
masih flashback
setelah pak dosen pamit undur diri dari kelas, kini kelas pun menjadi hening, hingga pada akhir nya
seorang laki laki dari pintu masuk ruang fakultas kedokteran pun muncul, dia terlihat, menghampiri meja tempat kesya duduk
"key, lo di panggil ke ruang dosen noh, semua dosen nunggu lo di sana" ucap laki laki tersebut sambil menunjuk oleh dagu nya ke luar fakultas
kesya yang saat itu tengah fokus pada buku yang di bacanya pun kini mulai mendongak, fokus nya juga sudah buyar sedari tadi
"ngapain semua dosen nungguin gue dan?" tanya nya merasa heran, pasalnya ia merasa tidak pernah membuat ulah, semenjak duduk di kuliah semester akhir ini pada orang tersebut yang bernama daniel
"ya mana gue tau, lagian, ini juga pak damar yang bilang, kalo lo di tunggu di ruang dosen secepat nya" ulang daniel menyampaikan apa yang ia dengar dari sang dosen
"akh ywdh lah, makasih yach, kalo gitu, gue ke ruang dosen dulu" jawab kesya seraya berdiri dan berjalan perlahan
sepeninggalan kesya di samping nya, kini verry pun tengah menatap cowok di hadapan nya, hingga pada akhir nya
"dan, lo abis dari ruang dosen, ngapain?" tanya mesya merasa heran
"ngk mey, tadinya gue abis dari kantin belakang, abis potocopy skripsi juga, pas gue mo balik, ketemu pak bagas di depan ruang dosen, pak bagas suruh gue buat panggilin kesya ke sana, ywdh, gue panggil aja" jawab daniel sedikit menjelaskan
setelah mendengar penjelasan dari daniel, mesya pun hanya menganggukkan kepala nya tanda mengerti, namun daniel pun merasa bingung, pasal nya ia belum pernah melihat sosok cowok di depan nya yang juga sedang memperhatikan nya
__ADS_1
"mey, ini siapa?" tanya daniel pada mesya
"akh, ini murid baru di fakultas kita dan" jawab mesya
"hai, kenalin, nama gue muhammad verry gilvan al ghifari, gue pindahan dari universitas negri padang" ucap verry memperkenal kan diri nya pada daniel, sambil mengulurkan tangan kanan nya hendak bersalaman
"oh hai, kenalin, gue daniel pratama, lo bisa panggil gue dengan sebutan daniel" jawab daniel juga menerima uluran tangan verry
di ruang dosen
"maaf pak, ada apa yach, tadi kata daniel, bapak panggil saya ke sini?" tanya kesya lembut
"akh iya sya, kita sengaja panggil kamu, ayo duduk dulu sya?" tutur bu nita menepuk sofa di samping nya
pak damar pun mulai duduk di sebrang kesya dudu, ia segera mangutarakan maksud nya mengenai kesya
"begini sya, bukan apa apa, kamu sudah kuliah cukup lama di sini, langsung saja yach, bapak dan ibu sengaja panggil kamu ke sini, karna mau membicarakan satu hal sama kamu" jelas pak damar
"iya pak, daniel sudah bicara sama saya, namun ada perihal apa bapak dan ibu panggil saya ke sini, maaf, apa saya melakukan kesalahan?" tanya kesya menunduk
"tidak sya, kamu tidak melakukan kesalahan sama sekali, namun kita panggila kamu ke sini hanya akan bilang ini sama kamu aja, kamu adalah mahasiswi akhir semester sya, saya tau, kamu cukup berbakat di bidang kesenian, terutama musik, bapak tau, kamu sangat berbakat kan, di bidang musik sya?" tutur pak damar lembut
"ehm, gimana yach pak, saya tidak terlalu bisa di dalam bidang ini, saya hanya sedikit bisa, tidak benar benar bisa pak, saya masih belajar, bahkan masih harus banyak belajar lagi" jawab nya menunduk malu, karna sedang di kelilingi oleh sebagian besar dosen di kampus ini
__ADS_1
"syaa, dengerin ibu, kamu tau kan, ibu pengajar di bidang musik di universitas ini, dan ibu lihat, tangan kamu sudah lihai kok, memainkan piano, ibu yakin kamu bisa" tutur nita sambil mengelus puncak kepala kesya di samping nya
"benar sya, tadi, bu nita sudah banyak cerita tentang kamu, dan bakat kamu di bidang seni dan musik, kami semua kagum dan bangga sama kamu, selain berprestasi, ternyata kamu juga seseorang yang berbakat, bakat kamu itu harus kamu kembangkan sya" ucap pak dodi, selaku dosen fakultas sastra indonesia
"kesya, di acara kelulusan nanti, univ ini akan mengadakan program pertunjukan bakat seperti menyanyi, menari, dance, dan lain nya, dan untuk kamu, kamu bisa mengikuti program ini dengan memainkan alat musik, piano contoh nya" tutur bu sintya selaku dosen fakultas pendidikan agama islam
kesya yang mendengar hal itu pun terkejut bukan main, ia terpaku seketika, pasalnya ia tidak pernah memberi tahu perihal bakat nya pada siapapun, termasuk mesya, sahabat nya sendiri, bahkan keluarga nya pun tidak mengetahui nya, namun kenapa,,,
"bapak tau kamu pasti sangat terkejut perihal ini, kamu pasti tidak pernah memberi tahu siapa pun tentang hal ini kan, kamu tidak perlu terkejut mendengar hal ini, hari itu ibu lihat kamu masih diam sendiri di ruang musik, tanpa mesya tentunya, ruang musik sedikit terbuka, oleh karna itu, ibu tidak hanya melihat kamu saja, sebelum nya, ibu telah mendengar suara piano yang di mainkan oleh seseorang, ibu sangat penasaran dengan suara indah piano itu, ibu ikuti, dan pada akhirnya, ibu mendapati kamu yang sedang santai nya bermain piano, dengan kedua tangan mu yang lembut ini, maka dari itu, ibu dan semua dosen di sini, ingin kamu memainkan piano di hadapan semua orang, ibu dan semua dosen di sini, ingin kamu menunjukkan bakat kamu pada semua orang di sini nanti" jelas bu nita panjang lebar
"ta-tapi bu, saya malu, tidak dapat di pungkiri, saya sangat malu jika saya harus menunjukkan bakat asli saya pada semua orang, terutama,,, keluarga saya" jawab nya semakin menunduk
"kamu nggk perlu malu dengan hal ini syaa, bakat kamu sangat bagus, bakat kamu sangat langka di kalangan remaja dewasa seperti kamu sekarang, keluarga mu pun pasti akan merasa sangat bangga pada kamu, dan kamu,,, pasti tidak pernah memberi tahu mereka perihal ini kan?" ucap pak dodi
"kesyaa, ibu percaya sama kamu, kamu pasti bisa, ibu juga percaya, kamu tidak akan mengecewakan atau mencemar kan nama baik univ kita ini, tampil lah nak, ibu ingin melihat dan mendengar kamu memainkan piano di depan kami semua" ucap bu sintya yang juga merasa bangga pada kesya
"huuuh, baiklah bu, pak, namun saya perlu waktu, untuk memikirkan ini, saya juga harus meminta ijin terlebih dahulu, dari keluarga saya" jawab nya pada akhir nya, sambil menghembuskan nafas panjang nya
**bersambung,,,
alhamdulillah semua, author nya bisa SU lagi, makasih semua, udah semangatin author sampai di chap ini, oke, jan lupa tinggalkan jejak nya yach semua, walaupun cerita nya makin sini makin garing yach, sampai jumpa di chap selanjut nya, salam hangat dari author,,,
jum'at, 17 desember 2021
__ADS_1
curhat dikit yach semua, author nya lagi sedikit ada pikiran nich, yach meskipun hanya sebuah mimpi, tapi bisa juga kan, penuhin pikiran kita, tapi do'a in terus author nya yach, semoga author nya lepas dari pikiran ini, biar bisa SU lancar lagi semua, maaf hlo, udah ganggu waktu nya, kalo ada saran atau masukan boleh di kolom komentar yach semua, daaah**