Rising Isekai Apocalypse

Rising Isekai Apocalypse
Chapter 3


__ADS_3

3 hari berlalu sejak saat itu


Kondisi Markas sekarang sudah 100% rampung semua berkat unit repair yang bekerja sepanjang waktu (terimakasih unit repair aku mengandalkanmu) pikirku


Sebetulnya 3 hari terakhir aku hanya sedikit membantu unit repair karena aku sibuk berkeliling daerah sekitar dengan mobil Rock crawler buatanku dengan alasan mencari material


Aku berkeliling mencari daratan hijau tapi yang aku temukan cuma hamparan pasir tiada ujung, aku tidak berani pergi terlalu jauh karena aku takut tersesat


Pada akhirnya aku berburu monster di sekitar karena aku tidak bisa pulang dengan tangan kosong


Meskipun iklim di sana terbilang extreme tapi masih ada saja hewan yang dapat bertahan


Aku berburu beberapa kadal pasir dan beberapa serigala gurun lalu menyimpannya di inventory


Setelah itu aku memutuskan kembali ke Markas accretia HQ


Di perjalanan....


Tiba tiba felix berhenti di depan tebing batu


Di sana ia melihat celah di antara tebing yang mirip seperti gua,


Felix penasaran untuk melihat kedalam gua kemudian ia berjalan menghampirinya


"Permisi" ucap felix sambil berjalan memasuki gua


Di dalam gua ia dapat melihat karena peralatan canggih yang dimilikinya kemudian la memutuskan untuk berjalan makin dalam hingga langkahnya terhenti ketika melihat tumpukan kerangka manusia dan di sana terlihat hewan besar bersisik menyerupai naga,


Naga itu tidur sambil mendengkur dengan fose badan yang dilipat


Krakk,!! Felix tanpa sengaja menginjak tumpukan tulang


Naga itu membuka mata, setelah melihatku ia memasang pose membusungkan dada dengan angkuh sambil berkata


"berani sekali kau memasuki sarang naga yang agung, kematianmu adalah kehendakku 'apa ada ucapan terakhir sebelum aku membakarku dengan api suciku"


" tunggu tunggu bagaimana bisa kadal pasir dapat berbicara" ucapku sambil mengejek


"apa kau bilang!,!! Berani sekali kau menyamakan naga yang agung dengan makhluk rendahan! Berbanggalah karena kau akan mati oleh naga yang agung dasar makhluk hina!"


Sfx" wossssshhh


naga itu menyemburkan api untuk membakar felix


Felix tidak dapat menghindar karena gua yang sempit lalu ia mengaktifkan solid mode


Api sihir membakar seluruh isi ruangan menyuguhkan pemandangan api yang mengerikan


naga terlihat sangat senang sambil tertawa "Hahahaha rasakan itu dasar makhluk rendahan"


Setelah api itu berangsur padam di sana terlihat armor emas felix berdiri sambil berkata


"Yah yah Berbanggalah dengan apa yang kau punya makhluk bersisik yang suka tertidur di kubangan lumpur 'asal kau tau makhluk melata tetaplah makhluk melata meskipun mereka menyebut dirinya Agung' karena mereka tidak dapat melihat luasnya angkasa' penyebabnya karena mereka adalah makhluk melata" kata felix kemudian ia mengeluarkan launcher weapon lalu menembak naga itu dengan peluru es


Hampir seluruh tubuh naga ini membeku kecuali leher dan kepalanya setelah felix menembakan peluru es


"kurang ajar berani sekali kau terhadap makhluk yang agung ini 'mati kau" naga itu menyalakan api di tenggorokan nya


"stop hentikan nanti bisa me(omongan felix terpotong karena suara ledakan )


Sfx duarrrrrkk!!!!


Suara ledakan itu berasal dari tenggorokan naga yang meledak karena saat lava bertemu es akan menciptakan ledakan


Tenggorokan naga itu jebol mengeluarkan segala isinya naga ini sekarat sambil mengucapkan beberapa kata


"kau 'uhuk' uhuk'! Hebat dapat 'uhuk mengalahkan' naga yang uhuk 'agung,!"


" lebih tepatnya kau sendiri yang bodoh" jawab ku


"ma,,,af meragukan uhuk!' mu" kata naga sambil tersenyum terkulai dan mati

__ADS_1


"Maafkan aku juga karena tidak sengaja membunuhmu padahal aku berniat mengajakmu untuk mengobrol dan menikmati teh" kata felix sambil menyeret tubuh makhluk besar itu dan mengikat nya di atas mobil Rock crawler karena felix tidak dapat menyimpannya di inventory


(setelah melihat hasil buruan ini vita pasti senang) '"baiklah saatnya kembali ke Markas" teriakku dengan penuh semangat


Kemudian aku memutuskan untuk pulang ke Markas...


Markas accretia HQ


Terlihat kendaraan felix mendekati Markas sambil membawa muatan besar


Saat ia sampai di Markas ternyata sudah larut malam


" vita aku pulang!!" teriak felix


(uhh tidak ada siapa siapa kemana semua orang??) pikir felix sambil menengok kekanan dan kiri


Setelah berkeliling tiba-tiba sebuah pesan hinggap di kepalanya


[fufufu apakah tuan mencari aku? Kalo tuan sangat merindukan dan ingin memelukku temui aku di ruang kontrol] pesan vita


"baiklah aku akan segera ke sana!!" teriakku sambil berjalan ke ruang kontrol


Di ruangan kontrol...


"vita sedang apa kamu di sini" tanya felix


["Maafkan aku tuan aku sedang sangat sibuk dan tidak bisa menyambutmu"]


"yah tak apa 'tapi apa yang sedang kamu kerjakan"


[aku sedang menyiapkan peluncuran satelit dan semua unit sedang sibuk di sana]


"kenapa belum di luncurkan' apakah ada yang salah? Apakah sumber dayanya kurang?"


[tidak ada masalah' kami cuma sedang menunggu anda sebelum peluncuran]


Felix terdiam beberapa saat setelah mendengar jawaban itu lalu ia berkata "baiklah mari mulai luncurkan bersama"


Saat itu pandangan kami bertemu vita menutup matanya sambil mendekatkan wajahnya dengan wajahku kemudian ia menciumku


"Beef" beef "beef" Hitungan mundur peluncuran satelit di tetapkan dalam 3 detik


1...,


"kenapa kau menciumku?"


2....,


[sebenarnya aku]


3....,


Sfx vossshhhhh


roket meluncur ke angkasa meninggalkan jejak asap dan berhasil mengorbit


" beef "beef" rocket 100% sukses di luncurkan"


[ sebenarnya aku mencintaimu tuan]


Mendengar itu pandangan felix menjadi muram kemudian ia dengan nada yang letih menjawab "jangan bercanda! Bagaimanapun kamu hanya sebuah program yang tidak pernah merasakan kehidupan"


[bodoh kenapa kamu selalu menganggap ku cuma sebatas sistem]


"memang seperti itu kenyataannya 'sudahlah jangan menambahkan penderitaan ku lagi"


[hiks hiks] vita menangis


"bagaimana bisa sistem menangis" kata felix dengan wajah murung


[hiks! sudah ku katakan berulang kali bahwa aku bukan sistem 'hiks']

__ADS_1


"Kamu selalu menolak bila di sebut sistem tapi kamu tidak pernah mau menjelaskan alasannya"


[hiks! Hiks! maafkan aku tidak pernah menjelaskan ini hiks! padamu' sebenarnya aku bukan ai hiks! di armada ini ' aku dulunya manusia sama sepertimu yang bekerja sebagai Race manajer hiks! Kemudian karena insiden black hole itu tubuhku hilang tapi ingatan dan kesadaranku terperangkap di armada ini' hari demi hari ku lalui bulan demi bulan ku rasakan tahun demi tahun aku selalu sendiri menunggu keajaiban hingga berakhir dengan pertemuan kita hiks!! Suamiku]


Mendengar itu exspresi felix makin muram tanpa sadar felix ikut meneteskan air mata menangis


"hiks ma ma 'af kan aku telah membuat mu mengingat kenangan pahit mu hiks! Hiks!


Vita tersentak mendengar tanggap felix karena keegoisan dirinya memaksa untuk mengurung felix agar selalu bersamanya


Vita hanya beralasan cinta tanpa pernah menceritakan yang sesungguhnya ia selalu menutupi kebohongan dengan kebohongan baru tapi ketika itu ia sadar sudah tidak ada jalan keluar untuk terus berbohong akhirnya ia menceritakan dengan putus asa tapi tanggapan felix berbeda dengan expetasinya vita terlihat bahagia karena felix tidak menunjukkan sedikitpun penolakan oleh apa yang ia ceritakan tapi felix malah lebih mendukungnya


[tidak apa apa honey hiks! kemari lah ] vita merangkul kepalaku ke dadanya


[berjanjilah kamu akan selalu tetap bersamaku meskipun kamu tidak mencintaiku]


" baiklah aku berjanji dengan seluruh jiwa ragaku"


"Sudah ku tentukan 'tujuan hidupku sekarang adalah mencari cara membuat tubuh vita bisa kembali menjadi manusia' meskipun aku harus mencarinya di seluruh tempat di dunia ini"


"tapi kenapa kamu mau melakukan sejauh itu?" vita terkejut sambil menutup mulut vita terkejut dengan tanggapan felix yang berlebih di dalam pikirannya penuh dengan pertanyaan


"karena nasibku sama sepertimu 'dari kecil aku tidak punya teman dan selalu sendirian semua orang di lingkungan ku cenderung menjauhiku tahun demi tahun selalu kesepian seluruh perasaan ku terasa hampa seperti terpenjara" exspresi felix makin muram ketika mengingat masa lalunya perasaan felix hancur ketika mengingat kenangan itu sekarang ia merasakan adanya seseorang yang bernasib sama dengannya sedang berada di depannya dan memeluknya


[terimakasih sudah mau mengerti semua keegoisanku saat ini aku merasa sangat bahagia bisa bertemu dan menjalani hari bersama dengan orang yang bernasib sama sepertiku]


"yah aku juga ikut senang ' mulai sekarang tidak boleh ada kebohongan diatara kita"


[kalo begitu aku bersumpah tidak akan pernah mengulangi kebohonganku' mulai sekarang aku akan berkata jujur dan lebih terbuka 'mmmn honey"]


"aku pegang sumpah mu"


[Emmmnn honey] vita memandang felix dengan mata yang penuh napsu


"kenapa kamu memandangku seperti itu" kata felix dengan exspresi terkejut


["Karena usiaku terlalu matang' aku ingin segera memiliki anak darimu dan merawatnya layaknya seorang ibu"]


Mendengar ucapan itu felix tersenyum kemudian berkata sambil bercanda


" vita sepertinya programmu mengalami eror lagi.?"


[ ihh!! sudah ku katakan aku bukan ai] jawab vita sambil memalingkan pandangan dari felix


~~di lain tempat...


Daerah perbatasan Kerajaan draft di pesisir pantai rootter,


Terlihat benda asing yang terbang meluncur meninggalkan jejak asap


Hampir seluruh regu yang bertugas saat itu menyaksikan tak terkecuali warga desa yang saat itu ada di luar


Semua orang heboh tatkala ada yang berteriak naga dan ada pula yang beranggapan lain tentang benda terbang tersebut


Di dalam Markas terlihat komandan elit draf sedang duduk sambil menyaksikan dari balik jenderal kaca


Ia memakai pakaian dari kulit binatang dan hiasan cincin permata di setiap jarinya memiliki rambut dan janggut pandang di untun rapi


Tokk" tokk "tokk seorang mengetuk pintu


" ada keperluan apa anda kemari?? "


" saya kesatria batalyon divisi bintang 4 datang untuk melapor "permisi sir apa anda sudah melihat kerumunan orang di luar " kata penjaga di luar pintu


" apakah kamu datang kemari hanya untuk melaporkan hal itu"


"yes sir!"


"Aku sudah melihat semuanya! mulai besok kirim regu terbang pemantau untuk mencari asal dari benda terbang itu"


"yes sir!!"

__ADS_1


__ADS_2