Rahasia Dua Hati

Rahasia Dua Hati
keputusan keluarga


__ADS_3

flashback off


masih dalam waktu, tempat dan keadaan yang sama, namun situasi yang sedikit berbeda


mendengar penjelasan sang anak, kini mma pun mulai tertegun, hingga kini


"kamu serius key?" tanya sang ayah dengan raut sedikit khawatir


"iya yah, dan tadi malem, dia hubungin aku, katanya malam ini dia jadi ke rumah, gimana dong, aku juga nggk tau, dia serius apa enggk sama aku" jawab nya menunduk sambil cemberut


"tapi kamu lihat ketulusan di hatinya nggk sya, kek semacam rasa yang berbeda gitu?" tanya kha adil yang mulai penasaran dengan cerita sang adik


"iya sich khaa, aku bisa melihat jelas, kalo dia mungkin benar benar serius sama aku, perlakuan nya aja beda banget" jawab nya yang membuat semuanya menjadi sedikit terkejut


"mksd kamu apa key?" kali ini, kha zahra ikut bertanya, dengan secara otomatis merasa penasaran, siapakah yang akan menjadi rekan hidup sang adik ipar kelak


"iya khaa, buktinya aja yach, di kelas fakultas aku, aku memutuskan untuk tidak memberi tahu siapa pun mengenai hal ini, karna aku masih malu, terlebih aku juga terkenal sebagai anak pendiam di kelas, yang otomatis dia bakalan nggk tahan karna keinginan ku ini, mksd aku, jika orang lain merahasiakan hubungan kedua belah pihak dari orang terdekat mereka akan jengkel dan, bahkan mungkin saja akan minta putus secepat nya, karna nggk punya waktu untuk manja manjaan sama pasangan nya walau masih berstatus sepasang kekasih, kalo dia beda kha zahra, dia keliatan mandiri banget, dia juga nggk mempermasalahkan hal yang menjadi keinginan ku ini untuk merahasia kan hubungan yang memang sudah terjalin antara kami" tutur nya


"kha zahra juga tau kan, kalo aku ini adalah anak yang terlahir di tengah keluarga yang insya allah mengenal agama lekat, akupun tau, agama melarang kita untuk pacaran, bahkan berdekatan dengan lawan jenis yang bukan mahram, maka dari itu, ini juga menjadi alasan pertama ku untuk merahasia kan hubungan ku dengan nya, sebelum alasan kedua ku, yaitu aku masih malu mengatakan nya, bahkan sahabat ku mesya aja belum mengetahui hal ini" lanjut nya

__ADS_1


"khaa, aku tau, aku benar benar berbeda dengan lia adik ku ini, oke, aku mungkin memang belum terbiasa mengenakan hijab, bahkan niqab dan manset, yang pernah ayah berikan kepada ku dan lia, namun aku juga menjaga jarak, seperti hal nya lia di sekolah nya, aku selalu berusaha untuk menjaga jarakku dengan lawan jenis di kampus, bahkan guru laki laki ku, aku tetap menjaga nya, aku tidak pernah sedikit pun untuk berniat menatap mereka semua, kecuali teman perempuan ku, karna aku juga malu melakukan nya" tutur nya melembut


dengan tiba tiba, sebuah tangan menoyor sedikit keras pundak kesya, tangan itu milik mma, entah lah, itu terkihat seperti raut, marah atau ,,,


"aduh kesyaa kesya, kamu ini kebiasaan yach kalo kasih info, siang bolong gini kamu baru kasih kabar kalo keluarga dia mau datang ke sini, kamu fikir mudah apa siap siap nya, kita harus siapin ini lah, itu lah, apa kamu nggk tau?" ujar mma merasa heran terhadap sang anak


"ya, ya aku juga nggk tau ma, kan dia baru kasih informasi mengenai hal ini tadi malam, aku juga mau kasih tau kalian perihal ini tadi pagi juga nggk enak, kan kita ada acara nya lia" jawab nya


"hmm bener tuh sya, ya setidak nya kamu kasih tau aba aba dong sama kita, kalo rumah ini bakalan kedatangan tamu sya, kamu kebiasaan dech, ceroboh gitu" tambah sang ayah di sebrang nya


mendengar hal tersebut, kini kesya pun menjadi tertunduk, dan kembali mendongakkan kepala dengan raut sangat terkejut


mendengar hal itu, kini sontak membuat seluruh anggota keluarga yang hadir di ruang keluarga pun menjadi tertawa semua terkecuali kesya yang keheranan sendiri, membuat kesya sedikit bingung


"hahahaha, kamu ini ada ada aja sich, bisa bisa nya bicara begitu" ujar adil dengan memegangi perut nya


"xixi, kamu ada ada aja dech key" tambah zahra yang juga memegangi perut nya "lihat ini, apa kamu lihat ini, bahkan calon keponakan mu saja ikut bergerak seakan tertawa mendengar penuturan kamu" tambah nya menutup mulut nya dengan tangan kanan nya karna tidak tahan dengan apa yang di katakan kesya, dengan tangan kiri masih memegangi perut nya


"ka-kalian kok malah pada ketawa sich, aku serius hlo tadi, tapi kalo dia langsung lamar aku gimana yach?" ucap nya bingung

__ADS_1


"duuh, kkk ini gimana sich, gugup nya sampe ke awan tau nggk hha, kek anak sd mau di suntik" ejek lia


"kamu ini" ujar nya


"udah lah key, kenapa kamu gugup gitu dia mau ke sini, bukan nya kamu emang suka sama dia yach, kamu juga jan lupa, kamu belum kenalin dia sama kita hlo" tutur sang ayah


"emm iya yah, tapi,,, tidak dapat di pungkiri, aku,,, aku belum siap untuk semua ini yah" tutur nya


"deek, sekarang, umur kamu udah berapa, kamu udah cukup dewasa untuk pikirkan hal ini, sebentar lagi juga kamu lulus, apa yang akan kamu masalahkan lagi, jangan kecewa kan dia, kasian, mendengar cerita kamu, sepertinya dia orang yang baik" tutur sang kkk lembut


"iya khaa, tapi,,," ucap nya terpotong


"key, apa kamu serius dengan hubungan kamu dengan nya, tadi ayah lihat, kamu sedikit antusias menceritakan perihal nya pada kita semua, lalu kenapa saat kita sudah menyetujui nya kamu malah gugup gitu, apa kamu serius dengan ini?" tanya sang ayah


**bersambung,,,


alhamdulillah bisa SU lagi semua, maaf yach, author nya jarang SU kemaren kemaren, bukan mentok inspirasi nya, hanya saja, ada kesibukan tersendiri di dunia nyata nya author, sekali lagi maaf banget buat semuanya yach, ok, sampai jumpa di chap selanjut nya, makasih yang udah setia menunggu SU nya author


salam hangat dari author, jan lupa tinggalkan jejak kalian di sini

__ADS_1


sabtu, 25 desember 2021**


__ADS_2