
Malam hari di atas bangunan Markas accretia, terlihat felix sedang duduk di atas meriam dan di temani vita yang duduk di sampingnya,
Bulan merah dan dua bulan lainnya memancarkan cahaya di langit malam, di temani dengan gugusan bintang berwarna warni yang menambah indahnya malam.
Sejauh mata memandang terlihat Gurun pasir yang membentang luas.
Vita terlihat melamun sambil Bergumam memandangi felix, (bukannya cinta yang membawa kedamaian, bukannya cinta yang menjadi pedoman, bukannya cinta yang membuat seorang manusia mau berkorban segalanya, tapi kenapa sikap admiral menunjukkan penolakan, apa dia tidak mencintaiku, tapi apa itu cinta?) pikir vita.
Di lain sisi terlihat felix sedang melamun sambil memikirkan ("ini kan lucid dream kan, kenapa aku tidak bisa mengendalikan mimpiku sih, apa metodenya salah, apakah aku harus bangun dulu untuk mencari artikel tentang lucid dreams, tapi kalau seperti itu akan susah lagi login) pikir felix.
Kemudian ia menoleh ke vita untuk bertanya.
"vita, sebenarnya di mana kita berada " tanya felix.
["Maafkan saya master, untuk saat ini saya tidak tahu titik koordinasi kita, karena kita tidak bisa menerbangkan satelit pemantau"]
"kenapa? Apakah ada kerusakan pada satelit" tanya felix.
[bukan itu master, tapi lebih tepatnya hampir 89% kerusakan pada kapal, yang memaksa all sistem untuk mengaktifkan mode mati suri]
"tunggu!, Maksudmu kapal ini rusak" tanya felix dengan exspresi terkejut.
[tentu saja master dan sudah tugas anda untuk memperbaiki armada ini].
"apa!, Kenapa aku, bukanya kamu juga bisa memperbaiki armada ini" kata felix sambil meringis.
[saya tidak bisa memperbaiki kapal ini, di karenakan semua repair sistem unit rusak, tepat setelah kapal menabrak atmosfer planet ini].
"apa yang membuatnya rusak" ucap felix.
[lapisan atmosfer planet ini yang mengikis kapal kita, saat kita melakukan pendaratan darurat].
"Ehh.. pendaratan darurat, memang apa yang telah terjadi sebelumnya" ucapku.
[master!.. apakah anda lupa saat kita memasuki black hole, dan pada saat itu, hanya kita berdua yang dapat keluar].
"maksudmu.. memang apa yang telah terjadi pada unit yang lain" ucapku.
[saya tidak bisa menceritakan itu secara detail, tapi pada saat kita memasuki black hole, banyak hal misterius yang sulit untuk di jelaskan, contohnya pemuaian atom, yang membunuh para kru kapal dan menghilangkannya tanpa jejak. tapi untungnya masih ada yang selamat yaitu anda, master]
"Benarkah.. apa hanya aku yang selamat "
[iya, tentu saja master, karena pada saat itu, hanya anda yang melakukan mode full sleep].
Setelah mendengar itu felix melamun sambil bersandar (duhh!!, mimpiku semakin aneh, kenapa bisa jadi misteri dan banyak hal yang tak aku mengerti, padahal aku inginnya mimpi tentang ecchi atau sejenisnya-lah) gumam felix.
["tuan, apa yang sedang anda pikirkan?].
" Kamu tidak perlu tau, btw sektor mana saja yang tidak menerima dampak? " ucapku.
__ADS_1
[main control room, capsul room, dan aula, memangnya kenapa? ].
" Tak apa!, baiklah, mulai besok aku akan mulai memperbaiki kapal ini, tapi aku tidak mengerti tentang mekanisme mesin kapal ini" ucapku.
[serahkan saja pada saya soal mekanisme, anda cukup tunggu saja sampai saya memberikan datanya"] ucap Vita.
"Berapa lama aku harus menunggu?" kata felix dengan exspresi ngantuk.
[tenang saja tuan malam ia juga selesai, untuk sekarang anda bergegaslah istirahat, karena besok anda harus bangun dengan semangat!!!!]
Next time...
Pagi hari yang cerah cahaya matahari bersinar menyilaukan pandangan felix yang sedang tertidur.
Felix tertidur di atas Markas karena semalaman menemani dan mendengarkan penjelasan vita.
Saat ia bangun, di depan matanya terlihat puluhan notifikasi mengenai data yang ia terima dari vita.
Saat data di buka dan di instal di pikirannya, terasa seperti ingatan yang mengalir, seakan ia pernah mempelajari hal itu dan sekarang semua ingatan itu ada di dalam kepalanya.
(kalo aku bisa hafal semudah ini untuk apa sekolah puluhan tahun) pikir felix.
(kalo dengan ingatan sebanyak ini, aku akan dengan mudah memperbaiki kapal ini') pikir felix.
Char felix dari dulu adalah spesialis dan sudah di promosikan menjadi battle Leader, ia dapat dengan mudah memperbaiki karena skill dari dua job itu, yang berhubungan dengan craft, reparasi, dan perbaikan,
Felix memulai dengan memperbaiki artileri pertahanan otomatis.
4 jam kemudian....
Artileri pertahanan otomatis telah selesai di perbaiki, (akhirnya, dengan ini aku tidak perlu lagi menjaga Markas dari serangan monster) pikir felix.
Kemudian ia pergi menuju sektor repair unit.
Sesampainya di sana, felix melihat setumpukan robot rusak, berserakan di mana-mana.
Robot itu terlihat sederhana, memiliki tinggi 30cm dengan bentuk kapsul, dan memiliki puluhan alat reparasi(perbaikan) yang melengkapi tubuh mereka.
(harus ku apakan tumpukan rongsokan ini, emmm.. setidaknya aku pasti bisa menemukan suku cadang untuk memperbaiki beberapa dari mereka) pikir felix.
Felix membongkar semua unit dan mencoba menyelamatkan beberapa unit, dengan cara menyatukan beberapa suku cadang yang masih bekerja menjadi beberapa unit.
5 jam kemudian..
("ahh sungguh melelahkan") pikir nya,
Meskipun tubuhnya tidak dapat merasakan lelah tapi berbeda dengan otaknya, karena membongkar unit membutuhkan skill dan konsentrasi tingkat tinggi, bila salah sedikit saja ia bisa saja mematahkan mainboard yang ada di dalamnya.
{TL mainboard adalah papan sirkuit dasar yang menghubungkan berapa suku cadang untuk dapat bekerja. pengen tau lebih lengkap cari di google}
__ADS_1
Unit-unit itu masih terbilang produk jadul yang hanya memuat cara perbaikan, meskipun begitu aku sangat kesulitan karena teknologi ini sangat berbeda dengan duniaku dulu, karena di duniaku masih menggunakan pemograman dasar berbasis aduido, dan tertinggal jauh dengan teknologi ini.
5 unit selesai di perbaiki, meski aku sudah yakin karena aku bisa mengecek dengan sistemku, tapi mereka tidak mau menyala.
"apa yang terjadi!, apakah ada yang salah, vita bisa bantu aku?" ucapku memanggil Vita.
[uamm ahhh.. pagi tuan, apa anda sudah bangun?, maaf saya kesiangan karena saya menghemat energi yang makin menipis] ucap vita menunjukkan wujudnya, dengan ekspresi menguap.
"bisa tolong aku?, Kenapa mereka diam saja, padahal aku sudah memperbaiki mereka?"
[ohh.. maafkan saya tuan, saya mematikan mode unit repair, karena waktu itu rusak. sekarang saya akan menghidupkannya] kata vita, kemudian seluruh unit itu menyala dan menghampiriku.
" beef.. beef.. apa ada tugas memperbaiki?" “tanya semua unit.
Suara mereka terdengar seperti suara efek chimpunk.
" vita, apakah mereka mengerti apa yang aku perintahkan? " ucapku.
[ya.. mereka sangat memahami setiap perkataan anda, memang kenapa?"]
"baiklah, kalau begitu.. kalian semua tolong perbaiki unit repair yang rusak, dengan barang seadanya, bila memang tidak mungkin untuk di perbaiki, tinggalkan saja, setelah itu tolong perbaiki sektor suplay"
"beef.. baik, mulai perbaikan " ucap unit Repair.
Waktu itu, terlihat unit repair sangat cekatan dalam memperbaiki, terlihat dari kinerja mereka yang dengan mudah membongkar dan memasang komponen dengan begitu rapi,
Mereka membuka lalu memasang, tak lupa membuang komponen yang dirasa rusak.
( sip.. bekerja lah yang giat seperti kuda, kalo terus seperti ini aku bisa sedikit beristirahat)
Kemudian aku berjalan pergi menuju aula untuk tidur siang.
[master anda mau kemana?] tanya vita.
" istirahat, tidur siang" jawab ku sambil berbaring dan menggunakan tanganku sebagai bantal.
["Tapi perbaikan belum selesai"] kata vita dengan wajah polos dan mata yang berbinar-binar.
Tapi aku tidak menghiraukan-nya dan melanjutkan tidurku.
2 jam kemudian..
Aku tidak bisa tidur, karena vita terus memandang wajahku dengan tatapan mata yang berbinar-binar.
"kenapa kamu terus memandangku?" ucap Felix
[karena perbaikan belum selesai] jawab Vita.
"baiklah.. akan aku kerjakan, tapi aku tidak akan berjanji untuk rampung dalam sehari"
__ADS_1
Kata felix karena dia sudah tidak ingin tidur.
[ terimakasih tuan, maksud saya suamiku] jawab vita dengan senyum manis di wajahnya.