
Setelah selesai makan malam mereka kembali berkumpul diruang keluarga untuk berbagi cerita selama beberapa hari ini yang telah terlewati.
" Jadi kapan kamu akan mengeluarkan keponakanku ini?" tanya rindu sambil mengelus perut buncit ocha.
" Lu pikir anak gue barang, pake di keluarkan gitu, ini anak manusia keponakan lu. Di lahirin bukan dikeluarkan." aichel langsung menjawab pertanyaan dari rindu yang menurutnya aneh dalam penggunaan bahasa, sedangkan keluarga yang lain hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
Suasana ini yang selalu dapat menghangatkan keluarga ini. Rindu dan aichel yang senantiasa ribut layaknya tom and jerry jika bersama namun saling merindu jika berjauhan.
" Kalian ini baru saja bertemu sudah mulai ribut." ucap ayah rindu yang mulai terlihat bercengkrama kembali dengan herdy, entah apa yang sedang mereka bicarakan sepertinya tak cukup waktu mereka untuk membahas soal pekerjaan terus menerus.
Ibu rindu beranjak dari duduknya dan berpamitan kepada anggota keluarga yang lainnya untuk istirahat lebih dulu karena ia merasa sedikit lelah akibat perjalanan yang lumayan jauh hari ini. Tidak berselang lama ayah rindu juga menyudahi pembicarannya dengan herdy dan pamit menyusul istrinya ke dalam kamar untuk istirahat.
__ADS_1
" Sayang mari kita pulang, kamu juga pasti butuh istirahat." ucap aichel pada ocha sambil membantu istrinya itu bangkit dari duduknya.
" Ya... rasanya seluruh tubuhku ini sudah lelah, apalagi kakiku yang terlihat seperti kaki gajah jika kelelahan begini" ucap ocha sambil bermanja pada suaminya.
Berjalan meninggalkan rindu dan herdy tampa mengucapkan apapun kepada mereka sehingga rindu merasa geram dengan tingkah kedua sahabatnya itu, yang sengaja memamerkan kemesraan dan seperti tidak menganggap mereka disitu.
Kini rindu dan herdy tinggal berdua di ruangan itu, suasana berubah menjadi hening. Keduanya tidak ada yang membuka suara. Mungkin mereka sedang merangkai kata-kata untuk memulai pembicaraan atau mereka sedang memikirkan bagaimana caranya untuk membuang kerinduan yang telah tertahan selama beberapa hari ini. Kedua insan manusia ini saling bersitatap, mungkin mereka bisa saling mengerti dengan bahasa kalbu karna seolah mereka saling berbicara melalui tatapan.
Hingga akhirnya herdy membawa rindu sang kekasih hati dalam dekapannya.
Aichel yang baru teringat ponselnya tertinggal di rumah rindu pun kembali untuk mengambilnya namun Aichel yang terkaget melihat dua insan yang saling berpelukan erat itu pun diam tak berkata mengamati dari arah belakang mereka. Hingga entah beberapa menit ia mengamati keduanya tapi tidak ada yang membuka suara ataupun melakukan yang lain sampai akhirnya ia bosan karna tidak ada kemajaun dari pergerakan kedua sahabatnya ini.
__ADS_1
" Apa hanya dengan berpelukan kalian bisa puas melepas kerinduan?" ucap aichel terlihat mengejek kedua sahabatnya yang tertangkap basah itu.
Rindu dan herdy yang terlihat kaget dan malu ingin melepas pelukan namun kembali aichel menggoda sepasang kekasih itu." Mangkanya segera halalkan agar kau dapat merasakan betapa nikmatnya melepas rindu di atas.." aichel menjeda ucapannya namun ia menaik turunkan alisnya itu menggoda keduanya.
Bola mata herdy menatap aichel dengan tajam sedangkan rindu melemparkan bantal sofa yang ada di sampingnya. Aichel bergerak cepat berlari keluar dari ruangan itu setelah mengambil ponselnya. Tapi ia tak langsung pergi melainkan kembali memunculkan kepalanya dari balik pintu untuk menggoda kembali kedua sahabatnya ini. Aichel lari kencang saat menyadari Rindu mencoba ingin mengejarnya namun herdy menahan tangan rindu. "Lebih baik peluk aku dari pada meladeni anak nakal itu" herdy memeluk rindu.
Di tempat lain aichel merasa bahagia karena dapat menggoda kedua sahabatnya itu.
"Kamu kenapa kok keliatan senang amat" tanya ocha heran melihat suaminya yang masuk kamar memasang wajah senyum-senyum sendiri.
" Aku baru aja menciduk dua insan yang sedang melepas rindu. Haha..." aichel tertawa puas membayangkan wajah rindu yang kesal terhadapnya, apalagi herdy yang memperlihatkan wajah tak bersahabat akibat ulahnya.
__ADS_1
Ocha yang kesal pada tingkah suaminya yang suaminya itu pun berbaring membelakanginya. Aichel yang menyadari sikap istrinya pun langsung menyadari kesalahannya, karna sebelumnya ia sudah memperingatkan agar besok pagi saja untuk mengambil ponselny, ocha ingin sekali merasakan sentuhan-sentuhan lembut suaminya namun aichel bersikeras untuk mengambilnya dan berjanji tidak akan berlama-lama tetapi sudah lebih dari 20 menit suaminya tak kunjung datang membuat ocha mendumel kesal. Lalu aichel muncul dengan wajah bangganya yang telah bangga menciduk dan menunggui herdy dan rindu tampa rasa bersalah menceritakan semua.
Ocha tetap memunggungi suaminya tampa mendengarkan bujukan dan rayuan suaminya yang berusaha untuk mendapatkan kenikmatan malam ini.