
masih dalam waktu, dan keadaan yang sama, namun tempat yang berbeda, kini keluarga aldiansyah pun sudah duduk kembali di masing masing sofa nya, saat setelah semuanya mengantarkan kepamitan keluarga al ghifary
"kha, kkk nggk salah pilih calon pasangan kan?" tanya nya langsung too the point karna memang merasa jengkel dengan perlakuan sang calon kkk ipar saat di dapur tadi
"mksd kamu apa dek?" tanya ulang sang kkk sedikit merasa heran dengan adik nya itu
"iya, apa kkk nggk salah pilih calon imam buat kkk kan?" tanya nya kembali
"ya nggk lah deek, mana mungkin kkk salah pilih, emang nya kenapa sich, ada yang salah sama dia yach?" tanya sang kkk
entah lah, semenjak kehadiran verry itu, kini sikap dan sifat lia menjadi berubah 190 derajat, yang awal nya ceria kini tumbuh juga sifat dingin nya
"iya tuh, kamu kenapa sich deek, ada yang salah sama verry yach?" ucap kha adil
"tau, kalo boleh jujur sich, lia kurang suka aja sama calon imam nya kha key" jawab nya singkat padat dan jelas
"kamu kenapa sich naak, apa yang tidak kamu sukai dalam diri calon mantu kedua ayah itu hm?" sang ayah pun akhir nya angkat bicara
"iya, kamu kenapa li, nggk biasanya hlo kamu kek gini?" tambah sang mma yang tengah memandangi lia
kini seketika, lia pun menjadi pusat perhatian keluarga nya, ia mendapatkan tatapan dari masing masing anggota keluarga nya, dan garis bawahi, saat ini ia tengah mendapatkan tatapan tajam dari kesya
ya bagaimana tidak, kesya merasa adik nya ini sangat aneh, dan mulai berkata yang tidak mengenakkan di hati nya
"sudah lah dek, sebenar nya ada apa sich, kenapa kamu seperti ingin menjelek jelekkan calon kkk ipar kamu di depan keluarga kita?" tanya sang kkk mulai dengan nada tidak kalah dingin nya
"aku nggk suka aja kha, calon imam nya kkk itu kek suka ajaaa gitu, bikin aku jengkel" jawab lia yang masih dingin
"mksd kamu, apa yang dia lakukan sama kamu hingga kamu bisa berpikiran seperti itu li?" tanya sang ayah sedikit terkejut mendengar penuturan anak ketiga nya itu
"yah, asal ayah tau yach, siapa itu namanya,,, verry, kha verry itu tadi sempet godain lia di dapur, waktu lia beresin kitchen set sehabis lia bantuin kha key bikin kue di dapur, dan ayah tau, adik nya kha verry terus memaksa lia untuk menjawab pertanyaan nya yang bagi lia itu nggk penting" jawab lia mulai serius
__ADS_1
mendengar lia berbicara seperti itu, bukan nya marah, kini keluarga itu malah menertawa kan lia
"buahahahaha" tawa sang kkk menggelegar di seluruh ruangan keluarga itu
"xixix kamu lucu yach li" ujar zahra yang juga kegelian mendengar penuturan sang adik
"kamu ini ada ada aja dech, bisa aja bikin kita tegang" jawab sang ayah dengan menggeleng geleng kan kepala nya, menatap lia di sebrang nya
"kkk kira apaan liiii li, kamu itu ada ada aja tingkah nya" ujar kesya yang merasa hal seperti ini sangat lucu, padahal adik nya ini berkata dengan sejujur jujur nya
lia yang mendapati respon seperti itu pun kini mulai meyakinkan selurug keluarga nya
"lia serius yah, ma, kha" ucap nya merasa heran, kala ia benar benar serius malah di tanggapi bercanda, dan kala ia bercanda malah di tanggapi serius oleh keluarga nya
"liii li, kamu ini ada ada saja, ya jelas lah calon kkk ipar kamu itu terus godain kamu, orang sebentar lagi juga dia akan menjadi kkk ipar kamu kan?" ucap sang ayah pada lia di sebrang nya
"iya li, mungkin dia itu pen lebih deket lagi kali, sama adik nya kkk ini, tapi kenapa kamu nanggapi nya serius gitu sich?" ujar kesya yang di akhiri dengan kekehan nya
"hhi, emang nya salah yach, kalo calon kkk ipar, mulai akrabin adik dari calon istri nya?" ujar kha adil yang semakin gencar menggoda lia
"hlo, kamu mau ke mana li?" tanya sang ayah saat melihat sang anak melenggang pergi dari tempat duduk nya
"lia mau istirahat yah, capek, udah malam juga, besok harus pergi ke sekolah" jawab nya jutek tanpa memandangi sang ayah yang tengah bertanya padanya
"huuh, baiklah li, ostirahat yang cukup, dan jangan telat bangun pagi, jan lupa sempatkan juga shalat di sepertiga malam mu, itu akan membuat pikiran mu tenang" ucap sang ayah mengingat kan seperti biasanya
"iya" jawab nya singkat, sebelum akhir nya memasuki kamar nya dan tak lupa menutup kembali pintu kamar nya itu dengan rapat
"hupt, ternyata lelah juga setelah seharian beraktivitas, apa semua ini adalah tugas seorang istri juga yach, ternyata selelah ini para istri bekerja sehari hari nya" ucap nya saat setelah mendudukkan dirinya di tepi tempat tidur
ia pun tak henti henti nya berbicra sendiri, hingga akhir nya, ia pun memutuskan untuk pergi ke kamar mandi dan mengganti baju nya, serta menggosok gigi dan melakukan rutinitas nya sebelum tidur
__ADS_1
skip, saat lia sedang duduk di tepi tempat tidur, kini ponsel nya pun berdering, pertanda ada panggilan masuk, ia pun melihat id pemanggil nya dan beralih mengangkat nya dengan menggeser tanda warna hijau di layar ponsel nya
"assalamualaikum?" ucap nya
"waalaikum salam ditta, kamu apa kabar?" jawab penelpon di sebrang sana yang di ketahui kini adalah radit yang menghubungi nya
"alhamdulillah, aku baik kha, bagaimana kabar kha radit juga?" tanya nya balik
"syukurlah jika keadaan kamu baik baik saja, alhamdulillah ta, aku juga baik" jawab radit di sebrang telpon
"iya kha, syukur jika keadaan kha radit juga baik" jawab nya
"maaf ta, malam malam gini, aku hubungi kamu, pasti aku sangat mengganggu waktu istirahat mu yach?" tanya radit merasa bersalah
"akh, tidak masalah kha, kha radit tidak mengganggu waktu ku sama sekali kok, aku juga baru bisa santai sekarang" ucap nya dengan tersenyum
"kenapa ta, apa kamu habis melakukan aktivitas yang berat, dan kenapa, sedari tadi siang bahkan sampai saat saat ini aku hubungi kamu nggk kamu angkat atau balas, apa ada masalah?" tanya radit lagi semakin penasaran pada lia
"nggk kok kha, hanya saja, habis ada acara syukuran di rumah, kha key di lamar oleh seseorang, karna itulah aku baru bisa membuka ponsel ku sekarang, maaf yach?" ucap nya merasa bersalah
"akh, begitu yach, iya nggk ppa kok ta, aku nggk masalah, syukur lah jika nggk ada masalah, benar kah, kha kesya di lamar seseorang, kok aku nggk tau, bahkan kamu juga tidak memberi tahu ku perihal ini, jika kamu memberi tahu ku, setidak nya aku bisa datang dan mengucapkan selamat kepada kha key sama calon imam nya?" tanya radit panjang lebar
"iya kha, maaf, bukan aku bermaksud untuk tidak memberi tahu kha radit perihal ini, hanya saja, acara ini sangat mendadak, karna tadi siang kha kesya baru memberitahukan keluarga kami, jadi nggk ada waktu lagi, juga hanya keluarga dekat kami saja yang bisa hadir di acara ini" jelas nya
**bersambung,,,
alhamdulillah readhers, author nya bisa SU lagi, nantikan kelanjutan cerita nya yach semua, jan lupa untuk selalu tinggalkan jejak kalian di novel rangkaian author ini, sampai jumpa di episode selanjut nya
selamat tahun baru untuk semua pembaca novel author ini, semoga di tahun 2022 ini kita makin glow up mental, akhlak, fisik, finansial, selalu bahagia, nggk ada lagi sedich, insecure, dan, overthinking pastinya, aamiin,,,
auto bahagia banget author nya, selalu dapat dukungan dari semuanya, makasih sudah setia dan selalu mendukung karya author hingga titik ini, sehat selalu semua, jan lupa jaga kesehatan
__ADS_1
oke, salam hangat dari author ok,,,
sabtu, 1 januari 2022**