
"Aku tidak tahu Dad, ketika melihat semuanya berkumpul di mansion membuatku bahagia dan saking bahagianya membuat Kami menangis." Jawab Mommy Karen.
"Kok bisa sama ya?" Tanya Adira dengan wajah terkejut.
Deg
Deg
Entah kenapa jantung Daddy Rico dan Javier berdetak kencang membuat ke dua pria tampan tersebut saling menatap dan tidak berapa lama ke dua pria tampan tersebut menatap ke arah istri mereka masing-masing.
'Kenapa perasaanku tidak enak ya?' Tanya Daddy Rico dan Javier bersamaan.
'Kok perasaan ini sama seperti waktu Adira di lukai oleh Bela.' Ucap Javier dalam hati.
"Sudahlah lupakan, bagaimana kalau Katarina, Jovanka, Adara dan Adira membantu Mommy menyiapkan makanan dan minuman." Ucap Mommy Karen mengalihkan pembicaraan.
"Baik Mom." Jawab ke empat wanita tersebut.
"Aku juga ikut bantu biar cepat selesai." Ucap para wanita bersamaan.
"Oke." Jawab Mommy Karen singkat dan padat.
Para wanita kecuali Mommy Nicole berjalan ke arah dapur meninggalkan suaminya masing-masing
"Perasaan Mommy tidak tahu kenapa tidak enak jadi Mommy minta sama Rico dan Javier serta semuanya untuk menjaga istri kalian masing-masing dengan mengirim anak buah kalian untuk menjaganya secara diam-diam." Ucap Mommy Nicole sambil menatap satu persatu anggota keluarga besarnya.
"Baik." Jawab mereka bersamaan.
"Seminggu ini bagi yang bisa program IT untuk melihat siapa saja keluarga besar Kita khususnya para wanita yang hendak bepergian untuk meretas cctv agar Kita bisa tahu jika ada penjahat yang menyerang salah satu anggota keluarga besar Kita." Ucap Mommy Nicole.
__ADS_1
"Oke." Jawab mereka bersamaan lagi.
Merekapun melanjutkan mengobrol tentang perusahaan dan kerja sama hingga dua puluh lima menit kemudian para wanita datang dari arah dapur.
Para wanita mengajak suaminya dan keluarga besarnya untuk makan bersama. Merekapun makan bersama hingga lima belas menit kemudian mereka sudah selesai makan dan minum.
Mereka kembali mengobrol hingga beberapa saat kemudian satu demi satu mereka pulang ke mansion mereka. Daddy Rico dan Mommy Karen kembai ke kamarnya untuk istirahat.
xxxxxxxxxx
Malam menjelang pagi dan seperti biasa Mommy Karen sudah bangun pagi dan sudah menyiapkan pakaian milik suaminya karena hari ini Daddy Rico akan pergi ke perusahaan miliknya yang sudah diserahkan ke Adira.
Hal ini dikarenakan Javier sangat sibuk dengan perusahaannya membuat Daddy Rico mau tidak mau datang ke perusahaannya
Grep
"Suamiku sangat tampan sekali jadi ingin ..." Ucap Mommy Karen menggantungkan kalimatnya sambil memeluk tubuh kekar suaminya dan menunduk malu.
"Tidak apa-apa, lupakan apa yang tadi Mommy katakan." Ucap Mommy Karen.
"Daddy tahu dan tentu saja Daddy tidak akan menolaknya." Ucap Daddy Rico sambil mendorong tubuh istrinya ke arah ranjang.
Merekapun melakukan hubungan suami istri hingga setengah jam kemudian mereka sudah selesai melakukan hubungan suami istri kemudian berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.
Lima belas menit kemudian mereka keluar dari kamar mandi dengan menggunakan jubah handuk. Wajah Daddy Rico berseri-seri berbeda dengan Mommy Karen yang terlihat sangat lelah.
"Mommy tidurlah." Ucap Daddy Rico yang tidak tega melihat wajah lelah istrinya.
"Tapi Dad, Mommy ingin membantu memakai pakaian kerja Daddy." Ucap Mommy Karen sambil berjalan ke arah lemari pakaian.
__ADS_1
"Baiklah tapi setelah Daddy berangkat kerja, Mommy istirahat." Ucap Daddy Rico.
"Iya Dad." Jawab Mommy Karen dengan patuh.
Mommy Karen mengambil satu Steel pakaian kerja milik suaminya kemudian membantu memakaikan ke tubuh kekar suaminya.
Grep
"Daddy Sayang banget sama Mommy." Ucap Daddy Rico sambil memeluk tubuh istrinya.
"Mommy juga Dad, sayang banget dengan Daddy." Ucap istrinya sambil masih mengancingkan pakaian kemeja milik suaminya.
Daddy Rico tersenyum mendengar ucapan istrinya hingga akhirnya Mommy Karen sudah selesai membantu suaminya memakaikan pakaian kerja.
"Suamiku sekarang sudah tampan." Ucap Mommy Karen sambil merapikan jas milik suaminya.
Cup
"Terima kasih Sayang." Ucap Daddy Rico kemudian mengecup kening istrinya dengan lembut.
"Sama-sama Sayang." Ucap Mommy Karen.
Mereka keluar dari kamarnya dan berjalan ke arah pintu utama. Daddy Rico sebenarnya meminta istrinya untuk istirahat namun Mommy Karen ingin mengantar suaminya sampai di depan pintu utama.
Skip
Kini Mommy Karen berada di kamarnya dan berbaring di ranjang karena tubuhnya sangat lelah.
"Aku sangat mengantuk, tidur dulu nanti siang antar makanan untuk suamiku." Ucap Mommy Karen sambil memejamkan matanya.
__ADS_1
Tidak membutuhkan waktu lama Mommy Karen tidur dengan pulasnya.