
Di bawah selimut tebal sepasang suami istri sedang bergumul hangat. ******* ******* lakh nhat memenuhi ruang kamar yang cukup luas itu.
Herdy menggendong tubuh mungil rindu menuju sofa tampa melepas penyatuan yang indah itu. Herdy duduk di sofa dan kini rindu yang memegang kendali percintaan mereka. Rindu menaik turunkan bokongnya dan herdy tidak tinggal diam kembali ia menghujam rindu dari bawah sehingga membuat rindu melayang merasakan nikmat yang bertubi tubi. Dengan posisinya yang berada diatas saja rindu sudah merasakan begitu nikmat ditambah lagi hantaman yang di berikan suaminya membuatnya berjuta juta kali nikmat sehingga ia ingin terus dan terus menggerakkan bokongnya.
Lenguhan panjang keluar dari keduanya menandakan mereka telah mencapai pelepasan setelah lebih satu jam bergumul hangat.
"Kau begitu nikmat sayang...milikmu memijit punya ku" mencium kening rindu dan melepas penyatuan mereka.
Rindu membaringkan tubuhnya di sofa panjang itu, tampa menjawab ucapan suaminya, dadanya naik turun dengan nafas yang memburu akibat rasa lelah.
Herdy mengangkat tubuh istrinya dan membawanya ke atas ranjang meletakkan begitu lembut. Setelah dirasanya rindu mendapatkan posisi yang nyaman herdy menutup tubuh polos istrinya dengan selimut dan ikut berbaring di samping istrinya. Tampa rasa malu herdy membiarkan tubuh polosnya terekspos, bahkan pentungan kebanggaannya saja masih berdiri sempurna seakan tidak pernah lelah.
Rindu membalikkan tubuhnya menghadap ke arah suaminya berada. Jemari rindu membelai lembut rahang tegas yang di tumbuhi oleh bulu bulu halus menambah kesan macho herdy.
__ADS_1
"Tap... " herdy meraih tangan kecil milik istrinya dan memutar tubuhnya sehingga posisinya kini tepat berada diatas tubuh rindu.
"Masih kurang..hemm"
Pipi rindu merona merah, karena malu rindu tak sadar menggigit bibir bagian bawahnya sehingga herdy semakin tergoda gila dibuatnya. "Seperti yang kau minta sayang..." suara decapan di dada rindu kini melai lagi meramaikan kamar itu. Secara perlahan namun pasti lidah lincah herdy menyapu seluruh tubuh indah rindu.
"Walau hanya semenit ini membuat rindu yang memabukkan jika tidak menyentuhnya" lidah herdy mulai beraksi di bawah sana, mengeksplore seluruh yang ada di lubang sempit itu membuat gila rindu merasakan geli dan nikmat yang bersamaan.
Tidak ada rasa jijik, herdy terus memainkan lubang sempit itu dengan lidahnya dan sesekali berganti menyapu secuil daging yang menonjol itu. Rindu meremas kasar rambut herdy membuat herdy semakin bergairah untuk terus mencelupkan dan menyapukan lidahnya di ladang basah miliknya itu.
Ladang kamu milik siapa yah....
Setelah rindu mendapat pelepasan kini saatnya pentungan besar nan panjang herdy yang mengambil alih untuk membajak ladang basah dan subur miliknya.
__ADS_1
"Aaarrghh" ucap mereka bersama saat milik herdy masuk sepenuhnya ke dalam lobang sempit itu siap untuk membajak.
Selanjutnya buat skenario sendiri yaa... ini saja takut tidak lolos...seperti sebelumnya...
Herdy membersihkan tubuh rindu dengan lembut, setelah selesai ia membersihkan tubuhnya.
Semenjak kehamilan rindu ia lebih sering bekerja dari rumah. Farel sang asisten yang menjadi tumbalnya untuk menyelesaikan tugas tugas bos dinginnya itu. Tapi beruntungnya farel dibalik sikap dingin sang bos ternyata herdy begitu royal pada asistennya itu. Herdy menghadiahkan sebuah mobil mewah untuk farel karena telah membuat keputusan yang tepat membelikan testpek beberapa hari yang lalu. Ini herdy juga menjanjikan akan membelikan satu apartemen untuk sang asisten jika ia mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Beruntungnya jadi farel tapi itu semua tidak mudah jadi asisten herdy si bos yang dingin. Farel harus siap 24 jam saat kapanpun herdy butuhkan. Bahkan ia harus mengerti segala keperluan dan kebutuhan sang bos tampa harus diberitahukan atau diminta. Apalagi menyangkut nyonya mudanya itu, dunia farel ikut di buat jungkir balik. Betapa bucinnya si bos dinginnya itu. Setiap kali menyinggung kebucinannya maka herdy akan menjawab menikahlah agar kau tau bagaimana rasanya. Rasa rindu yang memabukkan akan melanda hatimu setiap waktu.
"Kau selalu romantis bos.."
"Maka carilah teman kencan wanitamu agar kau bisa mencobanya juga." sambil berlalu dari hadapan farel.
"Bagaimana aku mencari pasangan, waktuku sudah kau sita habis bos." ucap farel dalam hati tidak berani mengutarakannya saat lagi lagi herdy memintanya untuk membelikan buket bunga untuk rindu.
__ADS_1
Luar biasa memang perjuangan seorang farel untuk mendampingi seorang bos dingin nan royal itu.