Rahasia Dua Hati

Rahasia Dua Hati
apa itu rangga?


__ADS_3

tak terasa, kini lia sudah menikmati liburan sekolah bersama keluarga nya dengan penuh kehangatan, kini besok, ia sudah resmi menjadi siswi kelas 8d, masih bersama ketiga sahabat nya,,,


skip, dengan waktu, tempat, dan keadaan yang berbeda


waktu pun tengah menunjukkan pukul 20:30, keluarga Aldiansyah tengah berkumpul ria di ruang keluarga


"li, gimana acara fighting gaun pengantin kkk kamu tadi siang?" tanya sang mma kala melihat semua anggota keluarga nya puas dengan jahitan yang mereka dapatkan, namun berbeda saat melihat lia yang hanya termenung di sofa ujung, dengan menopang wajah nya menggunakan tangan kiri nya, dengan siku yang mengenai pinggiran sofa


mendapati sang mma tengah bertanya kepada nya, ia pun tersadar seketika, dari lamunan nya "akh, emm, acara nya biasa aja kok, nggk ada yang istimewa, tapi,,, kkk terlihat cantik natural kala mengenakan gaun pengantin itu" jawab nya dengan tersenyum manis ke arah sang mma


"trus gimana, kamu sendiri puas nggk, dengan hasil jahitan gaun yang kamu dapat?" kali ini, ayah yang angkat bicara


"emmm, aku puas kok yah, kan ini potongan gaun yang selama ini aku inginkan, masa aku nggk puas" ujar nya sedikit bergurau dengan senyum yang sedikit di paksa kan


merasa kan ada hal yang tidak beres dengan anak ketiga nya, kini ayah aldi pun merasa sedikit iba,


malam telah larut, kini waktu pun menunjukkan pukul 21:30, semua keluarga pun sudah istirahat ke kamar masing masing


masih sedikit penasaran dengan apa yang sang anak alami, kini setelah mengambil minum di dapur, ayah aldi pun lebih memilih untuk menemui sang anak, di dalam kamar nya, yang di yakini bahwa sang anak belum tidur


tok tok tok


pintu pin terbuka lebar, dan menampakkan sang anak, yang kini masih terlihat mengenakan niqab nya, melihat itu, ayah pun bertanya

__ADS_1


"malam sayang, apa ayah boleh masuk?" tanya nya kala melihat lia yang hanya tertunduk, mungkin sedikit terkejut dengan kedatangan nya


"malam ayah, masuk lah ayah" jawab lia mempersilakan sang ayah memasuki kamar bernuansa putih itu


kini, kedua nya pun tengah duduk di balkon kamar lia, melihat indah nya langit yang bertabur bintang di malam hari ini


"li, apa ayah boleh bertanya sesuatu sama kamu?" tanya nya setelah merasa hanya keheningan yang melanda di antara kedua nya


"boleh ayah, ayah mau tanya apa?" jawab lia seadanya


"kamu baik kan, gimana teman teman kamu, apa mereka juga baik?" tanya nya berbasa basi


"ahayah ini bicara apa, Alhamdulillah aku baik, aku baik baik saja ayah, memang nya, ada apa dengan ku, kabar teman ku juga baik" jawab lia


mendengar hal semacam itu, dengan ragu ragu, lia pun akhir nya memandangi wajah sang ayah, meski dengan berat hati, karna tak ingin sang ayah melihat kesedihan di mata nya, yang kini tengah melanda diri nya


"kamu tau kedekatan ayah sama kamu kan, sedekat apa hubungan kita li?" ucap nya yang sontak membuat lia terkejut


"hu-hubungan apa yang ayah mksd kan, aku benar benar tidak mengerti ayah" tutur lia dengan selembut lembut nya


"sayaang, hubungan kita sangat dekat, ayah tau, kesedihan, kini sedang melanda dirimu saat ini, ayah tau kamu sedang bersedih, kenapa, ayo cerita sama ayah, itu akan membuatmu sedikit tenang?" usul sang ayah membawa lia bersandar pada bahu nya


"yaah, apa menurut ayah, aku salah, jika aku, mengagumi seseorang, aku tau yah, ayah sama mma sudah memegang teguh pembicaraan ku kala itu, tapi,,, di sini, bukan nya aku ingin mengingkari janji ku, hanya saja,,," ucap lia di tengah bersandar nya

__ADS_1


mendengar hal itu, kini ayah pun mengulum senyum pada sang anak yang kini tengah bersandar nyaman di bahu nya, ayah pun menarik lia, dan memandangi lia sambil berkata,,,


"sayaang, jatuh cinta itu manusiawi, orang normal pasti akan mengalami nya, dan rasa kagum yang ada pada diri kamu ini, nggk, sama sekali nggk salah" ucap nya menjeda sebentar


"merasa jatuh cinta di usia mu saat ini itu adalah hal yang wajar li, bahkan dulu, ayah juga merasakan jatuh cinta tepat, di usia mu yang sekarang, untuk yang pertama kali nya, dan yang pasti, itu jauh sebelum ayah mengenal mma mu, namun, apa seseorang yang kamu kagumi itu tau tentang perasaan mu?" tanya nya pada akhir nya, sambil memandangi wajah teduh lia yang kini tengah berada di hadapan nya, dengan menyentuh kedua pundak nya


mendapati hal itu dan menyadari tatapan menggoda sang ayah, kini membuat nya menggeleng geleng kan kepala nya dengan cepat "tidak ayah, aku tidak melakukan itu, aku,,, hanya berusaha untuk tidak melakukan nya, karna aku tau, dia mungkin akan menghindari ku, saat dia tau aku tengah kagum pada nya" tutur nya menundukkan pandangan nya


terlihat dewasa anak yang ada di depan nya, kini sang ayah pun kembali membawa lia ke dalam dekapan hangat nya "katakan, apa itu rangga, apa kamu mengagumi rangga li?" ujar sang ayah dengan mengelus lembut kepala belakang lia di dalam dekapan nya


'tidak ayah, bukan dia yang aku ingin kan, melainkan ada sosok yang lain yang tengah menetap di hati ku' batin nya


"emmm,,, aku,,," ucapan nya terpotong


"tidak apa, jika kamu memang belum siap untuk mengatakan nya sekarang li, ayah mengerti, tapi satu hal pesan ayah, tetap simpan rasa kagum mu pada orang itu, hingga waktu nya tiba, kamu boleh mengungkapkan nya" pesan sang ayah sambil melangkah ke dalam kamar lia di ikuti lia di belakang nya?


"baiklah ayah, aku akan selalu mengingat pesan ayah, terima kasih, dengan sedikit cerita pada ayah, kini aku merasa sedikit tenang sekarang" tutur nya lembut


"iya sayang, sudah larut, kamu tidur, besok sudah mulai masuk sekolah kan, nggk boleh kesiangan, semangat anak ayah, ayah ke kamar dulu?" ucap sang ayah sambil menutup pintu kamar lia


_**Ketika Gus Jatuh Cinta_


Alhamdulillah semua, author nya bisa SU lagi, terus nantikan kelanjutan ceritanya yach semua, salam hangat dari author, jangan lupa untuk tetap selalu tinggalkan jejak, sampai jumpa di episode selanjut nya

__ADS_1


Selasa, 8 Maret 2022**


__ADS_2