Rahasia Dua Hati

Rahasia Dua Hati
hari yang aneh {kedatangan siswa baru}


__ADS_3

skip, dengan waktu tempat dan keadaan yang berbeda


pagi ini, lia terlihat lesu dari biasa nya, yaach, dia memang sudah bersiap untuk berangkat ke sekolah, entah lah, ia terlihat lesu saja hari ini, apalagi saat ia tau, keluarga nya tengah mendiami nya beberapa menit yang lalu, kha kesya dan kha verry pun sama, hingga ia merasa hambar juga lama lama, tidak ada kehangatan dalam keluarga nya, hanya perlakuan dingin saja yang di tunjukkan untuk nya


"ma, lia berangkat yach?" ucap nya serapa mengulurkan tangan kanan nya hendak mencium punggung tangan kanan mma


"hmm,,," hanya deheman singkat yang ia dapati dari sang ibunda juga tangan kanan yang menerima ciuman tangan nya


namun aneh nya lagi, biasa nya kalo ia hendak berangkat, setidak nya mma selalu berbasa basi, atau, membuat kan bekal makan siang untuk nya makan di kantin ada apa? pikir nya


"semuanya, lia berangkat, assalamualaikum?" pamit nya seraya pergi meninggalkan ruang makan saat setelah mendengar gumaman jawaban salam dari semua anggota keluarga nya yang ada di sana


"huuh, baik li, seperti nya hari ini kamu harus bisa jalani hidup seperti ini, biasa kan hal ini, dan, jangan menyerah" gumam nya saat melewati gerbang rumah nya


bahkan ia merasa sangat aneh nya lagi dengan mang hanif, biasa nya pagi pagi sekali mamang tidak pernah melewat kan menyapa nya, atau bahkan sekedar bergurau dan mengucap kan semangat untuk nya


tambah lagi ketika ia membuka ponsel, tidak ada apa apa, atau bahkan spam chat dari rangga seperti biasa nya pun nggk ada, apalagi dari kha radit,


akh, kenapa ia harus terus menaruh harap pada sosok satu ini sich, ia bilang tidak mengharapkan apa apa, tapi malah tetap berharap, dan saat itu tidak terwujud, ia merasa sedikit terpuruk, huuh, hubungan percintaan memang terkadang sangat egois,


singkat cerita, saat ia telah sampai di depan kelas, ia memang belum melihat apa pun, karna memang masih pagi, namun ia berusaha menyibukkan diri nya dengan membaca buku di kelas, hanya sendiri, tanpa ada yang menemani


ia terus sendiri, hingga langit menampakkan awan putih bersih, tanda menjelang siang


"assalamualaikum?" ucap seseorang yang tengah berjalan menuju meja belajar nya, membuat nya mengalihkan pandangan nya ke arah orang itu


"waalaikum salam warahmatullah" jawab nya dan melihat sekilas orang yang mengucap salam


"lia, tumben kamu datang ke sekolah pagi pagi, ada apa, ekh, maaf aku salah, harus nya aku tau, kamu kan siswi ter rajin di kelas?" ucap seseorang itu yang memang adalah ken

__ADS_1


"hmm,,, kamu bisa aja, nggk kok, aku emang sengaja datang pagi ini, jadi aku udah di sini" jawab nya dengan menutup buku yang sebelum nya di baca nya


"akh, gitu yach, ekh tunggu, kok kamu berangkat sendiri, yang lain nya pada ke mana?" tanya ken memandangi nya lekat


"emm,,, kurang tau juga yach, soal nya dari pagi kalo salsa aku hubungi nggk di angkat, aku inbox juga nggk di bales tuh, tya sama rani juga gitu" jawab nya


"gitu yach, dari tadi, kamu sendirian dong di sini, sebelum aku datang" ujar ken yang mulai menghampiri nya yang tengah duduk


ia pun hanya mengangguk kan kepala nya sebagai jawaban, membuat ken, berhasil membulat kan bola mata nya terkejut


"k-kamu nggk takut li,," sahut ken "ada yang bilang kalo dulu nya banyak kejadian mistis di kelas ini hlo, kasus misterius gitu, kamu yakin nggk takut?" lanjut ken dengan sedikit berbisik


"hmm,,, nggk laah, buat apa aku takut, ya', memang sich, kedengaran nya mistis gitu, tapi beneran dech, aku baru tau sekarang, lagian juga,,, nggk ada terjadi apa apa tuh dari tadi, dan, aku juga nggk ngerasa ada yang aneh kok, dari tadi" jawab nya mengangkat kedua bahu nya


"kamu yakin, nggk ngerasa ada yang merhatiin kamu gitu dari tadi, padahal mah,,," ucapan ken tergantung


"eh, nggk nggk, nggk jadi, eh iya, tadi sebelum aku ke sini bu indri suruh aku buat sampein ini sama kamu, kata nya kamu di panggil ke ruangan guru sekarang" ujar ken mengalihkan pembicaraan


"akh, begitu kah, ywdh, aku ke sana dulu dech" jawab nya seraya berdiri dari duduk nya


"eh bentar li, kira kira, bu indri mau apa yach, panggil kamu ke sana, eh, tapi tadi juga aku liat siswa masuk ke dalam ruangan guru juga sich" sahut ken berpikir


"siswa, laki laki apa perempuan ken?" tanya nya penasaran


"aduh, ampun dech li, kamu itu gimana sich, ya nama nya juga siswa pasti laki laki laah, gitu aja nggk tau" ujar ken


"xxi, maaf yach, kalo gitu, aku ke sana dulu, assalamualaikum?" ucap nya dan berlalu pergi setelah mendengar jawaban salam dari teman nya itu


skip, di depan ruang guru

__ADS_1


terlihat ia yang mulai menetral kan nafas nya sebelum masuk, entah lah, rasa rasa nya ia merasa gugup saat akan memasuki ruang guru tersebut


tok tok tok


"masuk" sahut orang yang ada di dalam


ia pun memilih masuk dengan perlahan


"assalamualaikum, maaf bu, ken bilang, ibu panggil saya?" tanya nya sopan dengan tuturan yang lembut dan rendah saat sudah di depan meja bu indri


"waalaikum salam warahmatullah, akh, lia, iya li, ayo, silahkan duduk" jawab bu indri sambil tersenyum


"iya bu, makasih" ucap nya yang duduk berdampingan dengan, akh, tidak, ia belum pernah mengenali sosok yang tengah duduk sejak lama di hadapan bu indri ini


"jadi lia, kenal kan, ini vano, geo vano alexander, siswa pindahan dari amsterdam belanda, murid baru, dia satu kelas sama kamu, dan vano, kenalin, ini lia, siswi kelas 8d yang ibu cerita kan sama kamu" tutur bu indri memperkenal kan kedua nya


"hai, aku vano, senang berkenalan dengan mu?" sapa laki laki ini dengan mengulurkan tangan kanan nya hendak bersalaman


"akh, maaf, saya lia" jawab nya dengan menyatukan kedua tangan nya di depan hijab nya


"ahh, baiklah" jawab vano sambil tersenyum hangat memandangi wajah lia


"jadi lia, karna dia siswa baru di kelas kita, ibu harap, kamu bisa menunjukkan semua fasilitas di sekolah sama dia, siang ini, karna semua guru akan rapat penting, bagaimana?" tutur bu indri


"baiklah bu, insya Allah, akan saya tunjukkan" jawab nya dengan terus menundukan pandangan nya


_Ketika Gus Jatuh Cinta_


Sabtu, 25 Juni 2022

__ADS_1


__ADS_2