Rising Isekai Apocalypse

Rising Isekai Apocalypse
chapter 25 perang vita bagian 2


__ADS_3

~di gurun pasir~


saat itu, di dalam amukan badai pasir terlihat seribu armada kapal perang draft.


sebuah tirai terbuka di atas geladak, dari sebuah kapal perang yang paling besar dan mewah,


seorang raja berjalan keluar dari balik tirai, ia memakai pakaian mewah berbalut intan permata dan sebuah mahkota di atas kepalanya.


raja itu mengacungkan telunjuknya sembari berkata perkataan yang vita tidak mengerti artinya.


"hey kau!!...jadilah selirku,, aku akan memberikan apapun yang kamu mau" ucap raja odes.


vita melamun, ia tidak mengerti bahasa draft, ia memutuskan untuk berunding dengan eva dan Adriana.


[hey!,,apa yang harus aku lakukan! ] ucap vita.


"aku tebak,,,,dia pemimpinnya" ucap Adriana.


"hajar saja!!.. hajar!!... mumpung dia di luar." ucap eva.


[ehh...tapi dia berkata apa? ] ucap vita.


"palingan dia meminta kita menyerah dan tunduk padanya. " ucap eva


" yah!.. wajahnya, mirip pejabat yang suka menginvasi wilayah dan merebut hak orang " ucap Adriana.


[oke,] ucap vita.


vita mengangkat tangannya lalu menutupi balon udara mewah itu seketika.


sfx "wost! wost!wost!wost!wost! prak! prak! prak! prak! prak! prak! "

__ADS_1


puluhan misil ber_elemen es melesat dari keempat penjuru, misil itu tebang melalui rongga hologram raksasa dan mengenai target.


misil itu meledak setelah mengenai pelindung yang tak terlihat. menciptakan bola es raksasa yang menutupi hampir semua bagian tubuh balon udara.


"yang mulia!,,, awas serangan. " teriak puluhan mentri yang ada di dalam kapal itu.


raja odes tertegun sambil menggerutu "ini sebuah penghinaan!!! " teriaknya. wajahnya tiba-tiba berubah menjadi merah menyala, ia terus saja mengatakan cacian dan makian terhadap vita.


tiba-tiba


sfx "wost! wost!wost!wost!wost! prak! prak! prak! prak! prak! prak! trank! trank! trank! trank! trank! trank! trank! trank! trank! trank! trank! "


puluhan misil kembali di luncurkan, tapi kini di bantu dengan menara kaliber yang menebaki dari bawah.


saat itu, para menteri berlari ke arah rajanya, mereka menarik sang raja, dan secara paksa membawanya kedalam kapal.


"lepaskan aku!... beraninya kalian melakukan hal ini padaku" ucap raja odes.


kilatan peluru mendesis di tengah badai. rombongan pesawat tercerai-berai. beberapa dari mereka menghalau serangan dengan mengorbankan kapalnya,


beberapa kapal jatuh terhuyung setelah menerima beberapa kerusakan yang parah.


"cepat serang balik!! " teriak para menteri sambil memberi komando kepada pasukannya.


armada pesawat musuh bersiap, mereka mengeluarkan berbagai jenis senjata dari balik geladak_nya.


beberapa bom di luncurkan dari udara


[ ini berbeda dari sebelumnya]ucap vita, karena bom ini memiliki sayap dan dapat meluncur di udara secara pelan.


ribuan bom melayang di udara, ini bagaikan kawanan walet.

__ADS_1


[serangan datang!! ] teriak vita.


"aku tau! " ucap eva.


"aku akan menembak_Ki yang mengarah ke sini," ucap adriana.


sfx " bromm!!! dok! dok! dok! dok! dok! dok! dok! dok! dok! dok! "suara raungan dari keempat senjata mesin menderu, memuntahkan ribuan peluru ke udara,


sfx " bom! bom! bom! pralak, bom! bom! pralak!


bom! pralak! bom! pralak! ratusan bom meledak di udara, suara ledakannya mengguncang pesawat musuh dan markas accteria.


" sial!,,, kita hanya memiliki 3 kesempatan lagi sebelum peluru habis." teriak eva.


"lihatlah!..mereka menjatuhkan_nya lagi" ucap adriana.


[awas! ] teriak vita.


bom kali ini berbentuk bola besi dengan cangkang terbuka, bom itu di lemparkan dari balik pesawat.


eva kemudian menembakinya tapi ketika dia tembak (bom itu) meledak dan mendorong bom di sekelilingnya ke segala arah.


"boom! boom! boom! boom! boom! boom! " hamparan bom jatuh ke tanah, meledakkan daratan dan mengenai beberapa bangunan markas.


beberapa unit suplay terkena serangan itu dan mengalami beberapa kerusakan.


"kya!,,, " teriak diana.


"tenanglah!.. kita memiliki shield battery. " ucap eva.


" nyonya,,, bawa mereka menjauh...kita harus mengulur waktu untuk menunggu pabrik mengisi ulang amunisi" ucap eva.

__ADS_1


[baiklah] ucap vita. sambil memerintahkan unit kamuflase untuk menjauh.


__ADS_2