Rindu ... Yang Memabukkan

Rindu ... Yang Memabukkan
Kecelakaan


__ADS_3

Farel melihat jalan yang sedang terjadi kemacatan, dimana biasanya jalan ini sangat jarang terjadi kemacatan, sudah lebih tujuh menit farel menunggu belum ada tanda pergerakan sehingga farel memutuskan untuk melihat situasi keluar mobil.


"Apa penyebab kemacatan ini pak?" tanya farel pada salah satu bapak penghuni taxi yang sedang membuka pintu mobilnya ingin masuk.


"Kecelakaan pak, di depan ada seorang ibu ibu yang tertabrak lari." terang bapak itu.


"Oh.. terimakasih pak."


"Iya nak, kalau anak bapak ingin lewat sebaiknya putar arah saja, karena tidak ambulance belum sampai jadi mayat belum bisa di pindah."


"Baik pak. Terimakasih."


Farel tetap melangkahkan kakinya menuju tempat kejadian. Entah mengapa farel ingin melihat kesana padahal sebelum sebelumnya ia jarang sekali ingin tau. Betapa terkejutnya dan shoknya farel ketika melihat siapa korban tabrak lari itu, ternyata ibu dari bos nya yang tak lain adalah mama catryn yang tengah terbaring penuh darah di tengah jalan. Tampa menunggu ambulance datang farel menggendong mama catryn dan berjalan cepat ke arah mobil nya. Banyak spekulasi yang terdrngar dari mulut orang orang yang berada disana. Dengan laju yang begitu kencang farel mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit yang terdekat.

__ADS_1


Ponsel farel terus berdering, namun farel tidak menjawab panggilan dari bos nya itu, setelah beberapa menit akhirnya mobil farel tiba di salah satu rumah sakit kota W.


Perawat yang berjaga di depan ruang darurat dengan sigap mendorong bangkar ke arah mobil farel.


Mama catryn dengan cepat di tangani oleh dokter tunggu yang ada di ruang darurat tersebut, dan pertolongan pertama telah berhasil di berikan pada mama catryn, melihat dari luka yang ada di tubuh mama catryn membuat farel menyesali apa yang telah menimpa orang tua bosnya itu, itu juga termaksud kelalaian farel dalam melindungi keluarga bosnya. Tampa berlarut untuk menyalahkan diri, farel meraih ponsel yang ada di saku celananya dan segera memerintahkan anggota bos leon untuk mengecek sisi tv yang ada di sepanjang tempat kejadian tersebut. Dan tak lupa farel menghubungi bos leon agar lebih mendapatkan hasil dan solusi yang lebih cepat. Setelah menghubungi bos leon barulah farel menghubungi bosnya setelah mengabaikan beberapa panggilan darinya.


Farel ingin menghubungi ellis untuk memberitahukan keadaan mama catryn tapi kembali di urungkan farel, dan kembali mematikan ponselnya.


Di lain tempat herdy tengah melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh, jemari jemari tangan herdy menggenggam kuat stir mobil melampiaskan amarahnya sambil sesekali umpatan umpatan keluar dari mulut arogannya itu. Tak butuh waktu yang lama herdy telah tiba di rumah sakit dimana mama catryn berada. Menelusuri lorong lorong rumah sakit herdy melangkahkan kakinya menuju ruang operasi dimana farel telah memberinya kabar.


Farel yang melihat kedatangan herdy pun langsung memberhentikan langkahnya yang terus jalan kesana kemari menunggu dokter keluar memberi kabar.


"Dokter masih di dalam bos." ucap farel sambil mengusap wajahnya yang tengah panik dan shok.

__ADS_1


"Bagaimana?"


"Saya sudah menghubungi bos leon dan anggotanya, mungkin sebentar lagi kita akan mendapatkan jawaban yang akurat, semoga saja tidak seperti apa yang kita pikirkan bos."


"Harusnya seperti itu. Berani dia bermain dengan saya maka tunggu saja apa yang akan saya perbuat pada mereka semua." mengepalkan kuat jari tangannya.


"Saya belum menghubungi nona, demi kebaikan nona dan nona muda. Saya..."


"Ya, tidak saat ini, tunggu ada kabar dari dokter baru hubungi ellis." ucap herdy memotong ucapan farel yang dia tau arah pembicaraannya kemana.


Farel menganggukkan kepalanya tanda paham dan setuju dan sependapat dengan bosnya itu.


Herdy dan farel kini tengah duduk di depan ruang operasi itu, dimana mama catryn sedang ditangani di dalam sana. Mereka menunggu dua kabar yang begitu penting pada mereka, yang pertama adalah keadaan mama catryn, dan yang kedua hasil dari penyelidikan bos leon dan anggotanya.

__ADS_1


__ADS_2