Reinkarnasi Raja Iblis Menjadi Gadis Cantik Berambut Perak

Reinkarnasi Raja Iblis Menjadi Gadis Cantik Berambut Perak
Chapter 44 : Menuju Hutan Monster


__ADS_3

Di dalam kereta Arthur meminta bantuan pada Bellina yang dengan acuh tak acuh mengendalikan sebagai kusir.


"Bellina selamatkan aku?"


"Bukannya sekarang bagus, kau selalu menatap guru kita dengan pandangan mesum dan sekarang kau bisa berbuat mesum bersamanya."


"Tapi aku tidak tahu akan jadi seperti ini."


Rosa bukan guru yang baik, dia telah menjatuhkan Arthur dan mulai berciuman dengannya sepanjang yang diinginkannya.


Bellina bahkan harus mendesah pelan melihatnya.


"Arthur kau lumayan juga, ini ciuman pertamaku jadi kita sama-sama tidak rugi, apa kau mau ketingkat yang lebih jauh?"


"Itu buruk untuk mentalku, tolong biarkan aku keluar dari akademi dan baru menikahimu."


"Aku bisa menunggu."


Sementara Arthur terkapar, Rosa menyelinap ke depan untuk duduk di samping Bellina.


"Guru kau ternyata liar juga."


"Yah begitulah... sudah sejak lama lama aku tidak menemukan seseorang tertarik denganku."


"Jika melihat tingkahmu aku pikir memang sulit mendekatimu."


"Kurasa kau benar, jujur kupikir kau hanya gadis manja yang mengambil kedudukan sebagai murid Saint karena koneksi, kau juga cukup pemberani."

__ADS_1


"Aku sudah tahu Anda berfikir begitu."


Keheningan terasa di antara keduanya sebelum Bellina membuka mulutnya.


"Boleh aku bertanya guru?"


"Tentu tanyakan saja sepuasmu."


"Kenapa guru bisa mengenali seluruh pelosok hutan monster?"


"Itu karena sebelumnya aku hidup sebagai budak, ketika umurku 5 tahun aku berhasil melarikan diri ke dalam hutan monster kemudian memutuskan tinggal di sana, orang-orang yang mengejarku semuanya telah terbunuh dan kupikir itu tempat yang aman untukku, tentu saja aku bertahan hidup dengan membunuh monster lemah dan lari saat bertemu dengan monster kuat, sesekali juga aku berada dalam kondisi sekarat."


"Itu pasti berat."


"Tentu saja, walau disebut hutan monster ada sebuah tempat yang aman disebut Neverland, kemungkinan besar Jeanne membawanya ke sana. Hanya saja."


"Siapapun yang memasukinya tubuh mereka akan berubah menjadi seorang berumur 13 tahun."


"Area itu sepertinya mempunyai area ruang waktu."


"Benar, bahkan jika seseorang keluar dari sana mereka hanya kembali pada kondisi tubuh sebelum memasukinya."


Arthur yang pulih dari keterkejutan ikut dalam pembicaraan.


"Jika kau tinggal di sana bukannya berarti kau akan hidup abadi."


"Karena itulah tidak sembarangan orang bisa masuk, aku sendiri tidak bisa memasukinya tapi berbeda dengan seorang Saint Agung, dia akan mendengarkannya."

__ADS_1


Dia yang dimaksud Rosa, membuat pertanyaan di benak keduanya.


Sebenarnya orang seperti apa yang menjaganya. Saat matahari tenggelam mereka membuat api unggun dan menikmati makanan bersama.


Arthur memutuskan untuk tidur lebih awal dan akan berjaga setelah keduanya selesai.


Rosa berkata ke arah Bellina yang sedang meminum tehnya.


"Menurutmu seperti apa raja iblis kesombongan?"


"Aku belum pernah melihatnya tapi dari yang kudengar dia raja iblis terkuat bahkan pernah tinggal di Prancis dan menyamar menjadi manusia."


"Itu gambaran kasar yang diketahui banyak orang, tapi menurutmu apa dia orang yang akan menghancurkan orang dengan alasan invasi?"


"Sepertinya guru mengenalnya."


"Tidak juga, yang kutahu dia pernah menyelamatkan beberapa orang."


"Hah? Mana mungkin hal itu terjadi... dia iblis."


"Aku hanya mengutarakan apa yang kupikirkan dan kulihat saat dulu sebelum aku bertemu Elma."


"Kalau dia seperti apa yang guru katakan, bukannya artinya Prancis tidak perlu memusuhinya dan mengirimkan ratusan pahlawan dan mati."


"Siapa tahu bahwa raja iblis kesombongan sebenarnya dijebak."


Itu tidak masuk akal, orang yang menyerang pertemuan di Olimpus juga mengatakan hal sama, Bellina ingin mengatakan hal itu tapi dia memilih untuk menahannya.

__ADS_1


Dia hanya akan percaya setelah bertanya pada gurunya Jeanne.


__ADS_2