
kini, lia sudah berdiri di sebelah radit di atas panggung, lia melihat radit di sebelah nya, pria itu tengah menoleh lalu tersenyum manis ke arah lia di samping nya, dan bertutur
"selamat atas pencapaian prestasi mu ditta" tutur nya sambil tersenyum
"makasih kha radit, selamat juga atas pencapaian prestasi yang kha radit raih" balas nya dengan senyuman manis nya tentu nya
"dan,,, peraih juara umum ketiga, jatuh kepada,,, salsa aulia az zahra, dengan nilai rata rata 94, kepada salsa aulia az zahra, di persilahkan untuk naik ke atas panggung" tutur pak kepala sekolah kemudian
dengan langkah gontai nya, salsa pun kini menghampiri lia dan radit di atas panggung, ia pun tersenyum ramah dan manis ke arah lia dan radit, namun saat ia tersenyum ramah pada kedua nya, semua yang berada di lapangan berteriak histeris seketika
"selamat ya, atas prestasi pencapaian mu sa?" tutur lia memberi selamat pada sahabat nya itu
"makasih li" ucap salsa pada lia
"selamat atas kemenangan mu yach sa?" ujar radit pada salsa yang berdiri di sebelah kiri lia
"hmmm makasih dit, kamu juga" jawab salsa
kini, pembagian hadiah pun di langsungkan di atas panggung, di mulai dari radit yang menjuarai pertama
"selamat atas kemenangan mu dit, bapak sangat bangga kepada mu, bapak harap, kamu bisa mempertahankan kejuara'an ini sampai kamu lulus nanti" nasihat pak kepala sekolah, saat memberikan pengharga'an dan medali, serta buket bunga, pada radit
"amiin, makasih pak, insya allah, saya akan mempertahan kan kejuara'an ini" tutur nya lembut, setelah mencium punggung tangan pak kepala sekolah
kini, pak kepala sekolah pun bergeser dan mendapati lia di hadapan nya, hingga pak kepala sekolah pun tertegun melihat lia, sejenak, pak kepala sekolah pun menyunggingkan senyuman manis nya pada lia, lia hanya menunduk, hingga tidak menyadari pak kepala sekolah yang tengah tersenyum padanya,,,
MC yang melihat itu pun kini hendak memberi tahu lia dengan senyuman kepala sekolah pada lia, agar lia dapat melihat dam membalas senyuman nya, namun pak kepala sekolah pun menghentikan tindakan MC, hingga niat sang MC pun urung
"bapak tidak tau dan belum mengenal mu nak, tapi bapak harus ucapkan ini, selamat atas kemenangan mu, bapak sangat bangga kepada mu, bapak harap, kamu bisa mempertahan kan kejuara'an mu nak" tutur sang kepala sekolah dengan menarik kedua sudut bibir nya, hingga membuat senyuman manis nya pada lia, saat setelah memberikan pengharga'an dan medali pada lia
"terima kasih pak, insya allah, saya akan terus berusaha agar bisa mempertahankan prestasi saya" tutur nya lemah lembut, setelah mencium punggung tangan pak kepala sekolah
__ADS_1
"iya nak, bapak harap, kamu akan selalu bersemangat dalam menjalani kehidupan kamu di bidang pendidikan ini" nasihat sang kepala sekolah
"iya pak, insya allah" jawab nya tertunduk
kini, pak kepala sekolah pun bergeser kembali, hingga mendapati salsa di hadapan nya dan kembali mengucapkan selamat untuk salsa di hadapan nya
"selamat juga atas kemenangan mu yach nak, bapak sangat bangga kepada mu, bahkan pada semua murid siswa siswi di sekolah ini" ucap sang kepala sekolah dengan tersenyum riang ke arah salsa sambil memberikan pengharga'an dan medali, juga dengan buket bukanya
"terima kasih pak" jawab salsa malu dengan menundukkan pandangan nya sesaat, setelah mencium punggung tangan sang kepala sekolah
...----------------...
acara sudah usai, dari mulai kelas 7e, hingga kelas 9e, siang ini, lia masih di sekolah nya, tepatnya, di kantin, karna usai acara tadi pagi, rangga langsung mengajak lia dan salsa ke kantin, untuk makan siang bersama,,,
"lia, sumpah, aku nggk nyangka banget bisa ada di posisi ketiga setelah kamu yang menjuarai umum itu" ujar salsa pada lia di samping nya
"iya, selamat yach, aku udah tau dari awal, kalo kamu ini memang salah satu siswi yang berbakat di sekolah ini" jawab nya dengan senyum di balik niqab nya
"aku udah tau kok, kalian memang anak yang berbakat dalam bidang pendidikan ini, selamat untuk kalian berdua yach, dan untuk hadiah nya, aku traktir kalian makan di sini dech, kalian bisa pesan apa aja yang kalian mau sampai puas" ujar rangga yang membuat kedua mata salsa berbinar
***
siang ini, mitha sengaja mengajak radit ke kantin, ia juga ingin makan siang bersama di kantin, dengan mengajak radit tentunya, kedua nya duduk di sebuah kursi di kantin dengan dua bangku yang saling berhadapan,,,
saat kedua nya telah duduk di kursi, mereka melihat rani dan tya menghampiri meja yang sedang lia, salsa dan rangga duduki, perhatian keduanya pun teralihkan pada ke lima nya
"li, sa, kita duluan yach, selamat hlo, atas penghargaan nya, kita ikut bahagia kok" ujar tya memberikan selamat pada lia dan salsa
"makasih yach tya, kalian mau ke mana, kok buru buru gitu, mending kita makan dulu aja?" ajak lia menepuk kursi di samping kiri nya
"iya, makasih li, lain waktu aja yach, ini masalahnya, ayah bunda aku udah nungguin di depan, kamu kan tau sendiri, nggk bisa masuk, kalo nggk ada undangan khusus?" tutur tya mengingat kan lia
__ADS_1
"akh, yach, aku aru ingat, trus rani tetap di sini kan, ayo duduk ran?" ajak lia kembali
"hhe, makasih li, sa, tapi aku juga harus pamit dech kek nya, soal nya, ppa aku udah nungguin di depan juga, bareng ayah bunda nya tya" jeda sebentar "akh iya, aku hampir lupa, selamat atas kemenangan kaliah yach guys, aku harap, kalian bisa mempertahan kan prestasi yang sudah kalian capai, semangat terus sekolah nya" ujar rani sambil meninju angin dengan kepalan tangan kanan nya ke atas
"iya, makasih ran, tapi kok, lo juga bakalan balik sekarang, kenapa kalian secepet ini sich?" tanya salsa pada kedua sahabat nya ini
"nggk ppa sa, nggk enak, kalo keluarga di abaikan hhe, kita udah liat kok, daftar sisiwa siswi yang akan memasuki kelas 8 nanti, kita masih utuh, ywdh yach, gue pamit sama kalian, gue duluan yach, jan lupa, makan makan nanti, gue tunggu kabar kalian" ujar rani
"hmmm iya insya allah ran, kalo gitu, kalian hati hati di jalan yach?" tutur lia
"iya li, kita pamit yach, semua, assalamualaikum?" ucap kedua nya seraya berjalan menjauhi kantin
"iya" jawab semuanya
"eh li, kira kira, kita sekelas lagi nggk yak?" tanya salsa lemas, setelah rani dan tya pamit
"nggk tau yach sa, memangnya kamu kenapa?" tanya lia
"aku nggk tau li, tapi aku harap, kita bisa satu kelas lagi yach, kek dulu, aku bener bener nggk mau pisah sama kamu, biar bisa kerja sama menuju kejuara'an lagi, belajar kelompok bareng lagi" ujar salsa menerawang jauh ke depan
"iya aamiin, semoga aja yach sa, aku juga nggk mau sendiri sendiri" jawab nya
"aku percaya kok, kalian pasti akan bersama lagi di kelas 8 nanti, aku yakin itu, sekarang, ayo makan makanan pesanan kalian, liat hlo, udah dingin, sayang kan, di diemin aja makanan nya" tutur rangga pada akhir nya
"ekh, iya yach, aku juga udah laper lagi nich, maafin aku yach makanan ku yang ku sayang, aku nggk sengaja diemin kamu, ok, aku bakalan makan kamu sekarang" ujar salsa di hadapan makanan paforit nya yaitu mie ayam
hal itupun kini membuat lia dan rangga tertawa di dekat mya, hingga membuat siapa pun yang melihat kedua nya terlihat manis dan cocok
**bersambung,,,
hai readhers semua, author nya muncul lagi di sini, dengan keseruan yang ada di antara lia dan kawan kawan tentunya, jan lupa like komen and share yach semua nya, sampai jumpa di chap selanjut nya
__ADS_1
salam hangat dari author
selasa, 30 november 2021**