Ranjang Panas Sang CEO 5

Ranjang Panas Sang CEO 5
Adira dan Javier


__ADS_3

"Apa? Anak-anak ku melawan mereka? Tolong Ceritakan Dad secara detail Dad." Pinta Adira.


Daddy Raka menceritakan semuanya secara detail termasuk tentang Javier karena pasti Adira akan bertanya tentang kejadian di sekolahnya sedangkan Adira mendengarkan cerita Daddy Raka sambil mengeluarkan air matanya.


"Itulah yang terjadi." Ucap Daddy Rico mengakhiri ceritanya.


"Apakah pria itu, Ayah dari ke lima anak kembarku?" Tanya Adira.


Hening


"Aku mohon, jangan menutupi ataupun membohongiku." Mohon Adira sambil menyatukan ke dua tangannya seperti orang memohon.


Mereka bertiga menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menganggukkan kepalanya tanda membenarkan kalau Javier memang benar Ayah dari ke lima anak kembarnya.


"Apakah ada yang lainnya?" Tanya Adira.


"Besok pagi Javier akan datang ke sekolah menunggu kalian." Jawab Mommy Karen.


"Kalau begitu besok Adira ingin menemuinya." Ucap Adira.


"Pria itu yang telah membuatmu kehilangan ingatan sebagian dan pria itu juga yang telah membuatku cacat karena di dorong dari tangga. Apakah pria itu pantas mendapatkan maaf darimu?" Tanya Daddy Rico.


"Adira tahu Dad, tapi Adira tidak ingin melihat ke lima anak kembarku di hina oleh orang lain karena tidak mempunyai seorang Ayah. Walau sekolah di pindahkan tetap saja pasti ada anak yang mulutnya usil dan Aku tidak bisa melihat kesedihan ke lima anak kembarku." Jawab Adira.


"Berarti Kamu akan menikah dengan Javier jika Javier mau bertanggung jawab?" Tanya Daddy Rico.

__ADS_1


"Iya Dad, demi ke lima anak kembarku agar mereka tidak lagi di hina oleh orang lain." Jawab Adira.


"Jika Javier menyiksamu lagi?" Tanya Daddy Raka.


"Jika seandainya itu terjadi lagi maka Aku dan ke lima anak kembarku akan pergi sejauh mungkin dari kehidupannya. Di mana pria itu tidak akan menemukanku." Jawab Adira.


"Rico, berikan kesempatan untuk Javier karena Mommy sangat yakin kalau Javier akan merubah sifat buruknya." Ucap Mommy Nicole.


Grep


Daddy Rico menghembuskan nafasnya dengan perlahan sambil berpikir sedangkan Mommy Karen memegang tangan Daddy Rico untuk menyetujui usulan Mommy Nicole.


"Daddy setuju tapi dengan satu syarat." Ucap Daddy Rico akhirnya.


"Daddy ingin Mommy masih meretas cctv dan jangan menutupi dari Daddy. Apapun yang terjadi dengan Adira, Mommy harus melaporkan ke Daddy plus Daddy akan memberikan dua orang yang menjaga Adira secara diam-diam." Ucap Daddy Rico.


"Baiklah." Jawab Mommy Karen dan Adira singkat.


"Bolehkah Aku meminta nomer ponsel Kak Javier?" Tanya Adira.


"Untuk apa?" Tanya Daddy Rico dan Mommy Karen bersamaan.


"Aku hanya ingin mengetahui, apa yang akan dikatakan Kak Javier jika melihatku di ponsel. Jika Kak Javier membenciku maka besok Aku dan ke lima anak kembarku tidak akan menemuinya." Jawab Adira.


"Kalian tinggal di kota yang sama pasti suatu saat nanti kalian akan bertemu. Jadi walau Kamu bersembunyi sekalipun Javier akan menemukan keberadaa mu." Ucap Daddy Raka.

__ADS_1


"Kalau begitu besok Kami berenam akan pindah ke negara S di mana di negara S ada keluarga besar Daddy." Jawab Adira.


"Baiklah, mana ponselmu." Pinta Mommy Karen.


Adira memberikan ponselnya ke Mommy Karen kemudian Mommy Karen mengetik nomer telepon milik Javier setelah selesai Mommy Karen memberikan ponsel ke Adira.


"Itu nomernya." Ucap Mommy Karen.


Cup


"Terima kasih Mom." Jawab Adira sambil menerima ponsel miliknya.


Adira berpamitan dengan ke dua orang tuanya kemudian berlanjut ke Oma dan Opanya lalu berjalan ke arah kamarnya.


Ceklek


Adira membuka pintu kamarnya kemudian masuk ke dalam kamarnya lalu mengunci pintunya.


"Sepertinya Aku mengenal nama Kak Javier, tapi di mana ya?" Tanya Adira sambil berpikir.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sambil menunggu Up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :


__ADS_1


__ADS_2