Rahasia Dua Hati

Rahasia Dua Hati
ali dan fatimah


__ADS_3

setelah kepergian lia ke kelas nya, kini, radit pun mulai mengawasi rangga, yang kini, tengah menatap nanar punggung lia dari kejauhan


"gk usah pandang lama lama, dosa, belum mahram" ucap nya menyindir rangga


rangga yang mendengar pembicaraan radit pun sontak mengalihkan pandangan nya ke arah lain sambil bergumam "astaghfirullahalazdim" gumam nya


kini, dengan berat hati, radit pun akhirnya mengajak rangga berkeliling sekolah nya, dan mulai membahas lia


"apa kamu menyukai nya?" tanya nya


"siapa?" jawab rangga mengerutkan kening nya


"ditta" jawab nya


"ditta siapa, aku tidak kenal dengan orang yang bernama ditta" tanya nya balik


"huuh, alia mksd ku" jawab nya menghembuskan nafas nya kasar, karna ini, pertama kali nya radit memanggil lia dengan sebutan alia


"ooh ya, aku sangat menyukai nya, dia adalah cinta pertama ku, aku sangat bersyukur, kini, ayah nya mengijinkan ku untuk mendekati nya" jawab nya panjang lebar


tapi akulah yang mengagumi nya terlebih dahulu, sebelum kamu mengenalnya batin radit


"kenapa kamu menanyakan hal itu kepadaku?" tanya nya, membuyarkan lamunan radit


"tidak, tapi, jika kamu memang benar benar menyukai nya, jagalah dia, jangan sampai dia terluka, aku tak ingin melihat nya menangis" ucap nya tanpa sadar


"kenapa kamu berkata seperti itu dit, apa kamu juga menyukai nya?" tanya nya heran


"tidak, aku dan dia bersahabat sejak lama, mana mungkin aku menyukai sahabat ku sendiri" ucap nya mengalihkan pandangan nya


"ooh, baiklah, tapi kenapa?" tanya nya lagi


"oh ayolah rangga, aku ini bersahabat dengan nya, aku tidak ingin melihat sahabat ku terluka" ucap nya geram


"oh begitu, yach, aku tidak akan melukai nya" jawab nya


"rangga, jika sampai aku mengetahui kamu menyakiti nya, aku tidak akan membiarkan mu, menemui nya lagi" ucap nya tegas


"baiklah dit, aku berjanji, tidak akan menyakiti hati nya" ucap nya meyakin kan


"aku pegang janji mu ngga" jawab nya


cukup lama mereka mengobrol dan berkeliling sekolah, hingga akhirnya, ujian pun di mulai,,,


kini, semangat alia telah kembali, dia mengerjakan soal ujian di sertai senyum bahagia nya, karna ayah nya telah memaafkan semua kesalahan nya, walaupun ada sedikit masalah lagi yang mengganjal hati nya, namun dia berusaha menepis rasa itu

__ADS_1


radit yang menyadari lia nya telah kembali bersemangat, kini menjadi ikut senang, bahkan ikut bersemangat juga, dan rasa semangat itu, berbeda, dari semangat biasanya


90 menit mereka mengerjakan ujian, kini, mereka pun istirahat, setelah mendengar bell tanda istirahat berbunyi,


sejujurnya, hari ini, ada yang tidak beres, pada hati lia, bukan nya dia tidak enak badan pasca kemari, namun sepertinya, dia memang sedang ada hal yang di pikirkan, selain masalah kemarin,,,


radit yang kebetulan lewat di sekitar sekolah, dan melihat lia yang sedang duduk, dengan pandangan kosong ke depan, kini berniat untuk menghampiri dan menyapa nya


"assalamualaikum?" ucap nya


"waalaikum salam" jawab lia tanpa ragu, karna mereka, sudah terjalin persahabatan


"apa aku boleh ikut duduk ditta?" tanya nya


"ya, duduk lah kk" jawab nya, masih dengan tatapan ke depan nya


"kenapa kamu di sini sendiri, bahkan yang lain, sedang di kantin, kamu tidak bergabung bersama mereka?" tanya nya yang melihat ditta nya kini kembali murung


"tidak ada apa apa, aku hanya ingin duduk di sini" jawab nya "kk radit, apa aku boleh tanya sesuatu?" tanya nya tanpa menoleh, pada orang yang di tanya nya


"ya, kenapa tidak, katakan, apa yang ingin kamu tanyakan kepada ku" jawab nya dengan tatapan ke depan


"kenapa kk radit lakukan ini kepadaku?" tanya nya


radit yang mendapatkan pertanyaan itu, mulai menatap gadis di samping nya dan bertanya "apa maksud dari pertanyaan mu ditta?" tanya nya agak bingung


"iya, tapi kenapa kamu bertanya seperti itu, bukan kah, seharusnya, kamu bahagia, mendapatkan jawaban, dari permintaan maaf mu?" tanya nya panjang lebar


"ya, aku bahagia, bahkan aku sangat merasa bahagia, karna ayah sudah memaafkan semua kesalahan ku kk, tapi, ini semua adalah masalah ku, privasi ku dengan ayah ku, seharusnya, aku juga lah, yang harus menyelesaikan nya sendiri, bukan orang selain aku, bahkan tanpa sepengetahuan, dan kesadaran ku," ucap nya


"ya, aku mengerti ditta" jawab nya


"terus kenapa, kk radit yang menyelesaikan masalah ku, bahkan tanpa sepengetahuan ku?" tanya nya lagi


"karna aku peduli dengan mu ditta" jawab nya


"kenapa kk radit peduli dengan ku kk?" tanya nya


karna aku sangat mengagumi dirimu ditta batin nya


"karna kamu sahabat ku ditta" jawab nya


"jadi karna itu, kk radit peduli dengan ku, apa kk radit tau, buah dari usaha yang kk radit jalani?" tanya nya lagi


"apa, aku tidak tau" jawab nya polos

__ADS_1


"selain ayah memaafkan semua kesalahan ku, ayah juga menyuruhku, untuk mengenal orang, yang sama sekali, tidak aku kenali sebelum nya" jawab nya


"maksud kamu orang siapa ditta?" tanya nya belum mengerti


"orang yang tadi pagi mengantar ku ke sekolah" jawab nya cuek


"mksd kamu rangga?" tanya nya


"ya, ayah ku menyuruhku, untuk bisa lebih dekat dengan nya, dan mengenalnya" jawab nya


"tapi,, bukan kah kamu sudah mengenal nya, dari toko buku?" tanya nya


"ya, aku sudah berkenalan dengan nya, tapi aku hanya ingin menganggap nya sebagai teman, ternyata, memang benar adanya 'dunia ini kejam, dan juga sangat indah, tak seindah yang di bayangka, dan tak sebaik yang di pikirkan' begitupun dunia ku" ucap nya panjang lebar


"tapi kenapa, apa mksd dari pembicaraan mu ditta, aku benar benar tidak mengerti?" tanya nya


"kenapa kk radit melakukan ini kepada ku, apa salah ku, sehingga kk radit seolah olah membuatku dekat dengan nya, dengan cara menyelesaikan masala ku melewati ayah ku?" tanya ny lirih


"ditta, percayalah, aku tidak bermaksud berbuat seperti itu padamu, karna aku juga tidak ingin ini terjadi sebenarnya, batin, aku hanya ingin membantumu keluar, dari masalah, yang sedang kamu hadapi hari itu" ucap nya


"tapi kk, aku tidak mau mengenal nya, di sini, aku tidak menyalahkan mu, tapi aku sangat menyesal, andai hari itu aku tidak jatuh pingsan, mungkin aku bisa, menyelesaikan masalah ku sendiri, tidak membuatmu repot, hanya karna mengkhawatirkan ku" ucap nya


"tidak ditta, kamu tidak pernah membuatku repot, ini niat ku membantumu, tapi maaf, jika jalan ku salah, karna telah membuatmu dekat dengan nya" tutur nya


"kk, aku tidak masalah kan ini, tapi aku heran dengan diriku sendiri, karena aku tidak bisa mencintai dirinya, aku tidak bisa melakukan itu, bahkan umurku saja, belum cukup dan belum sepantasnya aku untuk memikirkan hal itu" ucap nya


"ditta, dia adalah laki laki yang baik, dia juga seorang yang shaleh, jangan kan aku, bahkan, om aldi pun menyukai nya, jadi aku yakin, dengan perlahan, kamu pasti bisa, menerimanya, asalkan kamu bisa, memberinya satu kesempatan saja, agar dia, bisa mengenal mu lebih dekat, aku yakin, jika kamu juga memberinya peluang untuk mendapatkan hatimu, maka kamu juga akan jatuh cinta secara perlahan terhadap nya" ujar nya menyemangati


"jadi menurut kk radit, aku harus memberinya kesempatan gitu?" tanya nya tidak suka


"yach, kamu kasih dia kesempatan, agar dia bisa mengenalmu lebih dekat lagi, om aldi sangat menyukai nya, bahkan berharap, kamu juga menyukai nya" jawab nya


"tapi kk, tidak bisa di pungkiri, aku tidak memiliki perasaan apapun terhadap nya, aku bahkan sangat tidak ingin, menyebutkan namanya" jawab nya


"kenapa, apa ada orang lain di hati mu?" tanya radit


"ya, ada orang lain di hati ku, aku tidak bisa menggantikan orang itu" jawabnya tanpa sadar


"siapa dia, apa dia ada di sekitar sini, atau sekolah di sekolah ini?" tanya nya


orang itu kamu kk, aku merasa kagum padamu, tapi kenapa, kamu paksa aku untuk dekat dengan yang lain? batin lia


"dia adalah orang yang selalu bisa membuatku tersenyum kk, tapi entah lah, aku harus segera menepis rasa ku terhadap nya" jawab nya


"kenapa, apa dia mengetahui isi hati mu?" tanya nya

__ADS_1


"tidak, dia tidak mengetahui nya, tapi aku yakin, dia seperti ali, banyak di kagumi oleh kalangan hawa, tapi, aku bukan fatimah, yang banyak di kagumi, oleh kalangan adam" jawab nya


bersambung...


__ADS_2