimal, meski tanpa lia di sisi mereka, namun di hari kelulusan dan wisuda ini, mereka berkunjung ke makam lia, sahabat yang selalu ada untuk mereka,,
Assalamualaikum sahabat se syurga ku, gimana kabar kamu di sana, kamu pasti udah nggak ngerasain sakit lagi kan, kita kangen sama kamu, apalagi semenjak kepergian kamu, kita udah nggak pernah ketemu lagi, meskipun hanya lewat mimpi, hhh,,, kamu tau, betapa sulitnya aku menjalani hari hari tanpa kamu, hari ini aku lulus li, dan aku persembahkan kelulusanku ini untuk mu sahabat ku, aku sangat menyayangi dirimu, ucap salam sayang mengusap batu nisan nya dengan lembut sambil berjongkok dan membersihkan rumput liar yang mulai tumbuh di area makam nya, kemudian meletakkan buket bunga di samping batu nisan nya,,
Assalamualaikum lia sahabat ku,,, hhh, aku nggak pernah menyangka atau bahkan menduga, jika kita akan bertemu dan bersahabat sesingkat ini, kamu tau, kenyataan ini,, kenyataan ini sangat sulit bagi aku li, aku sulit menerima nya, rasa nya ini sangat pahit dan ini, amat sangat rumit bagi aku kamu tahu itu,,, kenapa secepat ini, kita bahkan belum sukses bersama, akh,, atau mungkin, kamu yang sudah sukses meninggalkan aku, dan kamu tau, kini aku selalu memeluk novel karya mu, dalam genggaman hangat tangan ku ini, ketika aku merasakan rindu yang memang, tidak akan pernah bisa terbalas kan, rindu sama kamu yang sudah ada di syurga sana, rindu akan sahabat yang sudah berbeda alam,,, hhh, aku nggak marah kamu tinggal sukses, aku nggak marah kamu tinggal janji janji kamu yang dulu, janji bahwa kamu akan tetap selalu ada di samping ku, selalu ada buat aku, tapi aku marah, bahkan sangat marah, kata kamu tinggal nama yang pada akhir nya, hanya meninggalkan karya tulis yang bahkan begitu sangat indah, kenapa kamu tinggal kan karir mu yang mulus ini li, bahkan aku datang ke sini sambil memeluk novel karya mu, tapi aku sadar, sekarang kamu nggak butuh kemarahan ku, yang kamu butuhkan sekarang adalah do'a, karena itu aku berdo'a, semoga kamu bisa duduk di tempat yang layak, bersama mereka yang mendapatkan ridha-NYA, aku akan ikhlas, akan berusaha ikhlas, jika kamu tenang di alam sana li,,, tutur tya dengan kedua tangan yang memeluk erat novel karangan nya juga dengan mata tertutup yang seraya mengalirkan setetes air mata, tya dan radit kiri masih setia berdiri, namun di detik kemudian, dia berjongkok sebentar untuk meletakkan bunga karangan mawar di samping batu nisan nya, dan kembali berdiri di samping radit dengan mata yang cukup sembab,,
hmm,, hai hli, apa kabar, iya ini aku, maaf,,, di detik detik terakhir kamu, kini aku selalu mengabaikan mu, aku selalu mencibir mu, tapi makasih juga, makasih karena meski dengan menerima perlakuan buruk ku itu, tapi kamu tidak pernah berhenti untuk terus mencari sosok sahabat yang setia sama aku, sahabat yang selalu bersabar dalam menghadapi sikapku yang mungkin sering tidak mengenakan, yang tenang di sana hai sahabat fillah ku, tunggu aku di sana, dan jangan pernah lupakan aku, dan aku juga tidak akan pernah bisa melupakanmu, aku sayang sama kamu, sangat sangat menyayangi kamu,, tutur rani, dengan berjongkok dan mengelus lembut batu nisan yang bertuliskan nama nya, lalu mulai melupakan setangkai bunga mawar tepat di atas segumpal makam nya,,
Assalamualaikum lia, ini aku, al kendri, teman sekelas mu, masih ingat kah kamu, pada sosok ketua kelas yang pecicilan ini, dan masih ingatkah kamu pada orang yang julid ini, yaach, inilah aku, tapi aku yakin, siapapun aku, dan bagaimanapun sikapku, kamu pasti akan selalu menerima ku sebagai sahabat mu, hhh,,, tanpa terasa,,, waktu berjalan begitu cepat, hingga,,, ini semua terjadi begitu saja sama kita, tanpa kamu pasti nya, kamu tau li, kelas kita sudah lulus, tapi, kalo aku boleh jujur, aku sedich dan terpukul, karena lulus tanpa kehadiranmu di sisi kita, kamu tau, aku cukup terkejut dan bahkan sangat sangat merasa terpuruk kalau mendengar berita itu dari radit, berita yang berhasil menampar dan menjatuhkanku kejurang asa, yaach, berita kepulangan mu, ak,, aku bahkan sempat berpikir, tidakkah kamu ingin lulus sekolah terlebih dahulu bersama denganku, tidak bisakah kamu hidup lebih lama lagi dari ini, aku sungguh merindukan kebersamaan kita, kerja kelompok bersamamu, mengikuti acara festival seni tahunan bersamamu, menjadi panitia dan ketua OSIS di sekolah kita, aku sangat merindukan itu semua bersama denganmu li, katakan saja jika aku ini laki laki cengeng, bukan aku tidak punya harga diri, tapi dirimu, dirimu yang amat sangat berarti dalam hidup kami li, aku harap, kamu tenang di sana yach?,, tutur ken, dengan mengusap lembut keramik yang sudah terpasang di sekitar gumpalan tanah makamnya juga meletakkan buket bunga di sana
kami pamit yach li, kuharapkan selalu kebahagiaanmu di sana, datanglah ke dalam mimpiku, meski hanya sesaat, ada yang ingin kusampaikan padamu, ini tentang radit, dia cukup merasa sangat kehilanganmu selama ini,, pamit ken dengan diikuti oleh salsa tya dan rani, dengan mata ken yang melirik radit sekilas, kemudian mengusap lembut punggung radit tanda pamit dan diangguki oleh radit sendiri,,
yaach, semua sahabatnya itu karena sudah mengetahui kebenaran, tentang perasaan radit yang sungguhnya pada nya, semuanya cukup tercengang, tapi cukup mengerti juga karena kedekatan keduanya, sedari awal, kini hanya menyisakan rasa iba di hati semuanya kala melihat radit yang selalu murung,,
radit, laki laki ini terlihat berjalan dan perlahan berjongkok di samping makam nya tepat di samping batu nisan nya, kiri tangannya pun mulai terulur untuk mengusap lembut batu nisan itu dengan perlahan, salah sedang mengusap dan menenangkan nya dari keterpurukan, padahal dia sendiri yang merasa terpuruk,,
aku tak pernah bisa mengatakan betapa aku sangat mengagumi mu, dan betapa sangat istimewanya kamu untukku, tapi aku bisa mengatakan bahwa duniaku selalu tersenyum, saat aku bersamamu, berharap kisah kita bertahan sampai akhir, nyatanya kita hanya pemain, yang tak diberi akhir bahagia oleh penulis, kita yang dipaksa usai tanpa kata selesai, kita pernah punya harapan, tapi itu punya kenyataan, sekarang kamu terasa semakin jauh dari pandangan, makin jauh dari jangkauan, dan semakin jauh,,, dari genggaman,
apa kamu tau, ketika aku kecil, tidak paham, apa itu perpisahan, dan apakah kamu juga tau, ketika aku tumbuh dewasa, ternyata aku baru mengetahuinya, dan ternyata ini sangat menyedihkan, bahkan amat sangat menyakitkan, hingga berhasil membuat aku cukup terpuruk, dengan perpisahan ini, dan kamu tau, ada yang pernah bilang sama aku, sehebat apapun temanmu itu, lambat laun pasti akan menjadi orang asing, mau bagaimana lagi, karena semua orang, pasti akan memiliki kehidupan baru mereka sendiri,,, hhh,,, kukira tumbuh dewasa akan menyenangkan, apalagi dengan bersamamu, tapi kini, jika memang harus seperti itu jalan nya, aku lebih memilih untuk tidak ingin pernah menjadi tumbuh dewasa,,
__ADS_1
kamu tau, hal ini cukup menyakitkan untukku, bahkan perasaanku pun, kau tidak pernah tau, tapi,,, di manapun kamu berada, aku ingin kamu selalu bahagia, kan aku tahu cinta tidak mesti harus memiliki, tapi cinta sejati yang sebenarnya adalah, melihat sosok yang dicintai nya bahagia, meski tidak bersamanya, kita bahkan sudah berbeda alam, yang artinya aku bahkan tidak akan pernah bisa melihat lagi, sesak rasanya aku merasakan semua ini sendiri tanpa kehadiran kamu, tapi aku percaya, kau pasti bahagia di sana, aku akan berusaha ikhlas jika semuanya baik baik saja,,
dulu, kamu yang nunggu aku bertahun tahun, dan sekarang, aku yang bakal menunggu kamu ta, asal kamu tau, bukan hanya kamu saja yang pandai menunggu, aku bahkan lebih hebat dari kamu, dia terkesan diri mendengar racauan nya
aku akan berusaha menunggumu, selamat sisa umur hidupku, tapi kalo boleh nego, kamu datang jangan terlalu lama yach, dan jangan pernah sungkan untuk selalu datang dan hampiri aku meskipun melalui mimpi, itu akan membuat aku senang,
selesai lah sudah kisah sosok pemalu dan periang seperti lia, sosok yang mungkin sangat disayangi banyak orang, tamat sudah ceritanya, dengan ujung cerita yang cukup tragis,,
Ditta Alia Aldiansyah,,
nama Ditta memiliki arti dapat dipercaya dan gemar menolong Alia yang juga memiliki arti pengetahuan dan cakrawala dan Aldiansyah sendiri memiliki arti pengetahuan yang luas
namun kisah ini telah berakhir, kisah Ditta Alia Aldiansyah, kisah perjuangan gadis ini benar benar berakhir, walau sebagian besar orang menganggap bahwa kisah ini berakhir tragis, di mana sang pemeran utama bunuh diri karena frustasi, atau juga,,, sang pemeran utama yang ditinggal pergi oleh kekasihnya, tapi kisah ini, terukir jelas sebuah kebahagiaan kecil yang sang pemeran utama tinggalkan untuk orang yang tersayang, yang tidak semua orang menganggap hal itu, adalah sebuah kebahagiaan,,
terkadang memang benar adanya, bahwa kebahagiaan setiap orang itu berbeda,,
perihal perjuangan atau pasrah dengan keadaan, itu tergantung kita sendiri, jangan pernah salahkan pemeran dalam cerita ini,,
terkadang kita harus menerima sebuah keputusan yang bahkan tidak kita inginkan dengan ikhlas
terkadang juga kita harus menghargai orang lain terlebih dahulu supaya kita lebih dihargai
jika ingin dihargai tapi tidak menghargai orang lain, apa itu pantas disebut manusia?
__ADS_1
jangan pernah sia-siakan apa yang kamu miliki sekarang, waktu misalnya,,
kamu tidak akan pernah tahu kapan kematianmu menghampiri mu, kamu juga tidak akan pernah tahu kapan orang yang kamu sayangi akan meninggalkanmu, kini satu yang harus kamu lakukan, menghargai kehadiran seseorang, yang masih berada di sekitarmu,,
do'a yang selama ini dia panjatkan kepada Tuhan, kini tidak berakhir sia sia, semuanya nyata terjadi di depan matanya,,
jangan pernah tanyakan perihal kehadiran Tuhan, karena sesungguhnya Tuhan selalu berada di sisi kita, dan Tuhan selalu mendengar doa yang selalu kita panjatkan kepada-nya,,
entah kapan akan terkabul kan, satu yang pasti, usaha tidak akan pernah menghianati hasil, terkadang keinginan seseorang ada di luar akal sehat manusia, terdengar gila, bahkan konyol, tapi itu tetaplah sebuah keinginan yang terkadang harus kita kubur dalam dalam juga kadang harus kita dapatkan bagaimanapun caranya, masa lalu itu bukan aib, tapi masa lalu adalah sebuah pelajaran tentang hidup, kita belajar soal hidup bisa dari pengalaman pribadi maupun orang lain,,
salam manis
kisah Ditta Alia Aldiansyah kini sudah benar benar berakhir
_**Ketika Gus Jatuh Cinta_
Alhamdulillah, sayang mengucapkan banyak terima kasih untuk semua yang telah menunggu dan menantikan kelanjutan dari cerita ini, hingga sampai akhirnya cerita ini bisa benar benar tamat, dan untuk sekedar informasi lebih lanjut bisa DM atau inbox
Ig : lina.az_zahra
WA : 085864830919
dan juga siapa tahu ada yang minat, untuk membaca karya lain saya di *******, dengan judul Assalamualaikum Zahra yach, tidak jauh berbeda, dan masih bersangkutan, karena kedua tokoh ini bersahabat, maka dari itu bisa dilihat jika ada yang minat, juga ada muncul dari tokoh utama ini meskipun sebentar sebentar, ceritanya tentang perjodohan, dan insya Allah ada pelajaran juga yang mungkin bisa diambil, sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih untuk semua dan saya ucapkan banyak minta maaf karena mungkin selama semuanya membaca dan menantikan kelanjutan cerita ini ada yang sudah tidak sabar atau mungkin saya yang update terlalu lama
__ADS_1
dirgahayu republik Indonesia
Rabu, 17 Agustus 2022**