Rahasia Dua Hati

Rahasia Dua Hati
nyatanya,,,


__ADS_3

masih dalam waktu, dan tempat yang sama, namun dengan keadaan yang berbeda


meski ayah sudah menyuruh nya untuk pergi tidur, namun entah kenapa malam ini ia tidak bisa tidur, hanya duduk terdiam membisu di tempat tidur nya


ia pun hanya terdiam termenung di tempat tidur nya, hingga kini perhatian nya teralihkan pada ponsel yang ia letakkan di atas nakas yang tengah berdering, siapa yang menghubungi nya malam malam gini? pikir nya


ia pun mulai mengangkat dan menggeser panel hijau ke arah tengah untuk mengangkat panggilan dan beralih menempel kan ponsel nya pada telinga kanan nya


"assalamualaikum?" ucap nya terdengar lembut, pada orang di sebrang panggilan sana


"waalaikum salam warahmatullah ditta, ini aku radit" jawab radit sambil tersenyum di sebrang panggilan


"iya kenapa kha, apa ada masalah?" tanya nya dengan kening mengkerut


"akh, Alhamdulillah, nggk ada masalah ta, apa aku mengganggu waktu mu, maaf, malam malam telpon kamu?" ucap radit merasa tak enak


"nggk ppa kha, nggk masalah" jawab nya sambil menyelonjorkan kedua kaki nya di atas tempat tidur


"apa kamu belum mau tidur ta?" tanya radit sedikit berbasa basi

__ADS_1


"emm iya sii, awal nya ayah memang suruh aku buat tidur kha, tapi sampai sekarang aku belum merasakan kantuk" tutur nya seadanya


"akh, gitu yach, sama, aku juga belum merasa ngantuk dari tadi" ujar radit


"iya kha, emm, ada apa kha radit hubungi aku?" tanya nya pada akhir nya


"emmm, perihal ini ta, besok, kita sudah mulai memasuki kelas, perihal kelas kita yang berbeda,,," ucapan radit yang terjeda


"akh, perihal itu, iya, memang nya kenapa dengan itu?" tanya nya masih bingung


"semenjak memasuki kelas 7 dulu, aku telah menjalin hubungan persahabatan sama kamu, bahkan kita juga buat tanggal untuk itu, tapi besok, dengan adanya pisah kelas, apakah mungkin, kita akan bisa sering bertemu di sekolah ta, dan, mungkinkan hubungan persahabatan kita tidak akan terganggu?" tutur radit memulai pembicaraan utama nya


"huuh,,, ditta, dengan aku sama kamu yang akan memasuki kelas yang berbeda, maka kemungkinan besar peluang buat kita saling bertukar cerita sangat sedikit, dan aku nggk mau itu terjadi, apalagi sampai membahayakan hubungan persahabatan kita, kamu tau itu kan?" terdengar helaan nafas panjang di sebrang sana


"hhhh, kenapa kha radit seakan bingung akan bertukar cerita sama aku, mitha juga bisa kan, aku dengar, mitha satu kelas sama kha radit, dia bisa dengerin cerita atau bahkan bertukar cerita sama kha radit, kenapa kha radit seolah mempermasalahkan hal ini?" ucap nya berusaha mengelak


"ditta, yang sahabat aku itu kamu, yang selalu dengerin cerita aku itu kamu, dan aku,,, aku nggk bisa, cerita sama orang lain lagi, aku nggk mau orang lain tau tentang kehidupan aku selain kamu, aku hanya ingin kamu yang mengetahui nya, bukan orang lain" ujar radit


"mitha juga bukan orang lain kan kha, bahkan dia terlihat seperti ingin mempunyai hubungan sama kha radit, nggk ppa kali khaa, kha radit cerita sama dia" ucap nya masih mengelak

__ADS_1


"nggk, aku nggk mau itu terjadi ta, dari awal, sahabat aku itu kamu, masa aku cerita sama orang lain, aku nggk mau" ujar radit terdengar sedikit ketus


"hhh, baiklah, jika kha radit nggk mau cerita sama mitha, atau orang lain, aku nggk masalah, begini saja, jika kha radit ingin bercerita sama aku, kha radit bisa hubungi aku kapan aja dan di mana saja, meski sekalipun aku nggk bisa ketemu sama kha radit" putus nya pada akhir nya


"apa kamu serius ta, apa aku bisa mengunjungi rumah mu kembali meski kita tidak satu kelas?" tanya radit meyakinkan dengan mata berbinar tentunya


"hmm, iya, boleh, aku akan menunggu nya" jawab nya seadanya


"ditta, sudah sangat larut, kamu harus tidur, besok harus sekolah, kamu tidur sekarang yach?" suruh radit mengingat kan


"akh, baiklah kha, aku tidur sekarang, aku tutup dulu telpon nya, assalamualaikum" ucap nya yang juga mendengar jawaban salam dari radit dari seberang telpon sana


"hhhh, kha radit, aku kira, kha radit tidak akan menghubungi ku malam ini, aku kira, kha radit akan dengan mudah menerima semua kenyataan ini, nyata nya kha radit lebih tidak ingin pisah kelas, yach, hanya pisah kelas" ujar nya sebelum akhirnya benar benar tertidur, menyusuri alam mimpi nya


_**Ketika Gus Jatuh Cinta_


Alhamdulillah semua, author nya bisa SU lagi, terus nantikan kelanjutan ceritanya yach semua, salam hangat dari author, sampai jumpa di episode selanjut nya


Kamis, 10 Maret 2022**

__ADS_1


__ADS_2