
Chapter 9 wanita cantik di perpustakaan
Singkat cerita aku telah menyelesaikan tugas pagiku yang membosankan.
Saat ini aku sedang berjalan di luar koridor istana koridor itu sangat panjang dan bersih, sejauh mata memandang terlihat pinggiran jalan yang di hiasi pot bunga, dan taman di sebelahnya.
Sebetulnya pagi tadi aku tidak mengikuti latihan fisik, karena aku merasa berdosa bila harus bertemu kapten leon, aku merasa berdosa karena tidak bisa mengganti pedang miliknya,
Dan aku masih sakit hati ketika teringat perkataan beliau,
Meskipun aku tidak mengikuti latihan tapi tidak ada yang menegurku, mereka semua (pelayan) mengacuhkanku kecuali saat jadwal cuci piring.
Saat ini aku teringat (bidadariku apakah kamu ada di perpustakaan) pikirku.
Setelah beberapa waktu berjalan...
Aku akhirnya tiba di depan pintu perpustakaan tua,
Ukiran di pintu itu terlihat klasik, tertutup debu. lantai di depan pintu terlihat seperti tidak pernah di bersihkan,
Kemudian aku membuka pintu itu.
"Kreeeek" terdengar suara ringkikan pintu terbuka,
Lalu aku berjalan memasuki pintu, di sana terlihat, sesosok malaikat cantik di sinari mentari pagi ia begitu anggun dan mulia, malaikat itu duduk di kursi kayu sambil memandangku.
Setelah itu ia mengacuhkanku,dan kembali pokus membaca.
(dasar sombong, sudahlah lupakan tentang wanita, untuk saat ini aku harus pokus mengumpulkan informasi yang bisa aku dapatkan di perpustakaan ini ) pikirku, Karena dari hari kemarin aku tidak dapat mempelajari sedikit-pun, sejarah tentang kerajaan ini.
Kemudian aku mengambil beberapa buku di rak, menumpuknya di atas tangan, dan berjalan menuju sebuah meja besar yang ada di tengah ruangan,
"Bruuk" terdengar suara tumpukan buku terbanting di atas meja.
Kemudian aku duduk di kursi dan mulai membaca tapi.
Aku tidak bisa membaca tulisan itu,
(cih, percuma saja, haruskah aku mencari guru untuk mengajariku cara membaca) pikirku.
(tidak, aku tidak ingin berjalan di kota,) pikirku karena semua orang di kota terlihat menggutukku. karena ada rumor yang mengatakan bahwa ada seorang pahlawan yang tidak memiliki mana, ia memiliki kutukan kesialan yang akan menimpa siapa saja yang ada di dekatnya,
Aku mengetahui rumor itu dari satu-satunya temanku ajka. ia menyelipkan selembar surat di bawah bantalku yang bertuliskan,
Dari Ajka penyihir handsome Wkwkwkwk,
Surat ini mengandung sihir yang dapat terbakar otomatis setelah di baca, dan isi surat ini hanya dapat di lihat oleh felix,
Felix, hati hati!!, beberapa beradalan yang menyebut dirinya pahlawan sepertinya membencimu, mereka menyebarkan rumor tentangmu bahwa dirimu memiliki kutukan kesialan, mereka berniat menjatuhkanmu dan membuat dirimu sengsara, bukan hanya itu, aku telah mengetahui seluruh kebusukan kerajaan ini dan aku berniat kabur dari kerajaan busuk ini, aku akan pergi berpetualang,
jangan mencariku!.
dan satu hal lagi, hati-hati dengan putri ke dua yang tinggal di perpustakaan tua, ia memiliki kutukan kematian tapi menurut informasi yang aku dapatkan, ia tidak memihak siapapun, dan hanya pokus mem-pelajari cara untuk memakmurkan wilayahnya... jadi sampai bertemu lagi pangeran kodok Wkwkwkwk,,!!
(Sungguh isi surat dari sahabat yang tidak bisa di andalkan, tapi ia bisa di percaya) pikirku, karena Ajka memiliki harga diri yang tinggi dan perkataannya selalu ingin di percaya, ia tidak mungkin berbohong terhadap orang yang sangat dekat dengannya.
(untuk sekarang, bagaimana caraku untuk mempelajari tulisan di negara ini) pikirku, meskipun aku memiliki ingatan dan kepintaran super karena teknologi yang di aplikasikan di otakku, tapi tulisan ini terlihat asing dan seluruh data di otakku tidak cocok dengannya,
(Akkhh! , haruskah aku berlutut meminta bantuan kepada sang putri seperti kemarin, tapi itu percuma) pikirku.
(tidak ada cara lain, aku harus mencoba merayu-nya) pikirku..
Kemudian aku melambaikan tangan sambil berkata
"uhh 'permisi ' Putri cantik, bisakah anda mengajari saya cara membaca"
Putri cantik itu hanya diam tanpa bergeming.
(seperti yang aku perkirakan,) pikirku
Menurut pengamatanku, sang putri sengaja mengacuhkan-ku, dan tidak ingin terlibat dengan orang yang ada di dalam kerajaan.
(Cih sudah ku duga akan jadi seperti ini, lebih baik aku membongkar equipment kiriman vita).
__ADS_1
Aku mengeluarkan bot fly dari dalam invetory, bot ply itu terlihat seperti bola baja dengan kamera seperti mata di depannya, memiliki satu baling-baling besar di atasnya seperti drone.
Aku membongkar bot fly itu secara manual, dan dari dalam sircuitnya terselip sebuah tas kecil,
(uhh, apakah vita sudah memasukkan pesanan-ku ke dalam tas ini)
Tas itu memiliki 20 slot, aku mengeluarkan isi tas dan menaruh-nya di atas meja untuk mengecek kualitas setiap barang.
Aku mengeluarkan mini rocket launcher,
senjata itu bertipe peluncur tunggal yang menembakan satu peluru di setiap periode tembakan, memiliki bentuk tabung peluncur besar untuk sebuah misil, memiliki teknologi reload peluru otomatis, dan jaringan niktabel khusus untuk pemakainya,
Kemudian aku menaruhnya di atas meja, dan mulai mengamati barang yang lain.
Setelah itu aku mengeluarkan Shield protector, tameng itu seukuran tubuhku atau bisa di sebut hampir menutupi seluruh bagian depan tubuhku, berbahan full metal, berwarna putih, tameng itu berbentuk persegi dengan rusuk seperti belah ketupat, memiliki inti bulat di tengahnya untuk aktivator skill, memiliki nilai defense sebesar 2000 - 5302 dan memiliki akses khusus.
(Sungguh berbeda dari Item yang aku lihat di dalam game, yosh selanjutnya) pikirku.
Kemudian aku kembali meletakkan tameng itu di atas meja, di samping rocket launcher,
Setelah itu aku mengeluarkan( kamason Sword,) pedang itu bertipe satu tangan, memiliki bentuk persegi panjang dengan dua mata pisau yang memancarkan cahaya biru, memiliki rata-rata damage sebesar 2026 - 2646,
ketika aku memegang gagang-nya
Bilah Pedang itu memancarkan cahaya biru yang menerangi seisi ruang yang gelap, pedang ini sungguh indah sampai - sampai, membuat sang putri terpesona.
Sang putri, diam-diam mengamati pedang yang sedang aku pegang, saat itu aku mengetahuinya bahwa matanya tidak bisa lepas dari menatap pedangku,
Kemudian aku mencoba bertanya
"apakah kamu mengingin-kan nya '
Tapi sang putri hanya diam mengamati tanpa menjawab,
Saat itu aku menjadi kesal dan mengulang perkataanku.
" apakah kamu tuli, aku tanya lagi, apakah kamu menyukai pedang ini, "
"ya kalo aku harus bercerita, mungkin akan menghabiskan waktu seharian lebih untuk menceritakannya, apakah kamu punya waktu luang untuk mendengarkan ceritaku,"
Putri cantik itu memalingkan pandangannya tanpa menjawab perkataan ku,
"yahh, aku di acuhkan lagi," ucapku
(dasar, padahal tadi aku hampir berhasil menggodanya,) pikirku.
Kemudian aku meletakkan pedang itu di atas meja, dan melanjutkan mengecek barang yang lain,
Aku mengeluarkan kotak amunisi besar, kotak itu berisi 500 batang Roket tanpa elemen lalu mengeluarkan 4 kotak amunisi lainnya,
Di atas meja besar terlihat lima kotak amunisi, setiap kotak amunisi memiliki jumlah masing - masing 500 batang Roket, dengan berbagai jenis elemen seperti api/air/tanah /angin,/dan tanpa elemen
Setelah itu, aku mengecek equipment, seperti jirah,celana, sepatu, dll.
Tak lupa aku mengeluarkan potion, potion itu terbagi menjadi tiga yaitu aid hp charger/obtibus stamina charger/dan miror fp charger, yang memiliki efek berbeda.
Pertama, aid hp charger +4000, mengisi kembali hp sebesar 4000 poin
Kedua, obtibus stamina charger+800, mengisi kembali stamina sebesar 800poin
Dan terakhir, miror fp charger+1000,yang mengisi force poin sebesar 1000 poin,
TL:, Force poin adalah poin yang di gunakan untuk mengaktifkan skill yang di gunakan oleh bangsa accretia, sama seperti mana yang digunakan untuk ngaktifkan mantra.
(Dan ini equipment yang terakhir) pikirku, ketika mengeluarkan jimat dan cincin.
Jimat Beast vital, dan cincin, beast vital, seperti namanya, jimat itu terbuat dari jantung beast, berwarna silver, jantung itu masih berdetak, ketika aku mengeluarkannya dari dalam tas.
(apa ini,!! jantung ini masih hidup, bagaimana caraku memakainya,) pikirku.
Aku melamun beberapa saat, hingga menemukan satu solusi.
(bagaimana kalo aku memasangnya seperti memasang perlengkapan yang ada di dalam game) pikirku.
__ADS_1
Kemudian Aku membuka menu karakter lalu memasangkan-nya pada slot perlengkapan,
Saat itu juga, tiba-tiba jantung itu melilit dadaku dan mulai merobek kulit-ku, benda itu masuk secara paksa menggantikan jantung lamaku.
Pemandangan itu begitu mengerikan untuk orang lain yang melihatnya, karena saat itu terlihat tubuh dan pakaian felix seperti di robek oleh sebuah benda yang memiliki tentakel, benda itu memaksa masuk ke dalam tubuh felix.
Sang putri tidak tinggal diam ketika melihat felix yang sedang menderita, ia langsung berlari ke arah felix untuk menolongnya, tapi tiba-tiba.
Ia terdiam melihat isi tubuh felix,yang ternyata isi dalam tubuhnya adalah mesin, ia menatap dengan tatapan kagum sambil menutup mulutnya, agar tidak berteriak.
"Kamu bukan manusia!" ucap wanita itu
"yah 'bisa di bilang begitu" ucapku
Sebetulnya felix dari tadi tidak merasakan apa-apa, ia hanya menjerit karena terkejut.
"Dari ras apa kamu, sebenarnya"
"apakah anda penasaran dengan rasku"
"jawab atau aku akan mematikan seluruh tubuhmu" ucapnya
Felix tiba-tiba bergetar mendengar jawaban dari sang putri, ia sampai berpikir sebelum menjawab,
"a' a' apakah begitu cara sang putri ketika menanyakan sesuatu kepada orang asing"
Mendengar itu sang putri langsung menundukkan kepala dengan exspresi malu,
"Maafkan aku karena tidak menghormati-mu"
"ya 'aku memaafkan-mu karena kamu cantik,"
Sang putri tersenyum kemudian kembali duduk di kursi-nya,
"bisakah kita mulai dari awal"
"bisa"
"dari ras apa kamu sebenarnya"
"aku dari ras accretia"
"ras apa itu', apakah kamu bukan manusia"
"hey aku masih manusia, tapi tubuhku bukan lagi tubuh manusia"
"apa itu', apakah itu semacam kutukan"
"maaf tapi akan sulit menjelaskan-nya"
"apakah kamu meremehkan-ku"
"aku tahu kalau kamu putri yang berpendidikan' tapi pelajaran di sini terlampau jauh untuk dapat mengerti tentang tubuhku"
"apakah kamu menganggap-ku Bodoh"
"ti'ti'ti tidak 'kamu pintar tapi kamu harus belajar selama 10 tahun untuk dapat mengerti tentang apa yang akan aku jelaskan"
"apakah sesulit itu"
"aku bersumpah "
"Kalo begitu, jelaskan secara sederhana"
"ya sederhana-nya' rasku memiliki tubuh yang terbuat dari susunan logam"
"apakah kamu Golem,' dan bagaimana susunan logam itu dapat bertahan di dalam tubuhmu' apakah besi itu merupakan susunan segel yang menahan monster yang terkurung di dalam tubuhmu"
"tidak!!!! (berteriak) 'aku masih manusia sama sepertimu"
"kalo kamu sama sepertiku berarti kamu monster"
__ADS_1