Rahasia Hati (Mencintai Kakaku)

Rahasia Hati (Mencintai Kakaku)
Bab 35


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana Danu dan Rio mengadakan resepsi pernikahan putra putri mereka.


Semuanya di persiapkan oleh Kennan dan di bantu oleh Ayu, Kanes serta Bima. Sedangkan Zara, tahunya hanya beres, sebab Kennan melarangnya untuk ikut campur, Namun segalanya di persiapkan sesuai dengan permintaan Zara.


Resepsi akan di adakan di function room di salah satu hotel ternama di Surabaya.


Dalam hal merias, Nina sendiri yang akan turun tangan untuk merias wajah Zara. Dengan pengalamannya saat dulu, riasan yang di hasilkanpun tak kalah dengan riasan MUA profesional.


Tampilan make up smokey eyes, dan look arabian, terkesan glamour saat di padukan dengan gown rancangannya, tak lupa Nina menyematkan siger di pucuk kepala Zara, menambah kecantikan yang membuat semua orang pangling terhadapnya.


"Kamu memang cantik mbak" ucap Nina dengan mata berkaca-kaca "Mas Ken beruntung punya istri sepertimu" lanjutnya lalu mengecup kening Zara.


Danu, Rio, Irma, serta Kennan sudah lebih dulu berangkat ke hotel.


Bunyi ponsel mengagetkan Nina yang tengah terkesima menatap menantunya.


"Assalamu'alaikum"


"Waalaikumsalam bun, udah selesai belum?"


"Sudah Ken, kita segera kesana ya"


"Hati-hati ya bun"


Nina mengiyakan ucapan Kennan lalu menutup panggilannya setelah mengucap salam.


"Kita berangkat sekarang sayang" Ajak Nina "Ayu, tolong bantu mbak Za pegangin gaunnya yang menjuntai di lantai, dan Kanes, bantu bawain barang mba Za buat nginep di hotel"


"Ok bun"


"Siap bun"


Jawab Ayu dan Kanes nyaris bersamaan.


Sesampainya di hotel, Kennan sudah berdiri di pintu masuk sebuah funcion room, untuk menyambut kedatangan Zara.


Karena mereka sudah melaksanakan ijab, dari beberapa minggu yang lalu, penghulu meminta Kennan menjemput mempelai wanita di depan pintu lalu akan membawanya ke tempat yang sudah di sediakan untuk menandatangani beberapa dokumen terkait akta nikah.


Seperti Zara yang diiringi oleh pengiring pengantin wanita yaitu Ayu dan Kanes, Kennan pun di kawal oleh Bagas dan Ridho sebagai groomsmen.

__ADS_1


Dari kejauhan, Kennan tersenyum melihat Zara yang tengah berjalan menghampirinya, di sertai dengan debaran jantung yang kian menggila tentunya.


Saat Zara sudah tepat berada di depannya, Kennan justru terlihat bingung tepatnya pura-pura bingung.


Bagas dan Ridho yang berdiri di belakangnya, saling melempar pandangan sekaligus terkejut dengan kebingungan Kennan. Tak jauh berbeda dengan Ayu dan Kanes, pun di buat melongo. Mereka belum paham maksud Kennan yang sebenarnya.


"Mas Aku di depanmu" sahut Zara


"Kamu Azzara?" Kennan mengangkat dagunya, lalu meneliti setiap jengkal wajahnya yang terlihat begitu cantik.


"Wahh, kamu pasti bohong, istriku nggak secantik ini" ledek Kennan dengan sudut bibir terangkat, Matanya terus meneliti wajah Zara"


"Ini bukan waktunya bercanda mas"


Kennan tersenyum mendengar ucapan Zara "Bunda harus di kasih penghargaan ini, udah dandanin istri mas sampai mas nggak ngenalin kamu" ujarnya dengan kerlingan mata jahil.


"Mas pura-pura nggak ngenalin mbak Za ya?" sela Kanes yang di respon juluran lidah oleh Kennan, membuat Ayu, Kanes, serta Bagas, Ridho berdecak geram.


"Issh lebay" potong Ayu


"Dasar sosotei" decih Ridho


Reaksi Kennan yang pura-pura tidak mengenali Zara, merupakan ungkapan yang penuh makna, dimana dia seolah takjub dengan riasan bundanya yang mampu merubah Zara menjadi sangat cantik.


Detik kemudian, Kennan mengambil Alih tangan Kanes yang tengah memegang lengan Zara.


"Kamu minggir" perintah Kennan pada Kanes, Kanes merespon dengan mengerucutkan bibirnya, lalu mundur ke belakang membantu Ayu yang memegang juntaian gaun milik Zara.


"Ayo sayang cepetan" kata Kennan seraya menunjuk sikut agar Zara segera melingkarkan tangannya. "Biar acara cepat selesai terus lanjut bobo panas" sambungnya.


Zara mencubit lengan Kennan, sebab sedari tadi tidak berhenti bercanda.


Perlahan, sepasang pengantin berjalan di atas karpet berwarna keemasan, di ikuti oleh dua gadis cantik dan dua pria tampan sebagai pengiring.


Sesampainya di tempat yang sudah di sediakan, Kennan menarik kursi untuk Zara, lalu untuk dirinya sendiri.


Kennan dan Zara bergantian menandatangani form sesuai perintah petugas.


"Mulai detik ini, kalian adalah pasangan suami istri yang sah baik secara agama, maupun negara" Ucap salah satu petugas, lalu mengucapkan selamat pada Kennan dan Zara.

__ADS_1


Setelahnya, Kennan memasangkan sebuah cincin di jari manis Zara, begitupun sebaliknya, Zara memasangkan cincin di jari Kennan.


Adegan yang paling mengharukan, yaitu Zara mencium punggung tangan suaminya dan langsung di sambut ciuman oleh Kennan di kening Zara. Setelah itu, pengantin pria mendaratkan tangannya di ubun-ubun sang istri sambil mengucapkan sebuah do'a.


Allahumma inni as’aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa ‘alaih. Wa a’udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltaha ‘alaih."


Artinya: ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya. Dan Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau tetapkan atas dirinya.


Doa yang di aminkan oleh Zara, di iringi deraian air mata.


"Kenapa nangis?" tanya Kennan sembari tersenyum


Alih-alih menjawab, Zara justru memeluk Kennan. Pelukannya kian erat ketika Kennan membalas pelukan itu, lalu mengecup kepala Zara.


"Jangan nangis" hiburnya sambil mengusap lembut punggung Zara.


Aksi mereka tak pernah lepas dari pandangan para tamu undangan. Mereka di buat terhanyut oleh sikap Kennan yang begitu romantis dan lembut dalam memperlakukan mempelai wanita, pun tak pernah luput dari sorot kamera yang mengambil gambar serta video.


"Udah sayang nangisnya, kita kan harus pamerin cincin dan buku nikah di depan camera, biar Ridho dan juga Bagas ngiler"


💖


Kennan dan Zara memasuki acara selanjutnya, yaitu sungkeman kepada orang tua, dengan tujuan meminta doa restu, serta kelanggengan dalam menjalani biduk rumah tangga.


Sesi tersebut berlangsung sangat mengharukan, hingga Danu dan Rio, serta Nina dan Irma, tak mampu mempertahankan air matanya. Berkali-kali Nina dan Irma mencium pucuk kepala kedua mempelai saat bersimpuh di hadapannya, seraya mencium punggung tangannya.


Kini giliran mereka meminta restu pada kakek dan neneknya. Ada pasangan orang tua dari Danu, Oppa Rusdi dan omma melya, pasangan orang tua dari Rio, oppa Anggara dan omma Lily, pasangan orang tua Irma, kakek dan nenek Bambang, serta kakek abi dan nenek umi.


Baarakallahu likulii wahidimmingkumaa fii shaahibihi wa jama'a bainakumma fii khayrin"


Artinya: mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan.


Sebait do'a dari kakek abi, saat Kennan menyalaminya dan di amini oleh Kennan dan juga Zara.


"Aamiin,, Syukron kakek" balas Kennan sambil tersenyum, yang di respon anggukan kepala lengkap dengan senyuman oleh kakek abi.


Serangkaian acara, yang berlangsung selama beberapa jam, telah di abadikan dalam sebuah foto dan video dengan durasi yang lama.


Bersambung

__ADS_1


Selamat ya Kennan dan Zara.. lanjut bobo Fanas yuk..


__ADS_2