Ranjang Panas Sang CEO 5

Ranjang Panas Sang CEO 5
Ditolak


__ADS_3

Arsenio memberikan ponselnya ke Daddy Javier dan Daddy Javier menerima ponsel milik Angelina kemudian membacanya karena keluarga besarnya ingin mendengarkan pesan yang ditulis Angelina.


"**Mommy maafkan Angelina karena uang milik Daddy sudah Aku berikan ke Tuan Arsenio semuanya agar Mommy tidak lagi menyakiti keluarga besar Tuan Arsenio ataupun keluarga lainnya."


"Waktu itu Mommy memintaku untuk memberikan racun ke Tuan Arsenio tapi Angelina meminumnya karena Angelina tidak ingin menyakiti orang yang tidak bersalah. Ketika Angelina sudah mulai sembuh Mommy menyuntikan racun membuatku sangat tersiksa."


"Kepala Angelina sangat sakit sekali dan semoga racun ini mematikan agar Angelina tidak bangun untuk selamanya karena Angelina ingin bertemu dengan Daddy untuk meminta maaf."


"Angelina sayang Mommy dan semoga dengan kematian Angelina bisa membuat Mommy sadar dan Tuan Arsenio mau memaafkan perbuatan Mommy."


"Mommy, sebenarnya pesan ini Aku simpan sudah lama ketika Kita berada di mansion baru dan Aku akan mengirim pesan ini ketika Angelina pergi jauh sekali di mana Angelina bisa bertemu dengan Daddy karena Angelina sudah sangat lelah dan ingin tidur tanpa bisa bangun lagi."


"Tuan Arsenio, Aku tahu pasti Tuan Arsenio akan membuka isi pesanku walau sudah Aku sekalipun Tuan Arsenio bisa memulihkan."


"Pesanku hanya satu gunakan uang itu untuk orang-orang yang membutuhkan**."


"Ternyata pelakunya adalah Ibunya Angelina." Ucap Daddy Javier.

__ADS_1


"Aku sudah tahu siapa orang tuanya Angelina." Ucap Roy tiba-tiba bicara.


"Siapa?" Tanya Mereka bersamaan.


Roy memperlihatkan laptopnya membuat mereka menatap layar laptopnya. Mereka serempak membulatkan matanya dengan sempurna pasalnya Mereka sangat kenal siapa Ibunya Angelina.


"Bela." Ucap Mereka bersamaan kecuali Roy.


"Bukankah waktu itu Aku yang membunuhnya?" Tanya Daddy Rico dengan wajah terkejut.


"Aku juga yang menyiksanya." Sambung Daddy Javier.


Waktu itu Arsenio kecil sangat marah ketika Mommy Adira di siksa oleh Bela membuat Arsenio meminta Daddy Javier untuk ikut menyiksa Bela. Daddy Javier dan Arsenio sama-sama menyiksa Bela dan terakhir Daddy Rico menembak Bela hingga akhirnya Bela meninggal dunia.


"Dia bukan Bela tapi adik kembarnya yang bernama Belia. Belia pandai menyamar menjadi siapa saja termasuk menjatuhkan nama baik Angelina." Jawab Roy


"Bukankah Angelina putri kandungnya? Kenapa sangat tega menyakitinya dengan menjatuhkan nama baiknya bahkan memberikan racun yang sangat berbahaya." Ucap Mommy Adira sambil melihat Angelina dengan tatapan kesedihan.

__ADS_1


"Hatinya sudah tertutup karena wajah Angelina sangat mirip dengan Ayahnya Angelina di mana Belia sangat membencinya di tambah dendam yang teramat sangat terhadap keluarga Kita membuat Belia melakukan berbagai cara." Jawab Roy.


"Sekarang Belia ada di mana?" Tanya Daddy Rico.


"Dia ada di mansion. Sebenarnya mansion itu milik Angelina tapi dengan rayuannya membuat mansion itu menjadi miliknya." Jawab Roy


"Kenapa semua hartanya menjadi milik Angelina? Apakah Ibunya Angelina tidak mendapatkan uang sepeserpun?" Tanya Daddy Rico penasaran.


"Aku tidak tahu Dad tapi yang pasti Ibunya Angelina tidak mendapatkan sekali karena semua hartanya diberikan ke Angelina. Sebab itulah Ibunya Angelina semakin membenci Angelina." Jawab Roy menjelaskan.


"Kalau begitu sebagian para pria, tangkap wanita itu dan kalau Dia lawan tembak saja." Ucap Daddy Raka.


"Baik." jawab Mereka bersamaan.


Sebagian para pria pun pergi meninggalkan mansion sedangkan Dewi Arumi sejak tadi berusaha menyelamatkan Angelina di mana nyawanya di ujung tanduk.


"Tubuh Angelina semakin melemah di tambah tidak semangat untuk hidup membuatku sulit memberikan obat karena dari tadi obatnya ditolak terus." Ucap Dewi Arumi.

__ADS_1


"Tante, Aku mohon lakukan yang terbaik untuk Angelina." Ucap Arsenio yang tidak ingin kehilangan Angelina.


"Tante akan usahakan tapi Tante tidak janji karena Angelina tidak ada semangat untuk hidup dan hanya keajaiban Angelina bisa sembuh." Jawab Dewi Arumi.


__ADS_2